vps murah

Home / Reportase

Rabu, 23 September 2015 - 07:58 WIB

Jagung dan Singkong Dijarah Monyet Siang Malam di Sukoharjo

Jagung dan singkong diserang hama monyet. Berpuluh-puluh ekor kera menyerbu salah satu desa di Sukoharjo, Jawa Tengah selama rentang waktu dua bulan terakhir ini.

Seperti dilaporkan oleh Tibunnews, gerombolan kera liar tersebut menyerang ladang serta kebun warga setempat sampai membuat para petani kapok dan memilih untuk tidak  bercocok tanam untuk sementara waktu sampai kera-kera nakal ini tidak lagi menyerang tanaman jagung dan singkong mereka.

monyet-makan-jagung

Ilustrasi

Serombongan pasukan monyet tersebut menyerang ladang kebun dan warga Desa Gentan, Bulu, Sukoharjo. Serangan monyet yang terjadi sejak dua bulan terakhir ini telah membuat tanaman jagung dan singkong yang ada di ladang ludes tanpa sisa. Namanya aja monyet.

READ  Mudik Lebaran Telah Usai

Puluhan ekor monyet yang sedang kelaparan tersebut tidak hanya datang pada malam hari saja, namun pagi dan siang hari pun mereka juga turun gunung untuk menggasak hasil ladang para petani. Hal ini telah diungkapkan oleh Kepala Desa Gentan, Kardoyo.

“Kali ini semakin parah. Kera-kera tersebut dari pagi sampai sore ada terus ambil jagung dan singkong, dan bahkan padi juga dijarah,” kata Kardoyo.

Dia menambahkan bahwa warga desa sudah mencoba untuk mengusir para monyet tersebut, akan tetapi tidak berhasil. bahkan justru semakin hari jumlah monyet liar tersebut semakin banyak yang datang menyerang desa. Gerombolan monyet kelaparan tersebut sangat kompak dan selalu datang dalam kelompok, ada sekitar 15-30 ekor untuk setiap kelompok.

READ  Kiat Manjur Menjadi Fashion Blogger Sukses

Rombongan monyet liar lantas mulai masuk ke sawah atau kebun warga untuk mencari jagung dan singkong, bahkan padi juga disikatnya. Akibatnya, masih menurut Kardoyo, akhirnya banyak petani yang saat ini memutuskan untuk berhenti bercocok tanam untuk sementara waktu.

“Baru saja ditanam, sudah habis diserang kera, jadi mereka lebih baik tidak menanam terlebih dahulu,” katanya.

Hama monyet kera ini telah terjadi berulang kali dalam setiap tahunnya. Tetapi hingga saat ini belum ada solusi dari pemerintah daerah setempat untuk mengatasinya.

Share :

Baca Juga

Adsense

Google Umumkan Pendaftaran Adsense Sekarang Cepat Dan Mudah

Google Doodles

Google Doodle Quote Piagam Olimpiade (Olympic Charter)

Reportase

Prabowo Terima Dukungan Relawan Kawanua Bersatu di Jakarta Timur

Diary

Lucu! Berita Hoax Ternyata Bisa Bikin Tertawa

Alam

Pemancing Ikan Terbesar di Dunia Berhadiah $1juta Menggugat

Adsense

Earning Adsense Kembali Naik Sebulan Paska Lebaran

Reportase

Kisah Hiroo Onoda, Tentara Jepang Hidup di Hutan Filipina 30 Tahun

Reportase

Ketularan Blusukan, Mark Zukerberg Ngajak Jokowi Bikin Facebook E-Blusukan