Mengapa Kita Mudah Lupa dan Kesulitan Mengingat? Ini Alasan Sederhananya

Pernahkah sobat merasa lupa untuk menepati janji untuk pergi bersama teman, atau bahkan pasangan? Pernah lupa belum mematikan kompor, atau mematikan kran air?

Hal-hal seperti ini biasanya hasil dari adanya penyimpangan kecil yang ada pada memori, dan biasanya menyerang penderitanya.

Akan tetapi, apabila frekuensi mudah lupa itu menjadi terlalu sering, beragam faktor, seperti salah satunya stres perlu untuk bisa diperhatikan lagi secara lebih jauh.

pelupa

Baca juga Agar Anda Tidak Mudah Menjadi Pelupa, Yuk Baca Tips berikut ini !!

Tidak sedikit bukti yang menunjukkan jika terjadinya stres kronis mampu membuat seseorang menjadi terkena akan adanya gangguan memori.

Penelitian yang telah dilakukan oleh seorang profesor dari University of Iowa, menyatakan ada lonjakan yang cukup tinggi, di mana lonjakan ini bersifat berkepanjangan pada hormon stres kortisol.

Masalahnya, hormon ini bisa mengganggu kegiatan, struktur yang ada pada sistem saraf, di mana memungkinkan neuron malah melewatkan sinyal listrik atau kimia ke sel-sel yang ada lainnya.

Bahkan, jika hormon stres kortisol ini mampu menghambat adanya kegiatan sinapsis yang ada pada otak Anda, yaitu yang dinamakan dengan hippocampus hingga prefrontal, di mana keduanya ini sangat penting untuk bagian fungsi tertentu otak, salah satunya yaitu memori.

Penelitian ini juga menangkap, bagi mereka yang menderita stres kronis, maka, hormon stres kortisol yang dimilikinya menjadi kian menumpuk, seiring dengan bertambahnya usia. Ini menjadi penyebab terjadinya pelapukan otak.

Terlebih, di era modern ini, lebih banyak orang yang merasakan stres, akan tekanan, seperti masalah pekerjaan, hubungan, dan masih banyak lagi yang harus dihadapi, bahkan di saat kondisi tubuh sedang tidak nyaman.

Tidak hanya stres saja, di dalam penelitian ini juga menegaskan jika seseorang yang kurang tidur, atau waktu tidurnya sangat singkat, tidak seperti yang dianjurkan atau disarankan, serta tidur yang kurang berkualitas, membuat seseorang menjadi mudah lupa.

Sebenarnya, dengan seseorang tidur, maka otak bisa diberikan kesempatan dalam mengulang dan bisa untuk memperkuat memori yang baru, dan otak akan bekerja untuk membuang ingatan yang setidaknya kurang penting.

Kesimpulannya ialah, tidak hanya disebabkan oleh stres saja, melainkan waktu tidur yang kurang dan tidur yang tak berkualitas, mempengaruhi otak seseorang.

Jangan lupa baca juga 4 Macam Makanan Ini Mampu Mencegah Penuaan Dini, Apa Sajakah?

Bagikan:
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.