vps murah

Home / Satwa Liar

Jumat, 2 Maret 2012 - 08:52 WIB

Macan Tutul Predator Oportunitis

Leopard (Panthera pardus) – Macan tutul atau dalam nama ilmiahnya Panthera Pardus adalah salah satu dari empat kucing besar. Hewan ini dikenal juga dengan sebutan harimau dahan karena kemampuannya memanjat.

Pada mulanya, orang berpikiran bahwa binatang ini adalah hibrida dari singa dan harimau, sehingga muncul nama “Leopard” di kalangan peneliti Eropa awal. Macan tutul jawa (Panthera Pardus Melas) adalah fauna identitas Jawa Barat dan termasuk hewan yang terancam punah di Indonesia.

Macan tutul berukuran besar, dengan panjang tubuh antara satu sampai dua meter. Spesies ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam. Bintik hitam dikepalanya berukuran lebih kecil. Macan tutul betina serupa, dan berukuran lebih kecil dari jantan.

READ  Singa Afrika Raja Hutan Sabana

Daerah sebaran macan tutul adalah di benua Asia dan Afrika. Spesies ini sempat dianggap memiliki banyak anak jenis (lebih dari 30 subspesies) yang ditemukan di segala macam habitat, mulai dari hutan tropis, gurun, savanah, pegunungan dan daerah pemukiman, namun sekarang direduksi menjadi hanya sembilan setelah dilakukan pengujian molekuler.

Macan Tutul adalah hewan penyendiri, yang saling menghindari satu sama lain. Spesies ini lebih aktif di malam hari. Karena tingkat kematian anak yang tinggi, betina biasanya mempunyai satu sampai dua anak, yang tinggal bersama induknya sampai macan muda berumur sekitar antara satu setengah sampai dua tahun.

Macan Tutul merupakan pemburu oportunitis, yang menggunakan segala kesempatan untuk mendapatkan mangsanya. Mereka memakan hampir segala mangsa dari berbagai ukuran. Mangsa utamanya terdiri dari aneka hewan menyusui, binatang pengerat, ikan, burung, monyet dan binatang-binatang lain yang terdapat disekitar habitatnya.

READ  Fakta Tentang Harimau Jawa (Javan Tiger Fact)

Pada umumnya, Macan Tutul menghindari manusia. Namun macan yang kurang sehat, kelaparan atau terluka sehingga tidak dapat berburu mangsa yang biasa, dapat memangsa manusia. Ada peristiwa mengenai seekor Macan Tutul jantan di Rudraprayag memangsa lebih dari 125 jiwa, dan seekor Macan Tutul betina yang disebut “Macan Tutul Panar” memangsa lebih dari 400 jiwa pada awal abad ke-20 di India.

Beberapa subspesies dari Macan Tutul seperti Macan Kumbang dari Indonesia terancam punah, namun secara umum Macan Tutul dievaluasikan sebagai Beresiko Rendah di dalam IUCN Red List.

Share :

Baca Juga

Satwa Liar

Cheetah Hewan Pelari Tercepat di Dunia

Satwa Liar

Harimau Jawa Belum Punah? Inilah Foto-foto Asli Harimau Jawa

Satwa Liar

Fakta Tentang Harimau Jawa (Javan Tiger Fact)

Satwa Liar

Sejarah Dan Foto-foto Asli Harimau Bali Yang Sudah Punah

Satwa Liar

Common Krait, Ular Berbisa India Paling Mematikan

Satwa Liar

Amon (Ammonite), Hewan Laut Prasejarah

Satwa Liar

Ankylosaurus Magniventris, Tank Dinosaurus Prasejarah

Satwa Liar

Singa Asia Predator Terancam Punah