Pentol Korek – Obat Kulit Bengkak akibat Gigitan Serangga

Salam super buat para fans blog Juragancipir, and tak lupa tentunya salam buat mbak Indri sebagai pengasuh blog fenomenal ini.

Hampir 2 bulan saya menjadi anggota blog ini, namun baru kali ini bisa turut menyumbang sedikit tulisan tentang tip untuk di baca oleh para anggota lainnya.

Sehari-hari  mengelola blog yang banyak membahas tentang blogging, tentu tak berdosa jika postingan saya di sini berbicara soal tips kesehatan.  Langsung aja yuk…mari

Ada apa dengan “pentol korek” ?

Pentol korek sering kita temui sehari-hari dengan mudah, bisa di dapur untuk menyalakan kompor, di saku buat bakar sampah, atau tergeletak di meja makan sebagai tusuk gigi.

Karena bentuknya yang kecil, benda ini sering di anggap sepele. Boleh percaya atau tidak, ternyata si mungil ini bisa sebagai sarana pengobatan yang ampuh untuk kulit yang bengkak akibat di gigit serangga.

Ini adalah pengalaman saya pribadi. Waktu itu, anak bungsu saya matanya bengkak sewaktu bangun tidur. Kelopak matanya tertutup sebagian  oleh kulit yang menebal akibat di gigit “kutu kasur”.

Sang mertua tercinta menganjurkan pakai pentol korek untuk mengatasinya, nggak usah pake salep atau yang lainnya. Dengan sedikit heran, saya pun menuruti nasehat ibu mertua.

Aneh bin ajaib, nggak kurang dari satu jam mata kiri anak saya itu pun langsung kempes dan normal kembali seperti biasanya.

Dengan rasa penasaran, saya pun googling di internet untuk mencari tahu informasi tentang khasiat pentol korek sebagai obat gigitan serangga.

Uniknya lagi , dari Mbah Google saya tak menemui satu artikel pun yang membahas tentang “khasiat pentol korek untuk mengobati gigitan serangga”.  Sobat boleh membuktikannya jika masih sangsi.

Kandungan senyawa kimia pada pentol korek 

Informasi senyawa kimia pada kepala pentol korek saya dapat dari wikipedia. Di situ di sebutkan, pada awalnya kepala pentol korek dibuat dari  campuran senyawa fosfor dan belerang. Seperti kita tahu, belerang merupakan komponen kimia utama yang di gunakan sebagai bahan untuk obat penyakit kulit.

Seiring perkembangan waktu, campuran untuk bahan kepala korek api meningkat dengan tambahan senyawa antimon III sulfida dan potasium khlorat. Senyawa ini di ketahui merupakan bahan utama pestisida yang sering di pakai sebagai obat pembasmi hama dan serangga.

Berdasarkan hasil penelusuran itu, saya baru menyadari ternyata meskipun kecil dan mungil, kepala korek api atau pentol korek memiliki kandungan senyawa kimia yang merupakan kombinasi dari obat kulit dan pembasmi serangga.

Cara pengobatan nya bagaimana?

Teknik pengobatan nya  sederhana. Ambil satu batang korek api, lalu dengan cara memuntir-muntir kepala korek api  tekan secara merata pada seluruh bagian kulit yang membengkak .

Setelah di rasa merata, bakar batang korek api tersebut.  Lakukan berulang-ulang sampai 10 atau 15 batang korek api.

Tips ini bisa di terapkan juga untuk kulit yang bengkak akibat gigitan tawon, semut,  kelabang atau bahkan kalajengking sekalipun.

Silahkan mencoba di rumah. Semoga bermanfaat.

Terima kasih buat mbak Indri atas kesempatannya.

Bagikan:
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.