Tunggal Putra Bangkit, Tunggal Putri Kini Menunggu Susi Susanti ke-2 (Only Badminton)

Hallo sobat Jurcip, hampir satu bulan lebih nggak  ngepost di Juragan Cipir. Gimana nih puasanya? Lancar toh. Melihat judul diatas, bisa dilihat gua ini Badminton Lovers. hehe

Masih ingat kan kemarin BCA Indonesia Open 2016, yang ada di Senayan.Meski nggak nonton langsung, seisi rumah gua dibikin heboh + kagum. Padahal wakil Indonesia ndak ada yang masuk Final.

djarum-foundation

Namun ada beberapa sisi menarik yang harus dibahas dari event BCA Indonesia Open  2016, apa yang menarik? Mari simak guys :

  1. Kalahnya Pemain Unggulan Indonesia

Ganda Putri Indonesia yang nangkring  diperingkat dua (Greysia/Nitya) harus lengser, dikalahkan oleh pemain Malaysia (Vivian/WeiWoon).  Lalu pasangan Ganda Putra yang juga nangkring  5 besar (Ahsan/hendra) juga lengser,  tidak menyentuh partai QF (Quarter Final / seperempat Final). Dan yang paling diherankan pasangan Ganda Campuran (Owi/Butet) harus kalah dari pemain denmark. Namun kekalahan mereka semua bukan faktor kalah tandang atau cidera, tapi demi Olimpiade Rio 2016.

  1. Tunggal Putera kini Bangkit

Biasanya tunggal putera didominasi oleh pemain China.  Ada Chen Long, Lin Dan yang masuk Top10. Namun di event BCA Indonesia Open ini, kita patut bersenyum alias seneng guys,Kenapa? Karena pemain muda Indonesia seperti (Ihsan Maulana Mustafa, Jonathan Christie, Anthonny Ginting) berhasil mengalahkan pemain unggulan.

Jonathan Christie yang berusia satu tahun lebih tua dari gua alias 18 tahun berhasil mengalahkan Lin Dan. Lalu ada juga Ihsan yang berhasil membuat kewalahan datuk Lee Chong Wei di SF (SemiFinal)

Oh ya ada kabar terbaru juga dari ajang Australia Super Series 2016, Anthonny Ginting berhasil mengalahkan Chen Long asal China.

  1. Kemana Tunggal Puteri Indonesia

Mungkin Indonesia sedang kesulitan mencari kekuatan disektor tunggal putri. Seperti negri Jiran, Indonesia tidak memiliki wakil yang patut diperhitungkan di Top 10  BWF ranking. Dulu kita kenal dengan Maria Kristin yang mendapat medali Perunggu di Olimpiade 2008 (Beijing,Tiongkok). Namun karena cidera, saat ini menjabat sebagai pelatih. Mungkin pemain tunggal puteri saat ini kekurangan pengalaman seperti Linda Weni, Fitriyani, Bellatrix M,dll.

Smeoga kedepannya pemain tunggal puteri Indonesia bisa lebih baik dan bisa melebihi pemain Susi Susanti.

Bagikan:
10 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.