vps murah

Home / Reportase / Sejarah

Kamis, 17 September 2015 - 10:32 WIB

Penemu Celana Jeans, Orang Yang Pertama Kali Menggunakan Jeans

Menggunakan celana jeans (celana jins) pada zaman sekarang ini sudah terlihat sebagai hal yang biasa. Model serta warna yang beragam membuat pakaian tersebut sangat digandrungi oleh masyarakat, baik kawula muda maupun para orang tua.

Padahal sesungguhnya sebelum celana jeans bermetamorfosa seperti sekarang ini, masyarakat dulu sangat acuh tak acuh bahkan segan untuk mengenakannya. Bagaimana tidak, pada waktu itu jeans dianggap sebagai celana kuli tambang.

celana-jeans

Lalu bagaimana asal-usul celana jeans tersebut?

Seperti dilansir dari situs Levistrauss.com, bahwa jeans pertama kali muncul adalah di Amerika Serikat. Pertama kali kemunculannya, jeans merupakan pakain sehari-hari dari para kaum buruh di negara Amerika Serikat pada tahun 1847.

Pada waktu itu hiduplah seorang pemuda berumur 20 tahun yang bernama Levi Strauss, ia adalah seorang imigran asal negeri Jerman yang memulai cerita dalam sejarah pembuatan pakaian jeans. Himpitan ekonomi sejak ia ditinggal oleh ayahnya karena sakit TBC pada sekitar tahun 1846 telah membuat Levi dan keluarganya hijrah ke USA.

Ketika merantau ke USA, Levi beserta keluarganya menemui kakaknya yang tinggal di New York. Lantas Levi dan keluarganya pun ikut tinggal di rumah kakaknya yang dikenal masyarakat sebagai grosir barang-barang tekstil.

Pengalaman tinggal bersama kakaknya terssebut ternyata membuat naluri dagang Levi muncul. Dengan bermodal beberapa potong kain tekstil yang akan dijual ke Barat, Levi menguatkan tekadnya untuk pergi meninggalkan saudara-saudaranya dan merantau ke San Fransisco.

Pada saat itu demam emas tengah melanda Amerika Serikat dan menjadi pemicu bagi Levi untuk bertolak meninggalkan saudaranya demi membuka usaha sendiri. Levi pun mulai mencoba menjual beberapa potongan tekstil yang dibawanya dari toko milik kakaknya kepada para penambang emas disana.

Namun tanpa disangka ternyata dagangannya tersebut laku keras. Hanya tersisa beberapa barang dagangan seperti tenda-tenda yang terbuat dari kanvas yang dibawanya. Itulah rejeki kalau memang milik.

READ  Kedamaian Perayaan Hari Raya Idul Adha di Korea Utara

Tetapi dari sisa-sisa dagangannya tersebut kemudian muncul suatu ide kreatif yang berbuah uang bagi Levi. lantas dia membuat sisa-sisa potongan kanvas tersebutmenjadi beberapa potong celana yang kemudian dijualnya lagi kepada para buruh tambang. Hasil dari kreatif.

Rupanya dewi fortuna berpihak kepadanya. Celana berbahan kanvas hasil karya Levi ternyata sangat disukai oleh para pekerja tambang tersebut. Para buruh tambang yang selama ini mengenakan celana berbahan katun sangat suka dengan produk Levi. Celana produknya dianggap tahan lama daripada celana-celana yang selama ini mereka pakai.

Permintaan yang laris manis tersebut membuat Levi terus melakukan improvisasi supaya dagangannya terus disukai oleh para pelanggannya. Dengan kesempurnaan dagangnya, ia mulai mencoba menciptakan celana berbahan lebih halus tetapi tetap kuat.

Bahan itu ia dapat dari daerah di Genoa, Italy. Nama Italy yang populer dengan “kota mode” akhirnya menjadi dasar bagi Levi untuk memilih bahan dari negara tersebut.

Sementara itu para penjahit di Genoa menyebut bahan yang dipesan oleh Levi tersebut dengan sebutan ‘genes’. Tetapi Levi kemudian mengubah lagi namanya menjadi “bluejeans”. Penamaan tersebut dilakukan setelah dirinya mencoba memberi warna pada celana buatannya tersebut dengan mencelupkannya ke dalam warna indigo.

Maka dari sinilah Levi mulai mencoba memproduksi celana jeans dalam jumlah besar. Para pekerja tambang pun ketagihan dengan celana buatan Levi hingga akhirnya muncul istilah “those pants of Levi’s” atau celana Levi. (Lalu di Indonesia dikenal sebagai celana Levis)

Dari celetukan orang-orang itulah tercetus merk “Levi’s”. maka dalam waktu relatif singkat celana Levi’s menjadi celana resmi bagi para pekerja tambang dan celana ini semakin populer di kalangan penambang, bahkan akhirnya menjadi merk dagang bagi celana jeans pertama kali di dunia. Levi’s artinya adalah celananya Levi.

Popularitas Levi’s yang semakin melambung tinggi akhirnya membuat status sosial ekonomi bagi kaum penambang menjadi ikut terangkat. Maka mulai saat itu istilah “celana kelas pekerja” yang dulunya sering disematkan kepada para penambang kini telah berubah.

READ  Google Doodle Quote Piagam Olimpiade (Olympic Charter)

Pada tahun 1920, Levi’s Waist Overalls berhasil menjadi produk celana kerja yang paling laku di daerah bagian Amerika Selatan, dan meskipun saat ini bahannya telah digantikan dengan denim, tetapi masih banyak orang masih menyebutnya dengan sebutan celana jeans.

Popularitas jeans bahkan semakin meluas setelah adanya film cowboy yang pertama kali diproduksi pada tahun 1930-an. Film ini memiliki peranan penting karena sangat mendongkrak kepopuleran jeans karena para pemain film cowboy selalu menggunakan bahan jeans pada kostumnya.

Dari situlah mulai marak merk-merk baru yang bermunculan dan membuat celana yang mirip dengan jeans aslinya. Hingga akhirnya jeans menjadi pakaian paling ngetrend bagi masyarakat di seluruh dunia sampai sekarang.

levi-strauss

Levi Strauss, sang penemu jeans

Jika anda ditanya:

Siapakah penemu celana jeans?

Siapakan orang yang pertama kali menciptakan celana jeans?

Siapakah orang yang pertama kali memakai celana jeans?

Maka jawabannya hanya satu, yaitu: Levi Strauss.

Jika anda ditanya lagi:

Celana jeans merk apakah yang pertama kali ada di muka bumi?

Jawabannya adalah:

Merk Levi’s atau celana Levis.

Kapan dan dimana celana jeans pertama kali dibuat?

Jawabannya adalah:

Pada tahun 1847 di Amerika Serikat.

Merk Levi’s tersebut diambil dari nama sang penemu, yaitu Levi Strauss, seorang pemuda berumur 20 tahun asal Jerman yang merantau ke Amerika Serikat bersama keluarganya pada tahun 1846 karena himpitan masalah ekonomi sejak ditinggal pergi selama-lamanya oleh ayahanda tercinta. Kemudian Levi Strauss menciptakan celana jeans untuk pertama kalinya pada tahun 1847 di Amerika Serikat.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa simak juga Livingstone – Penjelajah Barat Pertama di Afrika.

Share :

Baca Juga

Blogger

Kiat Manjur Menjadi Fashion Blogger Sukses

Google Doodles

Hari Ayah 12 November DiPeringati di Google Doodle

Reportase

Film Perang Dunia 2 DiGarap, World War II movie Fury

Blogger

Asyiknya Jika Bisa Ikutan Acara Bareng Travel Blogger Keliling Nusantara

Reportase

Tahukah Anda Baju Apa Yang Paling Disukai Jokowi?

Reportase

Rumah Mewah Seharga 100 Milyar di Pantai Malibu

Blogger

Gambar Profil Google Muncul Lagi di Halaman Pencarian

Reportase

Angin Topan Dujuan Mengamuk di Taiwan, 6 Pendaki Gunung Hilang