Ini Dia, 6 Hobi Mendagri Tjahjo Kumolo

Hobi Anda apa? Hobi, merupakan kesukaan seseorang terhadap sesuatu. Setiap orang punya hobi yang acapkali berbeda dengan yang lainnya. Tapi, ada juga yang punya hobi sama dengan yang lain.

Ada yang hobi naik gunung, mengkoleksi barang-barang tertentu, misalnya perangko, memoribilia dan lain-lain. Ada yang hobi berburu barang antik, main bola dan hobi-hobi lainnya.

tjahjo-kumolo

Tulisan ini, khusus akan mengulas hobi Tjahjo Kumolo, politisi PDIP yang kini didapuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri. Ternyata, Tjahjo tak hanya punya satu hobi. Ada beberapa yang ia sukai. Apa saja itu?

1. Kolektor Keris

Tjahjo dalam beberapa kesempatan, selalu mengungkapkan bahwa salah satu hobinya adalah mengkoleksi keris. Ia pencinta keris. Atau dalam bahasa kerennya kolektor keris. Bisa dikatakan, keris tak terpisahkan dari kehidupan Tjahjo. Mungkin hobi itu dilatari oleh asal usulnya yang merupakan orang Jawa.

Menurut Tjahjo, di rumahnya banyak tersimpan keris-keris. Dan, keris yang ia koleksi, tak sekedar yang berusia puluhan tahun saja. Ia juga mengaku, banyak mengkoleksi keris yang dibuat di masa lampau alias yang sudah berusia ratusan tahun. Keris-keris koleksinya ada yang berasal dari  zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara.

2. Kolektor Batu Akik dan Giok

Hobi koleksi lainnya, selain keris, Tjahjo juga ternyata punya hobi mengumpulkan batu akik dan giok. Di rumahnya koleksi batu akin dan giok bejibun jumlahnya. Macam-macam jenisnya, mulai dari bacan, merah delima dan lain-lain. Koleksinya ia dapatkan dari berburu di berbagai daerah, sampai yang ia dapatkan dari teman-temannya. Bahkan ada batu mulia koleksinya yang beratnya mencapai puluhan kilogram.

3. Main Band dan Petik Gitar

Di luar hobi mengkoleksi barang, Tjahjo juga punya hobi main musik. Dulu, kata Tjahjo dalam sebuah kesempatan bincang santai dengan para wartawan, saat belum sesibuk sekarang ia suka main band. Bahkan di rumahnya, ada seperangkat alat musik lengkap, mulai dari gitar, bass sampai drum.

Tapi sekarang, karena waktunya banyak tersita, ia sudah jarang main band. Paling banter, kata dia, ia memetik gitar. Kegiatan petik gitar ia lakukan kala sedang merasa stress. Kata dia, memetik gitar lumayan mujarab sebagai obat stress.

4. Baca Buku dan Koran

Selain hobi main gitar, Tjahjo juga adalah kutu buku. Kata dia, membaca buku adalah kegiatan yang tak pernah ia lupakan. Pagi hari, salah satu menu wajibnya adalah baca koran. Dan kalau sudah pulang dari tempat kerja, sebelum tidur ia sempatkan untuk baca buku.

5. Nonton Film

Tjahjo juga mengaku hobi nonton film. Kegiatan nonton film, ia lakukan sehabis pulang kerja atau saat libur. Film-film klasik ia sukai. Bahkan ia mengaku punya beberapa koleksi film klasik yang masih berupa piringan hitam. Ia juga suka mendengarkan musik-musik tempo dulu yang juga masih berupa piringan hitam.

6. Kuliner dan Ngopi Pagi Hari

Hobi Tjahjo lainnya adalah kuliner. Menu yang disukainya adalah sop kaki, nasi kebuli, sate kambing dan masakan padang. Ia juga suka masakan-masakan khas daerah lainnya. Bahkan kalau setiap melakukan kunjungan ke berbagai daerah, ia tak pernah lupa untuk berkuliner ria. Ia akan cari tahu, tempat makan terkenal dari daerah yang dikunjunginya. Misalnya, saat ia  berkunjung ke Riau, maka yang diburunya adalah menu ikan patin. Tempat makannya tak harus sebuah restoran. Ia bahkan tak segan makan di pinggir jalan. Yang penting, tempat makannya itu memang terkenal lezat.

Hobi kuliner lainnya adalah ngopi. Tjahjo mengaku tak bisa lepas dari kopi. Kalau pagi, sebelum menjalani aktivitas, mereguk secangkir kopi adalah ritus wajibnya. Kopi hitam tanpa gula yang ia sukai. Pun ketika ia berkunjung ke daerah. Bila hendak terbang kembali ke Jakarta, pagi hari harus ngopi dulu.

Jika tak sempat ngopi di warung kopi, ia akan ngopi di bandara sembari menunggu jadwal penerbangan pesawat. Pokoknya, harus ngopi dulu, begitu kata dia. Tanpa ngopi dulu, rasanya masih ada yang kurang. Ibaratnya, tak lengkap beraktivitas jika tak ngopi dulu.

Jangan lupa simak juga Kisah Unik Dua Menteri Jokowi.

Bagikan:
29 Comments
    • Agus Supriyatna

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.