Hati-Hati Dengan Hotlink Gambar

Selamat Pagi teman-teman dan mba Indri…

Maaf mba sebetulnya ini bahan obrolan forum dan sudah saya coba beberapa kali membuatnya di forum tapi tidak bisa (muncul tulisan GALAT: Topik tidak bisa diciptakan) jadi silahkan jika mba nanti menghapus artikel ini dan memindahkannya di forum “obrolan member”

Format pengiriman artikel di blog ini sudah sedikit berbeda dan saya sangat mengapresiasinya, apa yang sudah mba Indri lakukan adalah tepat menurut saya 🙂

Kalau dulu kita bisa upload gambar ketika mengirim artikel tapi sekarang tidak bisa yang artinya blog Mba Indri tidak lagi meng-hosting gambar kita dan itu langkah pintar agar tidak membebani disk space hosting.

Berarti jika ingin menggunakan gambar kita harus nge hotlink dari situs lain. Nah saya ada saran untuk teman2 yang ingin menggunakan gambar di artikel kirimannya sebaiknya menggunakan layanan pihak ketiga (layanan image sharing/image hosting) seperti photobucket, flickr, devianart dll daftar lengkapnya bisa dilihat disini.

READ  Cara Membuat Video Keren Dengan YouTube Capture

Maksud saya adalah untuk menghindari apa yang disebut “pencurian bandwidth” dari blog yang gambarnya kita gunakan disini TERKECUALI blog milik sendiri. Terkadang pemilik blog merasa kesal ketika gambar2 miliknya di hotlink oleh situs lain tanpa ijin dan tidak sedikit dari mereka yang mengerjai para hotlinking ini.

Hati-hati gambar yang Anda ambil dari blog lain bisa berubah menjadi gambar yang tidak diinginkan karena pemilik blog sudah memodifikasi file htaccess.

READ  Memperbanyak Blog Wordpress Untuk Mengoptimalkan Adsense

Mereka yang tidak bijak bisa mengerjai Anda yaitu menggantinya dengan gambar po*rno misalnya 😀 jadi nanti gambar yang tampil di postingan Anda adalah gambar po*rno 😀 bisa juga mereka menggantinya dengan gambar dengan resolusi super besar (ini sudah sering terjadi) atau mereka yang bijak biasanya menggantinya dengan gambar berisi tulisan tentang larangan hotlinking ini.

Kita bermain aman aja 🙂

9 komentar

  1. Gambar Gravatar Anggriyawan Nugraha berkata:

    Oo mungkin karna ada kata2 p**no jadi saya tidak bisa menulisnya di forum. Tanda tanya 5 di atas (?????) adalah kata p**no yang saya tulis.

    1. oww ternyata hotlink gambar dilarang ya mas, terus gimana cara ngatasinya, karena jika saya menyediakan upload gambar ke hosting nantinya gambar tidak bisa langsung tampil kecuali admin harus mempublish ulang utk membantu menempatkan gambar ke posisinya 😀

      kata2 terlarang akan tersaring oleh sistem filter konten 🙂

  2. Gambar Gravatar Anggriyawan Nugraha berkata:

    Bukan dilarang mba cuma kan yang namanya hotlink itu menggunakan bandwidth situs pemilik gambarnya dan tidak semua pemilik situs rela bandwidth nya disedot (saya pun tau isu dari forum ads id.

    Solusinya mba himbau atau buat peraturan agar teman2 menggunakan layanan pihak ketika saja dalam menggunakan gambar seperti photobucket dll dan itu lebih aman karena situs seperti itu memang khsus untuk hotlink gambar.

    Saya kira mba menonaktifkan fitur upload gambar karena ingin mengehemat disk space :D. Mungkin jika ingin lebih bagus lagi mba coba yang sudah saya sebutkan waktu itu, plugin “frontier post”.

    Plugin tersebut memungkinkan si penulis menaruh dan mengatur tata letak gambar layaknya ketika kita membuat postingan melalui dashboard wp langsung cuma bedanya lewat frontend seperti plugin yang mba gunakan sekarang ini.

    1. plugin frontier post sudah saya coba tapi user tidak bisa upload gambar, kecuali mereka dirubah sebagai author semua dan itu beresiko memberi peluang bagi oknum tdk bertanggung jawab utk mengobok2 wp admin dan menghapus database melalui plugin database cleaner 😀

  3. Gambar Gravatar Anggriyawan Nugraha berkata:

    tapi menurut saya bagusnya mba tetap menggunakan metode hotlink kecuali mba sudah siap sama resiko hosting nya. Ini yang kaskus lakukan dulu, saya masih ingat ketika saya membuat satu trit di kaskus dulu harus measukin kode embed gambar dari photbucket dan imageshack satu per satu 😀 tapi sekarang kaskus nge hosting gambar sendiri.

  4. Pembahasan tingkat tinggi, jadi saya hanya nyimak dan terima ilmunya.Makasih mas Anggri dan mbak Juragan

  5. Gambar Gravatar Anggriyawan Nugraha berkata:

    mba sudah pake widget “my post” yg dari frontier post 😀

    kalo masalah user mba bisa membatasi capability mereka menggunakan plugin “Capability Manager Enhanced” karena “frontier post” pasangannya sama plugin yang mampu mengatur kemampuan user.

    Plugin tersebut mampu membatasi apa saja yang boleh dilakukan masing2 user dan memblokir akses core jadi mereka tetap bisa upload gambar tanpa harus menjadi author.

    kelemahan dari frontier post itu kita tidak bisa membatasi berapa jumlah maksimum gambar yg bisa di upload oleh si penulis dan ini bahaya, agar bekerja lebih powerfull lagi perlu sedikit modifikasi di file function 😀

    Intinya apapun yang mba gunakan saya dukung, mau yg dulu atau mau frontier post jadi klo mba ada kesulitan kita diskusikan nanti di forum, saya siap bantu.

    Mari mas Syamsu dan Bloggedewek sama2 ikut nyimak, saya juga menyimak 😀 dan ini bukan pembahasan tingkat tinggi 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *