Jadi Full Time Atau Part Time Blogger? Berkacamtalah Pada Anakmu

Dalam kehidupan sehari-hari, uang atau materi menjadi faktor yang sangat penting dalam menopang kebutuhan agar dapat berlangsung dengan sempurna, seperti biaya makan, biaya pendidikan, bahkan sampai kepada biaya asuransi kesehatan, tetapi tetap saja uang bukanlah segalanya.

Jika Anda seorang laki-laki, maka materi itu menjadi sebuah tanggung jawab yang harus dijunjung penuh, karena seorang laki-laki itu sebagai kepala rumah tangga yang harus bertanggung jawab atas kelangsungan hidup keluarganya. Seperti saya, yang telah memiliki dua orang anak dan baru satu Istri (tambah lagi gak ya…). Namun jika Anda masih berstatus lajang, maka ini sebagai pelajaran dimasa mendatang, karena suatu saat nanti Anda pasti menjadi seorang kepala rumah tangga.

Pada kenyataan yang sesungguhnya, saat ini banyak para wanita yang mencari uang sebagai wanita karir, bahkan ada juga Ibu rumah tangga yang mencari sampingan agar dapat membatu keuangan keluarga. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa guru besar kitapun seorang Ibu rumah tangga yang memiliki sampingan dari blognya agar dapat membantu suaminya (Mbak Indri).

Sebenarnya apa sih tujuan utamanya? Saya rasa seluruh jawabannya sama, yaitu ingin membahagiakan dan memfasilitasi anak, benarkan Mbak? Maka tak heran jika banyak Suami dan Istri, mati-matian mencari uang agar dapat membahagiakan anaknya. Seperti yang dilakukan oleh Mbak Inri, Dia menjadi seorang full time blogger untuk kebahagiaan anaknya.

Jika kita hendak mengikuti jejak sang guru besar untuk menjadi seorang full time blogger, maka kita harus berani mengambil resiko yang akan timbul. Saya telah menganalisa efek-efek apa saja yang akan kita hadapi jika menjadi seorang full time blogger, salah satu contohnya adalah dengan meninggalkan pekerjaan inti seperti karyawan kantoran.

Untuk menjadi seorang full time blogger bukanlah hal yang mudah serta tidak bisa secepat mobil Ferarri. Membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menjadi seorang blogger yang sukses.  Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi permasalahan-permasalah yang timbul pada saat menunggu kesuksesan itu datang.

Oleh karena itu, kita harus bertindak dengan bijak untuk menentukan sebuah pilihan, apakah ingin menjadi seorang full time blogger ataukah part time blogger. Untuk itu lihatlah anakmu, apakah sudah bahagia dan memiliki fasilitas yang cukup disela waktu menunggu tersebut.

Lalu apakah Anda sudah menetukan pilihan? Jika belum, maka berkacamatalah pada anakmu sebelum menentukan pilihan.

Sampai disini ulasan yang saya buat dan jika ada kesalahan, sudilah kiranya untuk memaafkannya, karena saya hanyalah seorang manusia biasa. Untuk Mbak Indri, saya minta maaf sudah menganalogikan Mbak. Jika tidak berkenan, silakan diedit atau jangan pernah di publikasikan.

Wasalam. Jangan lupa simak juga Ditolak AdSense Adalah Sebuah Keuntungan Yang Tersembunyi.

Bagikan:
12 Comments
  1. Risman Aji Darmawan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.