vps murah

Home / Reportase

Jumat, 4 Oktober 2013 - 23:45 WIB

Tikus Raksasa Seberat 5 Kg DiTangkap Petani Cina

Halo juragan… Petani Cina telah menangkap monster yang mereka klaim sebagai tikus panjang yang telah meneror penduduk desa dan melahap seluruh ikan.

Mereka mencoba untuk memotong hewan pengerat yang memiliki berat 5kg itu untuk dimakan, tapi dua pisau yang mereka gunakan untuk mencincang tulang dan kulit tebal itu patah.

Hewan mengerikan ini beratnya sepuluh kali lipat dari rata-rata berat tikus pada umumnya. Tikus ini pertama kali terlihat menyambar ikan 3kg dari kolam di sebuah desa di Shaoyang, Hunan.

Menurut warga setempat, binatang itu terlihat mengarungi ke dalam kolam dan menyeret ikan besar ke pinggir, sebelum menelan mereka keseluruhan dengan rahangnya yang sangat besar.

READ  Begini Cara Blogger Papan Atas Hadapi Serangan Haters

Petani lokal lalu bergabung dalam rangka upaya untuk menangkap binatang yang telah memicu teror warga desa. Tikus itu akhirnya terpojok tikus sebelum dibunuh dengan peralatan seadanya, melaporkan shanghaiist.com.

Namun ketika mereka mencoba untuk memasak hewan pengerat raksasa ini, mereka mematahkan dua pisau ketika mencoba untuk memotongnya .

Tikus secara tradisional dimakan di Guangdong, Cina selatan, di mana tikus dapat rebus lalu disajikan atau dimasak dalam bentuk sup. Selain itu, tikus ini juga bisa dipanggang dan digantung bersama bebek.

Binatang pengerat yang dapat membawa penyakit mematikan ini diyakini memiliki gizi tiga kali lipat lebih bergizi daripada ayam.

Pada bulan Mei, Shanghai menjadi kontroversi setelah diketahui daging tikus dipalsukan sebagai domba. Lebih dari 900 orang ditahan dalam kasus itu menurut angka yang dirilis oleh Departemen Keamanan Publik.

READ  Wah ! Mark Zuckerberg Tidak Kebagian Sarung Batik di Borobudur

Di antara mereka yang ditahan adalah 63 orang yang diduga telah membeli rubah, cerpelai, tikus dan daging lainnya dan diproses dengan zat aditif seperti gelatin. Mereka kemudian menjual dagingnya untuk petani pasar di Shanghai dan provinsi Jiangsu dengan label ‘domba’.

Dalam beberapa tahun terakhir, Cina telah dikritik karena skandal keamanan pangan yang berkelanjutan dan kurangnya peraturan makanan .

Skandal telah berkisar dari susu yang terkontaminasi dengan industri melamin kimia untuk tanaman padi yang terkontaminasi dengan logam berat seperti aluminium. [Daily Mail]

Share :

Baca Juga

Reportase

Frekuensi Update Para Blogger Meningkat Tajam

Reportase

Wah ! Mark Zuckerberg Tidak Kebagian Sarung Batik di Borobudur

Reportase

Wanita Australia Didenda Rp.50 Juta Karena Abaikan Anjingnya Kelaparan

Reportase

Mark Zukerberg Puji Blusukan Jokowi di Status Facebook

Reportase

Jusuf Kalla Minta Restu Dan Dukungan Ulama Ponpes di Banten

Adsense

Tampilan Iklan Google Adsense Terbaru

Google Doodles

Google Doodle Quote Piagam Olimpiade (Olympic Charter)

Reportase

Jokowi Ngajak Blusukan Bos Facebook Mark Zuckerberg ke Pasar Tanah Abang