Hati-hati Dengan Traffic Source Pada Blog Kita

Dengan rasa penasaran, Saya terus mempelajari apa yang sebenarnya terjadi pada akun AdSense yang Saya pelihara dengan sepenuh hati namun divonis oleh pihak Goolge menjadi Disabled. Bertanya kepada para pemain setia AdSense (Master) diforum dan konsultasi kepada guru Saya, akhirnya Saya temukan jawabannya meskipun masih belum sepenuhnya mempercayainya.

traffic-source

Saya juga masih belum puas akan jawaban yang Saya peroleh, namun perlu menjadi sebuah pelajaran untuk kedepan agar tidak diulangi lagi.

Mematuhi ketentuan AdSense saja masih belum cukup sebagai penentu amannya akun yang kita bangga-banggakan itu. Ternyata ada banyak diluar sana yang musti kita pelajari dan kita waspadai, guna untuk menjaga status keaktifan akun kita. Traffic adalah ukuran suksesnya sebuah blog, semakin tinggi traffic yang kita bangun maka semakin tinggi pula semangat yang kita dapatkan guna untuk menciptakan artikel bermanfaat lainnya. Namun perlu kita ketahui bahwa diantara traffic yang kita peroleh, tidak terlepas dari hasil rujukan dari pihak lain seperti mesin pencari ( Google, Bing, Yahoo, dll ), Sosial Media ( Faceboo, Twitter, Google+ dll ) dan back link dari blog lain.

Dari hasil pencarian sebuah solusi yang Saya dapatkan terkait dinonaktifkannya akun AdSense milik Saya, maka Saya berniat untuk membagikannya kepada teman sekalian pengalaman yang Saya dapatkan ini. Untuk pemula AdSense Saya harapkan agar bisa menjadi pelajaran dan segera ambil tindakan sebelum hal yang sama seperti yang Saya dapatkan menimpa teman-teman semua.

Baiklah, kembali kepada pokok pembahasan. Usut punya usut, penyebab dibanned-nya akun AdSense Saya hanya karena traffic source yang berasal dari Sosial Media. Guru Saya, yakni tempat Saya belajar AdSense tidak henti-hentinya mengingatkan kepada muridnya termasuk Saya agar menghindari traffic yang berasal dari Sosial Media seperti ketika kita share link artikel blog ke facebook, twitter dll. Awalnya Saya meremehkan peringatan itu karena Saya mengharapkan sekali teman dari Sosial Media Saya belajar dari ilmu yang Saya publish pada blog dari link yang saya bagikan. Ternyata itu menjadi pelajaran terbesar Saya untuk kedepannya tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Mengapa traffic source dari Sosial Media bisa membahayakan akun kita?

Google menilai, pengunjung yang datang dari Sosial Media ke blog kita adalah teman kita. jadi jika pengunjung yang berasal dari Sosial Media mengklik iklan AdSense kita maka Google menilai bahwa kita telah mengundang teman untuk mengklik iklan tersebut. Seperti yang kita ketahui, mengundang teman, keluarga, kerabat dan lain sebagainya untuk mengklik iklan google adalah sebuah pelanggaran yang harus kita hindari. Awalnya memang dianggap klik yang tidak sah, recehan dollar yang masuk karena iklan kita di klik akan ditarik kembali. Tetapi jika berulang kali terjadi, Google akan memberikan kita “Surprise”.

Oleh karena itu, Saya mengingatkan kepada teman semua untuk menghindari aktivitas membagikan link artikel blog ke Sosial Media apapun itu. Tapi kalau pengunjung blog kita yang share artikel ke Sosial Media itu justru lebih bagus lagi, yang penting jangan kita yang melakukannya.

Untuk teman-teman yang menggunakan fasilitas share otomatis pada blog yang artinya link akan otomatis di update ke Sosial Media setiap kita publish artikel pada blog, Saya sarankan untuk tidak menggunakannya.

Tidak percaya?

Itulah yang Saya rasakan awalnya, sampai detik inipun Saya masih belum sepenuhnya percaya akan hal ini, tapi inilah yang Saya alami. kalau teman-teman juga tidak percaya, abaikan saja peringatan ini dan kita lihat bagaimana nantinya.

Untuk yang pernah mengalami akun AdSense-nya di Banned, jangan menyerah. Sakit sih memang, tapi seperti yang pernah diungkapkan oleh Mba Indri “Jangan pernah merasa Master kalau belum pernah di Banned”.

Happy Blogging. Jangan lupa simak juga Akun AdSense di Banned, Sakitnya Tuh Disini…

Penulis : Rahman Batopie

Bagikan:
40 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.