Gagal Verifikasi Pake KTP/SIM, Pembayaran Adsense Bisa Ditahan

Halo sobat, seperti para publisher Google Adsense (GA) ketahui, pin Adsense adalah komponen yang sangat penting bagi keberlangsungan akun.

Dulu sebelum tahun 2018, verifikasi akun Adsense dapat dilakukan dengan memilih salah 1 dari 2 metode. Pertama, verifikasi lewat pin yang dikirimkan ke alamat publisher. Kedua, jika pin Adsense tidak sampai ke alamat, maka ada cara yang kedua, yaitu dengan cara meng-upload scan/foto ID Card. Adapun identitas diri yang diterima yaitu: KTP, SIM, dan Paspor.

Nah pada tahun 2018, kedua metode verifikasi tersebut harus dijalankan semuanya. Dengan kata lain, publisher harus verifikasi pin Adsense dan mengirimkan foto/scan ID Card. Jika salah 1 dari kedua metode tersebut tidak dijalankan, maka akan ada notifikasi merah pada bagian atas.

Notifikasi berwana merah tersebut bertuliskan: “Your payments are currently on hold because you have not verified your address”.

Sementara di bagian Payment lagi-lagi notifikasi untuk melakukan tindakan. Perintah itu bertuliskan: “Verify your identity to receive payments”. Di sampingnya ada tombol “Verify” yang jika diklik akan diarahkan ke halaman verifikasi ID card.

Nah pada kasus yang saya alami, saya sudah verifikasi pin Adsense namun, kok masih diharuskan verifikasi lagi pake kartu identitas pribadi. Padahal, dulu hanya salah satu metode saja yang dipake.

Saya baru ngeh, kalo peraturan GA sekarang sudah berubah dan tidak semudah dulu lagi. Saya sendiri tidak mengetahui persis kapan peraturan itu mulai berubah. Yang pasti, verifikasi KTP/SIM adalah keharusan.

Adsense sendiri membatasi verifikasi ID sebanyak 3 kali. Lebih dari tiga kali, maka penayangan iklan Adsense pada blog/website akan dihentikan terhitung 40 hari sejak pin pertama dikirimkan. Seperti yang pernah saya alami, dan saya pun sempat was-was.

Saya sendiri, sudah 2 kali gagal verifikasi pake SIM. Saya pake SIM (bukan KTP)  untuk verifikasi karena KTP saya sudah buram. Tulisan dan foto pada KTP tidak terlihat dengan jelas.

Pertama, verifikasi saya gagal karena nama akun Adsense berbeda dengan yang tertera pada SIM. Ada email yang menyatakan hal tersebut.

Usaha yang kedua ternyata gagal lagi, alasannya sama. Nah, pada usaha yang kedua ini, saya sempat mengganti nama akun Adsense saya. Waktu saya melakukan hal itu, terus terang saya sempat khawatir. Karena menurut kabar yang beredar, publisher tidak diperkenankan mengganti nama akun.

Karena tempat untuk mengisi nama akun tersebut aktif, alias bisa diganti, saya pun nekat melakukannya. Lalu, begitu saya mengganti nama akun, saya langsung upload dokumen SIM untuk kedua kalinya. Dan, seperti kita ketahui bersama, akhirnya gagal.

Nah, untuk verifikasi yang ketiga kalinya, saya bener-bener sangat was-was. Alasannya, ini adalah kesempatan terakhir. Jika gagal lagi, maka akun saya bakalan ditangguhkan. Sambil baca Bismillahirrahmanirrahim, akhirnya saya upload SIM lagi.

Lalu berapa proses verifikasi ID card dari pihak Adsense? Ternyata cepat sekali, tidak sampai 15 menit. Saya mendapatkan email bahwa ID card saya berhasil diverifikasi.

Dan akhirnya, notifikasi merah hilang dengan sendirinya. Saya pun merasa sedikit lega.

Bagikan:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.