Membuat Pintu Pintu Masuk Bagi Pengunjung Blog

Mengapa blog anda sepi ? padahal blog anda berisikan informasi informasi yang berkwalitas serta berguna bagi pembacanya .

Nah saya dapat ilmu ini dari guru saya yaitu mbak indri . Beliau mengatakan karena blog tersebut lupa untuk membuat pintu pintu masuk .  Imajinasi saya lalu berkembang . Memang percuma membangun satu toko laksana mall tapi lupa untuk membuat pintu pintu masuk  sebanyak mungkin .Jadi   ingat mall mall di jogja yang punya pintu masuk dari semua sisi . Jadi pengunjung gak repot untuk berjalan jauh dalam rangka untuk masuk ke mall tersebut .

pintumasuk

Dan pintu masuk itu berupa artikel artikel yang dianggap artikel sampah oleh kalangan blogger tapi malah disukai oleh pengunjung umum .

Apa artikel sampah itu ? artikel sampah itu salah satunya adalah  artikel misteri . Dan saya mendapat mandat langsung dari empunya juragan cipir untuk membuat artikel itu . Sendiko dawuh mbak  😀

Tapi lama berdiam diri di depan laptop , ide tidak mengalir . Malah timbul ide tentang blogging lagi …

Artikel artikel sampah alias artikel yang hanya mengejar kuantitas berfungsi  untuk meningkatkan traffic dan membuat pintu pintu masuk kepada pengunjung umum .

Setelah pengunjung umum masuk dan membaca artikel sampah ,  mbak indri sudah menyiapkan  artikel artikel khusus untuk menjaring pengunjung itu untuk mengklik iklan .  Sungguh luar biasa strategi mbak indri . Itu Acung 2 jempol untuk beliau . Jempol kaki tidak ikut ngacung soalnya masih pakai kaus kaki  😀

Memang di era persaingan untuk merebut kue GA ,  harus pintar pintar membuat strategic khusus serta taktik jitu . Dibuktikan dengan mbak indri bisa po setiap bulannya dengan earning yang diatas rata rata .

Itu adalah sedikit bocoran dari guru saya yaitu mbak indri mengenai taktiknya untuk ikut menikmati kue GA yang gurih setiap bulannya  . Mungkin ada pembaca ataupun blogger lain yang punya taktik berbeda?

Bagikan:
11 Comments
    • Risman Aji Darmawan
    • Risman Aji Darmawan
    • Risman Aji Darmawan
    • Risman Aji Darmawan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.