Saya Harus Sukses, Seperti Mereka !!

Artikel ini ditulis ketika saya menghadapi degradasi rasa semangat ngeblog untuk menggeluti adsense. Saya sudah hampir sebulan setengah sejak “perkawinan” saya dengan kekasih saya yang bernama “adsense”. Saya telah berjuang  untuk mendapatkan cintanya kurang lebih selama 10 bulan, siang malam selalu ku rindukan dan selalu kubayangkan betapa bahagianya ketika saya dapat bersanding dengan dia.

Selama 10 bulan itu, saya mendapat support dari blog ini sang juragan cipir.  ibarat mak comblang, juragan cipir telah berhasil menfasilitasi sehingga saya berhasil mendapat cintanya adsense. Karenanya saya mengucapkann banyak terima kasih kepada Mba Indri Lidyawati, tuan rumah juragan cipir.

Saking semangatnya bulan madu bersama adsense, dalam bulan pertama saya dapat mempubliasikan artikel sebannyak 120 artikel. Dalam masa-masa itu, setiap hari selalu dipantau perkembangan page rank alexa, alhamdulillah turun drastis melebihi 75 % dari angka sebelumnya.

Hal lain yang selalu saya pantau setiap hari adalah tasiran peghasilan akhir, maklum masih mata duitan, jadi perkembangan angka yang berhubungan dengan duit tak pernah lepas. Tapi ya ….. itu, samapai detik ini tercatat Saldo berjalan Rp22.510.

Rasa perjuangan siang and malam, makan kurang tidurpun tak nyenyak, ketika badan cape tak kupedulikan, ketika pinggang ku sakit tak kuhiraukan, setiap saat yang terpikirkan hanya sang adsense, ternyata saldo saya ya segitu..

Untunglah saya masih berhubungann dengan blog ini, juragan cipir, sebagai tempat sewaktu-waktu untuk ngoceh atau meluapkan gejolak hati yang tak berujung ?? Sehingga saya pun tetap mensyukuri nikmat yang ku “terima” tersebut. Sebab banyak teman yang masih berjuang untuk mendapatkan cintannya adsense, sementara saya sudah “menikah” dengan adsense. belum lagi masih banyak deretan teman yang berkali-kali menyatakan cintanya kepada adsense, namun selalu bertepuk sebelah tangan.

Ketika dalam masa “perjuangan” semacam ini terkadang terlintas untuk menuliskan postingan yang nyeleh, seperti kemaren saya memposting artikel di kompasiana, tentang kesuksesan blogger eka lesmana yang menurut ku dibantu oleh sesuatu yang “ghaib”.

Tapi terlepas dari semua, saya sadar bahwa ini adalah sebuah perjuangan yang baru dimulai. Anggap saja saya sedang menanam kebun sawit di Jambi sana, yang membutuhkan perawatan, pupuk, dan waktu. Tak mungkin yalah menanam kebun sawit sebulan langsung panen, bergitu juga tak ada ceritanya pohon sawit panen dalam setahun. Paling tidak 4 tahun, kebun sawit akan mulai panen.

Oleh karenanya bersabarlah wahai sobat pemilik blog sontoloyo, http://abdurohmanafandi.com,  teruslah berjuang, teruslah belajar, teruslah menulis, teruslah bersabar dan jangan pernah menyerah. jangan lupa simak juga Antara Percaya Dan Tidak Lamaran Adsense ku Diterima.

Bagikan:
13 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.