Ternyata Makan Sambil Bicara Terkadang Diperbolehkan

Hai teman-teman pembaca, Lia mau cerita nih… Ternyata orang makan sambil berbicara itu terkadang baik. Ternyata makan sambil ngomong itu juga boleh jika kita dalam keadaan terpaksa. Berikut ini satu contoh makan yang boleh sambil berbicara, bahkan diharuskan berbicara pada saat makan.

Di suatu desa di atas gunung yang sejuk dan asri, tinggallah seorang gadis kecil bernama Tiny. Ia tinggal bersama kedua orang tuanya di sebuah rumah mungil yang bersih dan rapi. Ayahnya bernama Pak Danan dan ibunya biasa dipangil Bu Danan.

Pada suatu hari sepulang sekolah, Tiny makan siang bersama kedua orang tuanya. Sang ayah mengambilkan nasi, lalu si ibu mengambilkan sayur dan lauk untuk Tiny.

Setelah itu terjadilah makan siang bersama di keluarga kecil itu. Makan siang pun dimulai… teng teng teng…. sendok dan garpu mulai bekerja sesuai tugasnya masing masing.

makan-bersama-ayah-ibu

Ketika makan siang sedang berlangsung, tiba tiba Tiny angkat bicara,

“Astaga.. !! Ibuu ….” teriak si Tiny spontan.

“Ngomongnya nanti saja… ntar makannya dibantu setan”, sahut ibu dengan nada memarahi.

Ayahhh !! teriak si Tiny lagi sambil memandangi wajah sang ayah.

“Teruskan makanmu dulu nak, urusan ngomong nanti saja setelah kita selesai makan siang”, jawab si ayah.

Lalu mereka bertiga melanjutkan makan siang dengan lahapnya. Bahkan pak Danan dan bu Danan nambah lagi, jadi masing-masing habis 2 piring. Sedangkan si Tiny setengah piring aja belum habis.

Sekitar 1/2 jam kemudian mereka berhasil menghabiskan nasi di atas piringnya masing masing yang kemudian disusul makan buah pisang, lalu minum air sirup jeruk lemon ukuran gelas besar. Tampaknya ayah dan ibu tiny sedang kecapekan sepulang dari kerja kantor sehingga mereka menghabiskan waktu cukup lama ketika makan siang. Dan kini mereka pun selesai melakukan makan siang bersama.

Kemudian si ibu memulai bicara,

“Sekarang makannya sudah selesai, silakan kamu mau ngomong apa Tiny?” tanya si ibu sambil mengusap mulutnya menggunakan tisue makan.

Lalu Tiny menjawab, “tadi sewaktu kita makan, saya melihat ada pencuri masuk halaman mengambil jemuran dan sepeda mini ku”.

mencuri-jemuran

Kontan saja si ayah dan ibu terkejut bukan kepalang, mereka pun saling bertatap muka sambil bengong.

Itulah satu contoh makan yang diijinkan sambil ngomong, yaitu pada saat-saat darurat. Namun kita jangan membiasakan diri makan sambil berbicara lho yaa… coz itu gak baik dan melanggar aturan agama maupun aturan tata krama dalam kehidupan. Yang boleh makan sambil petok petok hanya ayam 😀 Jangan lupa baca doa yaaa… sebelum dan sesudah makan. Semoga bermanfaat dan mencerahkan.

Bagikan:
4 Comments
    • Sisilia S Natalia

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.