Memburu Hantu Boneka Di Jalan Babakan Siliwangi Bandung

Kali ini saya beserta Sulung serta Khamim jalan bertiga, mencoba mendeteksi  tempat tempat yang angker di Kota Bandung. Langkah kaki kami sampai di jalan Babakan Siliwangi. Tujuan kali ini bukan untuk mengusir hantu, melainkan hanya memastikan apakah benar ada hantu boneka di sana atau cuma sekedar mitos belaka.

Dari cerita masyarakat yang kami temui sebelumnya menyatakan bahwa jalan Babakan Siliwangi itu mendadak angker dimulai di tahun 1981, saat terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa seorang gadis kecil bernama Uci. Sebuah mobil menabrak Uci yang waktu itu lagi jalan sambil memegang boneka. Uci menghembuskan nafasnya yang terakhir di rumah sakit.

hantu-di-jalan

Dari informasi penduduk pula yang mengatakan bahwa  jalan yang  menurun dan menikung tajam adalah tempat di mana sering terjadi kecelakaan yang tak jarang memakan korban nyawa. Semula arwah penasaran yang ada hanya satu dua, tapi dengan seringnya terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa maka jumlah arwah penasarannya menjadi semakin bertambah.

Sehingga bila malam tiba, jarang ada motor yang mau melintas akibat ketakutan akan terjadinya penampakan sehingga mengakibatkan kecelakaan fatal.

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Kami duduk bertiga di pinggir jalan sambil memakan nasi bungkus dan minum kopi yang kami beli sebelum sampai di jalan Babakan Siliwangi ini. Alhamdulilah cuaca kali ini cerah, ada sinar bulan purnama. Sesekali terdengar suara angin serta suara binatang malam.

Setelah makan, Kami pun jalan bertiga di titik di mana kecelakan sering terjadi. Tujuannya hanya satu, yaitu mencari hantu boneka. Sulung pun mulai ritual mengundang mahluk halus. Khamim pun melakukan hal yang sama. Hanya saya saja yang diam sambil terus memperhatikan keadaan sekitar.

Dan tak berapa lama, satu persatu mahluk ghaib pun datang, dimulai dari pocong lalu kuntilanak. Tapi tidak nampak hantu boneka yang selama ini menjadi mitos. Datang pula arwah-arwah penasaran yang menjerit-jerit meminta tolong. Khamim pun mendoakan agar arwah tersebut tenang.

Kunti lagi kunti lagi, ujarku sambil tertawa. Tampak juga siluman-siluman lain berdatangan. Namun hantu boneka yang kami cari tetap tidak menampakkan diri.

Tanpa terasa jam telah menunjukkan pukul 3 pagi. Pencarian kami hentikan. Akhirnya kami berkesimpulan bahwa hantu boneka tersebut hanyalah mitos dan bukanlah berasal dari arwah anak kecil bernama Uci. Seandainya hantu boneka itu ada, pastinya itu hanyalah jin yang menyamar karena jin bisa berwujud apa saja.

Di akhir cerita sekali lagi bahwa dunia supranatural adalah dunia yang penuh misteri. Ibarat orang buta memegang gajah, ada yang memegang kakinya, ada yang memegang telinganya, ada yang memegang ekornya. Dan saat ditanya bentuk gajah, semuanya menjawab menurut versinya masing masing. Jadi tergantung  sudut pandang dan pengalaman dari masing-masing praktisi supranatural itu sendiri dan itu bisa berbeda-beda kesimpulan.

Jadi bila ada yang berbeda pendapat mengenai hantu boneka di jalan Babakan Siliwangi di Bandung, ya anggap saja cerita ini semacam menambah wawasan saja.  Semoga menjadikan hikmah. Jangan lupa simak juga Pengalaman Mengusir Hantu Penunggu Pabrik Di Kota Nganjuk. [radjc-019]

Bagikan:
3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.