Manfaat Baik Penerapan Game Edukasi Terhadap Minat Belajar Siswa

Game edukasi – Game komputer sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja, sehingga dalam hal ini membuat peluang baik kepada para pengembang dan desainer game / perangkat lunak lainnya dalam mengembangkan sebuah game komputer, namun hal tersebut harus di evaluasi dan perlu di gali lagi, mengingat perkembangan game saat ini marak menonjol kan kekerasan dan kurang mendidik, jadi di perlukan suatu pembaharuan dalam mengembangkan game yang lebih mengedepankan pendidikan atau dapat di katakan untuk meng-kombinasikan game dan edukasi.

Mengacu pernyataan di atas, bahwa proses belajar merupakan tugas kognitif yang sangat kompleks buat para siswa, sehingga di butuhkan kerja keras dan rutinitas belajar yang sangat padat, tentu hal tersebut merupakan kewajiban dari seorang pelajar. Tetapi apakah harus terus seperti itu ? apakah pembentukan karakter maupun pemikiran siswa 100 % harus berasal dari tujuan pendidikan yang berlaku ?

Terkait dengan kompleks nya ranah kognitif yang harus di tempuh oleh siswa, hal tersebut mengakibatkan mereka membutuhkan banyak motivasi agar terus mampu beradaptasi dengan syarat dan ketentuan tujuan pendidikan.

Telah banyak jargon-jargon penyemangat siswa dalam menempuh pendidikan, salah satunya ” Mau pintar, maka nya belajar “, ” Raih cita-cita mu dengan belajar ” dan masih banyak lagi, sedangkan konotasi belajar selalu identik dengan buku dan buku, itulah yang menjadi doktrin kepada siswa saat ini.

Oleh sebab itu siswa membutuhkan dorongan dan motivasi dalam proses belajar tersebut, baik dirumah maupun di sekolah. Dalam kegiatan belajar, berlangsung dan keberhasilannya bukan hanya ditentukan oleh faktor intelektual, tetapi juga faktor-faktor yang non-intelektual, termasuk salah satunya adalah motivasi dalam minat belajar, oleh sebab itu motivasi belajar dapat diartikan sebagai keseluruhan daya penggerak psikis di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar.

Melirik dari perkembangan dunia pendidikan saat ini, seharusnya guru harus selalu berinovasi dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa dalam pembelajaran. Dengan pembelajaran yang terstruktur, terarah, terinci, dan inovatif tentunya akan menghasilkan kualtitas pembelajaran sesuai dengan seperti yang diharapkan. Inovasi-inovasi tersebut tidak muncul serta merta tetapi dibutuhkan suatu penelitian yang tidak gampang. Dibutuhkan ketekunan, ketelitian, dan kemauan yang keras untuk dapat menghasilkan inovasi yang baik.

Disisi lain dalam perkembangan teknologi, bahwa permainan komputer sangat menarik bagi anak-anak dan remaja, sehingga permainan komputer bisa di kolaborasikan terhadap kebutuhan pembelajaran siswa untuk di jadikan game edukasi. Inovasi ini merupakan pandangan yang telah didukung oleh banyak peneliti luar negeri yang telah melakukan study empirik, salah satunya adalah Mumtaz dalam Virvou (2005) mengemukakan:

Thus the computer games technology could be used to render educational software more motivating and engaging, in the respect, the difficult procces of learning could become more amusing.

Dengan demikian teknologi permainan komputer dapat digunakan untuk membuat perangkat lunak pendidikan lebih memotivasi dan melibatkan, dalam hal ini proses sulit belajar menjadi lebih menyenangkan”.

Banyak peneliti yang menganjurkan penggunaan game edukasi untuk tujuan pendidikan maupun kegunaan dalam belajar, seperti halnya yang dikemukakan oleh Boyle dalam Virvou (2005).

Points out the games can produce engagement and delight in learning ; they thus offer a powerful format for educational environments.

Menunjukkan bahwa game dapat menghasilkan keterlibatan dan senang belajar; dengan demikian menawarkan format yang kuat untuk pendidikan lingkungan”. Selain itu, ada studi yang telah menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi yang dipilih dan dibuat dengan cermat dapat meningkatkan cara berpikir. Bahkan Pivec dalam Pujiadi (2015) membuktikan bahwa:

Game edukasi berhasil diterapkan untuk pendidikan formal khususnya di militer, ilmu kedokteran, fisika, training dan lain sebagainya. Dalam hal ini beberapa prinsip yang harus diterapkan dalam aplikasi sebuah game edukasi adalah : (1) Individualization; (2) Feedback Active; (3) Active learning; (4) Motivation; (5) Social; (6) Scaffolding; (7) Transfer; dan (8) Assessment. dengan adanya game edukasi diharapkan siswa akan belajar sambil bermain sehingga mereka akan lebih merasa senang dan bersemangat dalam belajar.

Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang bersifat memberikan stimulus untuk meningkatkan minat belajar siswa yang dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan mempunyai hubungan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu alternatif media yang perlu dikembangkan adalah game edukasi.

Sekian artikel kali ini yang mengungkapkan Manfaat Baik Penerapan Game Edukasi Terhadap Minat Belajar.

Terima kasih.

Bagikan:
8 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.