Hasilkan Uang dari Media

Halo…Sobat Juragan Cipir semua, semog tetap semangat menjalani hari ini ya! Untuk artikel pertama saya di blog yang keren ini, saya hanya berbagi sedikit pengalaman saya bagaimana menghasilkan sedikit uang dari kegiatan menulis.

Bagi saya menulis adalah kegiatan menyalurkan semua ide, gagasan, dan juga khayalan dalam bentuk tulisan. Dari tulisan yang dibuat ternyata bisa mendatangkan penghasilan yang cukup lumayan kalau tahu caranya.

uang-blog

Sobat setia pengunjung JuraganCipir ini pasti hampir semuanya adalah seorang Blogger, yang sudah tentu punya kemampuan menulis juga. Tujuan akhir dari seorang Blogger pada hakikatnya adalah ingin mendapatkan penghasilan dari blog yang di kelola. Sayang, untuk menggapai sampai ke titik tujuan itu di perlukan waktu yang panjang serta pengorbanan waktu dan materi. Kalau gagal mengatasi itu semua, maka tujuan akhirnya tak akan tercapai.

Agar bisa mendapatkan penghasilan yang cepat dari kegiatan menulis, maka menulis di media cetak adalah jawabannya. Dengan mengirimkan tulisan ke media cetak dan kemudian dimuat media bersangkutan, maka penulis akan mendapatkan honor.

Saat ini banyak sekali media-media cetak yang menerima kiriman tulisan dari para penulis lepas, baik media lokal maupun nasional. Honor yang diberikan pun cukup untuk mengganti biaya internet dalam sebulan. Apalagi kalau bisa berhasil menggoalkan beberapa tulisan dalam sebulan, maka hasilnya bisa di tabung.

Memang menulis di media cetak tak semudah memposting tulisan pada blog, karena tulisan kita akan di seleksi dulu oleh para redaksi. Namun, jika tulisan kita memang bagus dan menarik maka pasti akan dimuat. Ketika tulisan berhasil dimuat, selain mendapatkan honor, ada rasa yang sulit untuk di deskripsikan, yaitu kebanggaan.

Jika Sobat JuraganCipir sekalian punya kemampuan menulis yang baik, tak ada salahnya juga membagi waktu menulis, antara menulis di blog dan menulis ke media cetak. Sobat bisa menulis cerpen, puisi, resensi, esai, ataupun opini. Yang mana menurut sobat mudah lakukanlah.

Untuk yang baru pertama kali mengirimkan karya ke media cetak, saran saya coba dulu kirimkan karya ke media-media lokal setempat. Kenapa? Karena media lokal lebih sedikit saingan pengirimnya di bandingkan media nasional, dan juga lebih longgar dalam menilai kualitas karya.

Menulis di media cetak bisa beriringan dengan menulis di blog. Siang nulis di blog, malam nulis untuk media cetak. Maka kegiatan ngeblog tak akan terasa, dan nama sobat semakin di kenal di media cetak. Dengan begitu, maka sebagai penulis akan mendapatkan penghasilan tiap bulan, dan bisa menutupi biaya yang dikeluarkan dari kedua kegiatan tersebut.

Untuk yang masih bingung dengan tata cara pengiriman karya ke media cetak, sobat bisa intip blog saya ini: www.bungsoleh.com. Di situ sudah banyak saya tulis artikel tentang cara pengiriman naskah ke media cetak, terutama naskah resensi.

Pada awal menulis di media cetak sekitar tahun 2010, saya lebih banyak menulis naskah cerpen. Memasuki tahun 2013 saya memutuskan untuk fokus nulis resensi. Kenapa resensi? Sebab menulis naskah resensi punya keuntungan lebih dari menulis naskah lain, antaranya: menulisnya lebih mudah, dapat honor ganda dari media cetaknya dan penerbit buku bersangkutan, dapat buku-buku baru gratis dari penerbit.

Hasilnya selama 2 tahun menulis resensi, sudah ratusan buku-buku baru gratis yang saya dapatkan, dan hingga saat ini masih berdatangan paket-paket buku baru dari penerbit.

Untuk melihat contoh karya saya yang sudah dimuat media cetak silakan intip ke sini: www.jejakkukini.blogspot.com . sobat mungkin bisa belajar bagaimana karya-karya saya tersebut bisa berhasil dimuat media cetak.

Kesimpulannya adalah: banyak cara untuk menghasilkan uang dari kegiatan menulis selain dari blog. Menghasilkan uang dari blog bisa memakan waktu bulanan hingga tahunan, sedangkan menulis di media cetak bisa menghasilkan uang dalam satu minggu. So..bagi yang ingin menghasilkan uang dengan cepat, ikutilah cara saya: ngeblog jalan, menulis di media cetak juga jalan.

Bagikan:
19 Comments
    • Saleh Khana
    • Saleh Khana
    • Saleh Khana
    • Saleh Khana

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.