Prinsip Dibalik Sistim Kerja Algoritma Kehidupan

Selama kita hidup didunia kita tak pernah tahu tentang hari esok. 1 detik yang akan terjadi pun kita tidak mengetahuinya.

Rumitnya algoritma Tuhan dalam menentukan nasib manusia merupakan hal yang sangat sangat tidak bisa diketahui oleh banyak orang. Akan tetapi semuanya sudah tertanam didalam kitab yang Tuhan buat bernama kitab Lauh Mahfudz.

Dalam kitab itu nasib, rejeki, kematian dan semuanya sudah ditulis. Kita sebagai manusia telah diprogam oleh-Nya. Bagaikan robot yang bekerja mengikuti sistim dan perintah darii sang pembuat.

Akan tetapi algoritma tuhan itu sulit untuk ditebak, diterka maupun di kelabuhi oleh siapapun. Karena Tuhan itu Maha Besar dan Maha Kuasa.

Akan tapi dibalik semua itu dalam perkataan-Nya Allah SWT telah membeberkan cara kerja algoritma-Nya. Yaitu nasib manusia tidak akan berubah apabila tidak berusaha. Dan yakinlah bahwa setelah berusaha setelah mengalami masa kesulitan kita akan menemui kemudahan.

“Inna ma’al ‘usri yusro.”

Kita hidup kadang diatas dan kadang dibawah, semua itu merupakan roda kehidupan. Jika kita awali hidup dengan kerja keras dan tekad yang sungguh sungguh maka pada akhirnya kita akan menemui kebahagiaan sejati. Akan tetapi apabila kita memulai hidup dengan malas malasan maka kita akan menemui kegagalan pada akhirnya.

Sebenarnya prinsip dan cara kerja algoritma Tuhan itu mudah. Kita hanya perlu berikhtiar dan bertawakal serta selalu berdoa. Maka kita akan diberi derajat yang tinggi dihadapan semua.

Pengarang: Ach. Mustakim

Bagikan:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.