[ Kisah Nyata Saya ] , Dari Pengusaha Junior Hingga Pengangguran Berat

Saya mengenal blog sejak masih duduk di bangku SMA pada tahun 2012 , disaat itu yang saya tahu paling ngetren itu facebook hampir semua kalangan memilikinya . Kadang saya dapat duit dari jasa bikin akun Facebook sebesar 3000 per orang .

Bagi saya saat itu uang 3000 tidak ada apa-apanya mengingat saat masih sekolah di SMA saya jualan pulsa dari omset 50 ribu ( saat kelas 1 ) dan hingga 30 juta / bulan (kelas 3).

pengangguran-berat

Dan ketika menabung untuk uang perpisahan saya bisa nabung sekitar 700 ribu dalam waktu kurang dari 1 bulan. Saat itu saya memang lagi hoki-hokinya , bukan hanya jualan pulsa saya juga terima jasa perbaiki hp padahal saya sama sekali tidak bisa service hp dan saya berikan ke teman ( kakak kelas ) untuk memperbaikinya .

Masih teringat ketika itu teman kelas saya hp nya tidak berfungsi dan saya sarankan untuk nge-flash hp tersebut. Oke lah dia setuju dan mempercayakan pada saya. Biaya nge-flash kala itu cuma 15 ribu karena masih teman ( kaka kelas ) jadinya kan kenal dan dekat.

Dari biaya 15 ribu saya jadikan harga 75 ribu dan bisa anda bayangkan berapa duit yg saya dapatkan apalagi bukan cuma sekali , hampir setiap hari saya nerima pesanan tersebut.

Karena hp tidak terlepas dari pulsa dan aksesoris , saya juga menjual baterai dan casing dengan harga yang murah belinya. Harga batre dulu itu 25.000 kemudian saya jual 45.000 dan harga casing cuma 10000 saya jual 15.000 sudah sangat jelas keuntungan yg saya dapatkan.

Setelah itu saya dapat suntikan dana dari sebuah perusahaan Pt.Mcoin jadinya saya cuma menjalankan bisnis pulsa tanpa modal dan modalnya ditanggung oleh pt tersebut. Sungguh asyik kala itu.

Risnawati , adalah wali kelas pertama saya di kelas satu , tinggalnya di Bandung , dia menurut saya cantik ,baik dan tentunya pintar. Dan dulu saya dipanggil sama dia untuk menghadapnya di kantor guru , ” Dadan kamu harus jadi anak yang nurut , pintar , berbakti dan harus punya masa depan yang bagus ” amanatnya. Hingga sekarang saya masih ingat amanatnya.

Kelas dua SMA , Bpk.H.Hilman , seorang Magister Agama jadi wali kelas saya , dia baik , sopan dan santun . Dalam mengajar dia mewajibkan semua muridnya untuk selalu berdoa.

Kelas tiga SMA , Ibu Quraisin seorang Sarjana Sastra Indonesia menjadi wali murid saya . Dia baik , sopan , friendly dan cantik . Ketika perpisahan dia pernah bilang di depan teman kelas lainny ” Ibu doakan dadan semoga jadi pengusaha (sambil menangi )” seraya di amini teman yang lainnya dan hanya saya seoranh yg di doakan jadi pengusaha .

Sekolah SMA akhirnya tamat , saya menganggur sekitar 9 bulan di rumah . Menghabiskan uang dari hasil bisnis saya hingga bangkrut karena banyak jalan-jalan sana sini terutana ke kota Bandung dan Bogor .

Setelah 9 bulan lamanya , kemudian kerja di perusahaan Farmasi anak Pt.Kalbe Farma di Jakarta dengan gaji yang lumayan besar sekitar 1,5 tahun tepatnya bulan Desember 2014 saya keluar daru pt tersebut , kembali ke rumah , minta makan sama orang tua , bisa jalan-jalan dan berkumpul bersama keluarga.

2 Minggu kemudian saya ada panggilan untuk mengikuti tes dan wawancara di May Bank di Bandung . Hasilnya nihil gak ke terima.

Hingga tulisan ini saya buat , saya belum bekerja lagi alias masih nganggur dan sekarang lagi hobinya main layang-layang dan travel .

Jadi kesimpulan pengalaman saya tersebut teranyata hidup itu penuh perjuangan dan tidak selalu diatas ,tapi kita juga harus terima di bawah . Tetap bersyukur dan bersyukur yang terbenak dalam diri saya disamping terus berusaha.Semoga suatu kelak saya menjadi pengusaha lagi dengan bantuan doa guru saya.

Dan tahun ini saya akan melanjutkan Kuliah di Bandung jadi mohon doa dan dukungan teman-teman semua ya , kalian memang hebat !!!

Bagikan:
7 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.