Mengapa Harus Malu Menulis Artikel Diary di Blog?

Dulu saya sedikit malu sama teman-teman pembaca menulis artikel diary di blog ini. Alasannya adalah curhat saya terlalu jelek alias terlalu lebay. Namun saya menjadi sadar tentang pentingnya artikel diary, yaitu untuk mengobati stres. Menulis diary termasuk penyaluran hobby dan unek-unek sehingga menghilangkan stress.

Apalagi setelah mas Juan Feju menanyakan kepada saya mengapa saya tidak menulis diary saja di blog ini, kan blog ini sudah gado-gado. Yah… okelah akhirnya saya menulis diary disini juga sekalian agar blog ini kaya konten hehehe 😀

Namun ada syaratnya dalam menulis diary di blog, yaitu jangan asal diary. Minimal diary kita memberikan manfaat atau masukan kepada pembaca. Seperti saya sebutkan diatas, diary adalah obat ampuh mengatasi stress dan dianjurkan oleh dokter.

Seorang administrator angkatan laut inggris bernama Samuel Pepys juga menulis buku diary dan sekaligus penulis diary pertama di dunia yang tercatat dalam sejarah. Kini buku diarynya disimpan di museum Magdalene College di London.

Menulis buku harian di blog tidak hanya sekedar pengisi waktu, namun sangat bermanfaat bagi kesehatan diri kita sendiri agar terbebas dari apa yang disebut stress ringan alias depressi. Tahukah anda? Menurut sebuah penelitian di Inggris, 80% manusia di bumi terkena depressi. Oleh karena itu kenapa kita harus malu menulis diary di blig kita? Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Bagikan:
9 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.