Wah ! Mark Zuckerberg Tidak Kebagian Sarung Batik di Borobudur

Halo juragan… Ketika kunjungannya ke candi borobudur hari minggu, 10 oktober 2014 kemarin, CEO Facebook Mark Zukerberg ini tidak menggunakan sarung batik seperti yang disyaratkan bagi wisatawan yang hendak menikmati “sunrise” di pagi hari. Sehingga tamu besar sang pendiri facebook ini hanya mengenakan celana pendek saja.

Mengapa Zuckerberg tidak kebagian sarung batik? Menurut Estry, Marketing Hotel Manohara Borobudur Magelang, sejak dua bulan lalu terjadi kekurangan batik karena banyak wisatawan yang membawa pulang sarung batik yang mereka kenakan saat naik candi.

Mark Zuckerberg menikmati matahari terbit di Borobudur

“Seluruh wisatawan yang menikmati sunrise pada Minggu kemarin memang tidak memakai batik khas Borobudur karena memang tidak disediakan,” kata Estry melalui sambungan telepon.

Kain batik memang wajib dikenakan wisatawan saat naik ke Candi Borobudur. Estry mengatakan, ada perbedaan corak batik yang dipakai wisatawan reguler dengan wisatawan khusus paket wisata sunrise.

Untuk paket sunrise, batik hanya disediakan di Hotel Manohara dan warnanya lebih cerah. “Jadi memang tidak ada perlakuan khusus bagi Mark Zuckerberg,” papar Estry. Menurut Estry, Zuckerberg pun menikmati matahari terbit dari lantai 10 candi, sebagaimana wisatawan biasa.

Estry mengaku bahkan kedatangan Zuckerberg ke Borobudur tidak diketahui pengelola wisata candi ini. Tidak ada pula permintaan khusus untuk kedatangan bos Facebook ini.

“Biasanya kalau ada tamu khusus, seperti pejabat baik luar negeri atau dalam negeri, ada pemberitahuan sebelumnya, agar kami menyediakan tempat atau area khusus di Candi Borobudur,” terang Estry.

“Kami tidak tahu kalau ada Mark Zuckerbeg di antara para wisatawan baik mancanegara maupun domestik yang ikut paket wisata sunrise kemarin pagi,” ungkap Estry. [courtesy of Kompas.com)

^^ Jangan lupa baca juga Mark Zuckerberg, Bos Facebook Dijadikan Tukang Potret Dadakan di Borobudur.

Bagikan:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.