Museum Sandi Yogyakarta, Satu-Satunya Museum Kriptografi di Indonesia

Museum ini di dirikan pada tahun 2006 atas prakarsa Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kepala Lembaga Sandi Negara saat itu. Diresmikan pada 2008 museum ini dulunya menjadi satu dengan Museum Perjuangan. Baru pada 2014 museum ini pindah ke gedung milik AURI di Kotabaru.

Museum ini menempati gedung lantai 2 dan mempunya 9 ruang pameran. Ruang 1 menyuguhkan cerita kehidupan dokter Roebiono Kertopati, Bapak Persandian Indonesia. Dr. Roebiono menjadi Kepala Dinas Code pada 1946.

Dinas Code berperan penting pada Agresi Militer Belanda 1 dan 2. Di kemudian hari namanya diganti menjadi Lembaga Sandi Negara.

Ruangan lain menampilkan benda-benda bersejarah dunia persandian Indonesia. Ada sepeda ontel, buku sandi, furniture, foto-foto, dan banyak lagi.

Seperti museum sejarah pada umumnya, Museum Sandi juga menampilkan beberapa diorama yang menggambarkan kegiatan persandian Indonesia di masa perjuangan.

Di awal kemerdekaan instansi-instansi di Indonesia masih menggunakan sandi peninggalan Belanda. Akibatnya pesan sandinya pun berhasil dipecahkan oleh Belanda.

Dr. Roebiono pun berinisiatif membuat sandi baru. Hasilnya tertuang dalam 6 Buku Code C yang masing-masingnya berisi 10 ribu kata sandi dalam bahasa Inggris dan Belanda.

Dr. Roebiono juga berhasil memecahkan sandi yang digunakan berbagai instansi negara saat itu. Sehingga akhirnya disadari bahwa sandi lama yang dipakai selama itu lemah, maka mulailah sandi dr. Roebiono digunakan.

Di museum ini kita juga bisa melihat alat sandi kuno dan modern. Ada mesin sandi dari Jerman, USA, dan negara-negara lain. Mesin sandi buatan Indonesia pun dipamerkan juga.

Alat sandi kuno yang dipamerkan antara lain Skytale, berbentuk gulungan dan berasal dari jaman Yunani kuno. Lalu Book Cipher, sandi berupa tulisan panjang yang pemecahannya menggunakan urutan angka. Ada juga Cardan Grille, bentuknya juga tulisan panjang dan kuncinya adalah kertas berlubang.

Museum Sandi benar-benar memuaskan siapa saja yang menyukai dunia mata-mata dan teka-teki. Penggemar novel Dan Brown dan kriptografi bakal betah bermain di sini.

Salah satu ruangn berisi beberapa komputer yang berisi data pengetahuan tentang kriptografi. Kita juga bisa bermain games sandi di komputer ini.

Museum Sandi berlokasi di Jl. Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Banyak pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan untuk menuju ke museum.

Salah satu moda transportasi yang direkomendasikan adalah menyewa mobil, sehingga kamu lebih leluasa berwisata di Jogja bersama keluarga. Banyak persewaan mobil di Jogja, namun kalau mau yang berkualitas dan praktis, gunakan saja jasa OMOcars.

Bagikan:
8 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.