Tips Macro Photography Menggunakan Smatphone

Halo juragan dan permisi mba Indri saya ingin share beberapa tips mengenai Macro Photography menggunakan smartphone. Mungkin dari sekian banyak pembaca, ada diantaranya yang hobi photography dan saya sendiri bukan lah seorang ahli dalam hal ini jadi mohon dikoreksi jika ada istilah-istilah yang keliru.

Trend Macro Photography ini sebetulnya sudah lama ada namun masih sedikit orang yang mencobanya karena banyak dari mereka berpikir bahwa Macro Photography itu susah dan harus menggunakan kamera canggih, dengan artikel ini saya ingin coba menyangkal semua anggapan itu ๐Ÿ™‚

IMG20140909085644

Dimanapun, kapanpun dan dengan peralatan apapun kita bisa membuat karya yang luar biasa. Ingat! Sebuah karya yang hebat dimulai dari sesuatu yang sederhana jadi mulailah berekspresi dalam hal photography walaupun hanya berbekal smartphone.

Tips Macro Photography Menggunakan Smartphone

Jika ingin hasil yang lebih bagus lebih disarankan menggunakan macro lens untuk smartphone yang tinggal plug n play ๐Ÿ˜€ harganya tidak lebih dari 100 rb.

  1. Ambilah Gambar Pada Titik Fokusnya
    IMG20140910115436
    Setiap lensa smartphone memiliki titik fokus yang berbeda-beda dan lensa makro mampu fokus pada objek yang dekat tapi tidak pada objek yang jauh sedangkan lensa biasa hanya mampu fokus pada jarak tertentu dan cenderung jauh dengan objek tapi tidak mampu fokus pada objek jarak dekat. 2 prinsip itulah yang harus Anda ingat sehingga Anda bisa tahu titik fokus lensa Anda sendiri. Misalnya Anda sedang membidik semut kecil menggunakan kamera smartphone dan dengan sendirinya Anda akan menemukan titik fokus dari kamera yang digunakan dengan mengatur jarak antara lensa dan objek entah itu di majuin atau dimundurin. Sekarang coba maju atau mundur dan ketika foto jadi blur maka Anda sudah lari dari titik fokus tersebut. Setelah Anda dapat titik fokus terbaik si semut maka mulailah mengambil gambar.
  2. Gunakan Mode dengan Resolusi Tertinggi
    Beberapa smartphone dilengkapi dengan berbagai macam mode kamera bahkan ada yang mampu menghasilkan gambar dengan resolusi 4K (kurang lebih 3840×2160) dan gunakanlah mode maksimal dari kamera smarphone Anda, jika hanya mampu menghasilkan gambar Full HD (1920×1080) ya gunakan mode itu tapi jika mampu menghasilkan gambar 4K ya gunakan mode 4K itu.
  3. Posisi Kamera
    Usahakan posisi kamera benar-benar stabil sebelum mengambil gambar dan lebih disarankan menggunakan tripod jika belum terbiasa. Jika sudah terbiasa tentunya stabilitas tangan Anda bisa di andalkan ketika tidak ada tripod, dan tahan napas…. ketika sudah fokus… Shot!!
  4. Objek Tetap
    Untuk kamera smartphone yang menggunakan lensa makro sebaiknya potret objek tetap atau objek yang diam karena kamera smartphone mempunyai keterbatasan dalam kecepatan pengambilan gambar beda dengan kamera DSLR. Jika Anda berniat mengambil gambar hewan ya usahakan ketika si hewan tersebut tidak bergerak, meskipun sulit menemukan moment seperti itu tapi kadang itu terjadi entah mereka sedang melamun atau mereka sadar sedang kita potret sehingga menahan gerakannya dan bergaya…haha
  5. Gunakan Mode Natural atau Murni
    IMG20140909092054Maksudnya adalah jangan menggunakan mode yang aneh-aneh seperti HDR atau bahkan sephia dan mode-mode lain yang dapat memanipulasi warna serta tingkat kecerahan foto. Jika Anda ingin menghasilkan foto yang luar biasa jangan sekali-kali memanipulasi warna atau tingkat kecerahan lewat mode di hp karena hal itu bisa dilakukan menggunakan software editing foto di komputer. Jadi usahakan foto yang Anda ambil murni tanpa ada manipulasi warna ataupun kecerahan. Jangan juga Anda menggunakan aplikasi kamera seperti 360 dan lain-lain karena saya yakin aplikasi seperti itu sudah punya standar pengaturan yang justru membuat foto menjadi tidak murni lagi setidaknya dalam hal Macro Photography.Gunakan aplikasi kamera bawaan saja karena biar bagaimana pun hasil dari macro ini harus di edit lagi baik itu warna, hue, saturation, contrast, bright dll menggunakanย  software misalnya adobe photoshop supaya hasilnya lebih bagus. Gambar dengan mode HDR tidak banyak yang bisa dirubah terutama pada bagian warna nya karena settingan saturasi pada mode HDR itu sudah tinggi. INTINYA ANDA PERLU FOTO YANG MURNI/PURE untuk selanjutnya diedit menggunakan software editing.
  6. Ambil Gambar Berulang-ulang
    Pengambilan gambar jangan satu kali, misalnya Anda memotret kelopak bunga maka ambil sebanyak-banyaknya dari berbagai posisi dan sudut yang berbeda. Tidak masalah ketika nanti hasilnya bayak karena itu akan memudahkan Anda memilih foto terbaik untuk selanjutnya Anda edit menggunakan software di komputer. Ada sistem eliminasi atau seleksi disini, dari sekian banyak foto tersebut Anda harus menyeleksinya dan pilih foto terbaik yang paling jernih menurut Anda untuk selanjutnya di edit.
  7. Waktu
    Jika objek foto Anda adalah serangga, kenali waktu dimana si serangga itu tidak aktif (banyak diamnya) biasanya sih pagi-pagi, nah itulah waktu yg tepat buat Anda mengambil gambar si serangga.

IMG20140910120711

Tips tersebut berdasarkan pengalaman saja dan mungkin tidak berlaku bagi Anda yang sudah pro dalam hal photography tapi setidaknya saya berharap tips ini dapat membantu atau memberikan gambaran mengenai cara mengambil foto makro yang baik khususnya untuk pemula.

Belum lengkap rasanya jika saya tidak menyertakan hasil jepretan makro saya menggunakan smartphone dan mohon maaf untuk mba Indri bukan bermaksud membebani hosting mba Indri saya hanya akan share 4 foto saja dan ini sudah saya kompress sesuai ukuran maksimal gambar yang boleh diupload ๐Ÿ™‚ Semoga bermanfaat…

Jangan lupa ketahui jugaย Alternatif Cara Mudah Mengkompres Gambar.

Penulis : Anggriyawan

Bagikan:
5 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.