vps murah
Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Pengalaman Bertemu Dengan Hantu Penunggu Pohon Cemara

Hai… Apa kamu pernah bertemu dengan hantu ? lalu apa yang akan kamu lakukan jika sudah bertemu dengan hantu, lari, diam membisu atau malah nangis? Hehe..Saya mempunyai cerita lucu mengenai bertemu hantu, kejadian ini saya alami ketika saya masih duduk dibangku SMP, sekitar pukul setengah delapan malam saat semua orang melakukan ibadah sholat isya ( maaf untuk yang non muslim ) bukannya sholat saya dan dua orang teman saya malah bermain di depan masjid, maklum lah masih anak – anak pikirannya cuma bermain saja jika disuruh belajar tidak pernah mau.

hantu seram, hantu menakutkan, penampakan hantu, penampakan setan

Nah.. didepan masjid di desa saya itu ada sebuah lapangan voli yang juga terletak di pinggir sungai, di sebrang sungai ada dua buah pohon cemara yang sangat besar milik orang keturunan china yang terkenal menyeramkan, kira – kira tinggi pohon cemara itu setara dengan bangunan tingkat 6.

Kami bertiga (sebut saja dua teman saya itu Konder dan Je) berniat untuk bermain di pinggir sungai, suasana saat itu sepi karena orang – orang sedang sholat dan langit mendung disertai angin yang bertiup cukup kencang.

Konder mengatakan jika perasaannya tidak enak, tapi kami tetap saja turun menuju pinggir sungai, disana kami bermain air sambil ngobrol – ngobrol, tapi ya begitulah, berhubung kami masih anak – anak jadi yang kami bicarakan hanya tentang game, mainan dan film kartun di tv.

“Perutku sakit, mau BAB dulu ya” kata Je sambil berjalan untuk BAB di sungai. “hati – hati lho, ntar ada putih – putih dibelakangmu” kata Konder sambil tersenyum “biarin” jawab Je.

Tapi hanya beberapa menit setelah Je melepas celananya tiba – tiba Konder melihat sesosok hitam besar yang memanjat di pohon cemara di sebrang sungai tadi.

“Itu apaan ?” Tanya Konder sambil menunjuk ke pohon Cemara “apa?” saya berbalik Tanya  “Se.. Setaaannn….” Teriak Konder sambil berlari, kami berdua pun lari menuju masjid disusul Je yang langsung berdiri dan berusaha memakai celananya, “woy.. tunggu” teriak Je.

Setelah sampai di dalam masjid kami bertiga berhenti sejenak untuk menenangkan pikiran, selanjutnya kami berniat untuk mengambil wudhu lalu sholat isya, tapi apa yang terjadi ?

Seng penutup atap tiba – tiba berbunyi “doeng… doeng…” kami bertiga pun mengurungkan niat untuk mengambil wudhu, lalu kami langsung masuk masjid dan lucunya si Konder dan Je tiba – tiba langsung melakukan sujud karena saat itu posisi sholat dalam keadaan sujud, mereka berdua langsung mengikuti gerakan orang – orang yang sholat, saya sendiri hanya bisa berdiri dan tersenyum melihat kedua teman saya ini.

Setelah sholat selesai kami bertiga langsung pulang kerumah, dan besoknya kedua teman saya itu tidak berani keluar malam jika tidak ada orang.

Tapi setelah kejadian itu besoknya saya berniat ingin sholat maghrib di musola saja, saya berjalan menuju mushola sendirian karena kedua teman saya masih takut.

Saat perjalanan saya memilih untuk lewat pinggir sungai, dan saat saya ingin masuk ke mushola saya harus melewati satu rumah, nah.. disamping rumah itu saya melihat sesosok wajah yang mengintip dan melihat kearah saya, wajah itu merah menyala hingga ke rambutnya tapi bentuk wajahnya seperti hancur. Karena takut saya memutuskan untuk berbalik dan kembali ke rumah.

Setelah kejadian beruntun itu saya tidak berani lagi meninggalkan sholat untuk bermain, apa mungkin itu sebabnya kenapa orang tua sering mengingatkan anak – anaknya agar tidak bermain saat adzan magrib berkumandang?

^^ Jangan lupa baca juga Awal Bertemu Dengan Juragan Cipir.

Kontributor

Penulis : Bayu A.S
(Terverifikasi)

Address : Desa Bugel, Kec. Godong, Kab. Grobogan, Jawa Tengah

Twitter : @bayuas06

Website
 : http://lakukan-sesuatu.blogspot.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *