Membahas Copyright Youtube – Part 1

Membahas adsense memang tidak ada habisnya. Mulai dari publisher yang sukses, tips trik sampai perihal banned membanned. Bicara tentang banned, tidak lepas dari pelanggaran copyright.

Kali ini saya akan lebih spesifik lagi mengulas tentang copyright di YouTube ( bukan Adsense blog ). Banyak keuntungan sebenarnya dari bermain dengan adsense YouTube, dengan bukti banyak vlogger ( video blogger ) Indonesia yang sukses (akan dibahas pada next artikel).

2800438-content-id-youtube-600x369

Masalah yang crucial adalah masalah tentang copyright. Tidak salah memang YouTube melakukan ini, karena server YouTube pernah hang gara2 banyak konten video yang diunggah ulang. Dan paling banyak, adalah konten yang menggunakan suara/musik dari artis yang musiknya masuk kategori copyright. Dan hasilnya, kalau ketahuan pasti ujung2nya banned. OMG!.

Saya coba bertanya satu persatu melalui media online agar video lulus dari sensor copyright YouTube. Ada yang menyarankan untuk menghapus kode ID3nya. Saya hapus, ternyata masih terdeteksi. Ada yang menyarankan agar memotong musiknya. Saya potong, YouTube masih bisa mendeteksi.

Nah, dari sini saya bertanya2. Kok bisa ya ? canggih bener ! Tapi pasti ada jalan keluarnya !. Akhirnya, pada suatu waktu saya menemukan aplikasi yang hmm.. bisa dikatakan mungkin ini cara YouTube mendeteksi konten copyright.

Untuk teman2 yang punya perangkat android versi 4 ke atas, teman2 bisa mendownload aplikasi “SoundHound” di Play Store. Penggunaannya ? Cukup aktifkan internet, masuk aplikasi, klik search dan coba nyanyikan lagu yang pengen teman2 cari (luar negeri ya).

Bahkan dengan “nggremeng/bergumam” aplikasi ini bisa menangkap maksud lagu yang teman2 nyanyikan, asalkan nadanya jelas. Nah dari sini saya bisa menarik kesimpulan :

– Jangan pernah gunakan musik dari artis yang masuk dalam kategori VEVO (channel vevo, seperti maroon5, m.jaackson, taylorswift,dll.)

– Untuk musik Indonesia, sebenarnya banyak yg belum masuk ranah copyright. Tetapi saya sarankan tidak menyertakan audio/musik dari label berikut (Sony Music Indonesia, dll.)

– Pasti Anda bertanya : Lah.. video kalau nggak ada musiknya garing mas. –> Iya, benar. Pemecahan masalah ? Download musik dari band indie (band indie itu bukan nama band, tetapi musik indie). Untuk musik luar juga sama, cari yang berasal dari musik indie. Atau teman2 bisa memakai lagu yang free license (lagu indie dan free license bukan berarti jelek ya. Malah banyak yg bagus loh).

Di part 2 nanti, saya akan membahas tentang YouTube Network. Saat ini, saya sedang dalam tahap mediasi :mrgreen: dan komunikasi dengan beberapa vlogger dalam maupun luar negeri yang cukup sukses. Kabarnya mereka memakai YouTube Network yg bisa memayungi mereka dalam masalah konten copyright. Hmm.. tunggu next artikel ya ๐Ÿ˜€ .

Penulis : Bima Yuliandra

Bagikan:
18 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.