Mencari Ilmu Setinggi Langit? Basi.

Halo ini posting pertama saya. Tapi kok judulnya memiliki kecenderungan “Ngajak ribut” begitu? Yups, istilah mencari ilmu setinggi langit sudah tidak berlaku (Menurut Saya) karena sudah banyak orang yang menggunakan pernyataan tersebut.

Kalau orang dulu (Sebelum abad 20) langit merupakan tempat yang jauh dan tidak bisa digapai dengan kemampuan manusia biasa. Tapi setelah Edwin Aldrin pergi ke bulan untuk pertama kali, maka langit sudah bukan tempat yang mustahil untuk digapai.

Logika lagi, kalau semua orang mencari ilmu sampai setinggi langit, langitnya penuh dong! Bener nggak?

Nah sekarang waktunya kita melakukan perubahan, saya menggunakan satuan baru untuk mencari ilmu! Yak, carilah ilmu sampai galaksi andromeda (Seperti credit footer saya). Bayangkan saja jaraknya sampai 2.4 x 1019 km! Jauh lebih besar daripada jarak tanah ke langit yang hanya  550 km.

Tapi awas, semakin jauh jaraknya semakin besar pula usaha yang diperlukan untuk mencapainya. Jika memang anda belum bisa mencapai galaksi andromeda ada baiknya capai langit terlebih dahulu. Karena lebih baik kecil tapi selesai daripada besar namun tersendat ditengah jalan.

Bagikan:
Tags:
4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.