vps murah

Anggriyawan Nugraha

Balasan Forum telah dibuat

Melihat 30 tulisan - 61 sampai 90 (dari total 180)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • atas balasan kepada: Masalah Tentang Trafik Rank In Country #14836

    Secara default, country id yang akan digunakan oleh alexa adalah berdasarkan pengunjung terbanyak jadi bisa dikatakan untuk saat ini pengunjung terbanyak blog nya mas Arif berasal dari Turki, klo blog kita Indonesia tapi malah banyak pengunjung dari luar itu biasanya bot dan seiring waktu akan terus berkurang.

    Klo mau rubah secara manual, cara2 nya:

    1. Login ke Alexa (buat dulu akun klo belum)
    2. Buka http://www.alexa.com/siteowners/tools
    3. Klik “edit yout site”
    4. Masukkan URL blog kita dan klik tombol “edit your listing”
    5. Setelah itu nanti ada kotak dropdown muncul di bagian bawah dan pilih negara yang dimaksud, Save!
    atas balasan kepada: Adakah yg tau cara menghapus author box default?? #14808

    Coba liat url halamannya mas

    atas balasan kepada: Tanya Cara Ubah Warna Header Template ? #14780

    persis apa yg disampaikan mas Udien. Klo mau lebih gampang lagi edit pake notepad++ dan ID untuk header jurgancipir ada di baris no 281 file style.css
    Header

    atas balasan kepada: Ini yang terus saya pikirkan karena masih pemula #14718

    Jangankan ratusan juta, miliyaran pun bisa jika kita melihat pada contoh blog yang paling sukses seperti mashable, techcrunch, huffington post dll…hehe Tapi kita harus berdarah-darah dulu untuk bisa mencapai puncak seperti itu dan gak mudah. Perlu investasi uang dan waktu yang tidak sedikit/sebentar. Semangat!

    atas balasan kepada: Iklan Adsense berdasarkan Tulisan #14709

    Permisi ikut gabung, bahasan ini juga berkaitan dengan privacy policy dari setiap situs yang rencananya akan di daftarkan Adsense. Jangan lupa untuk memberitahu pengunjung pada halaman Privacy Policy bahwa :

    Pihak ketiga (termasuk Adsense) mungkin saja menggunakan Cookies meliputi “menempatkan, menyimpan dan membaca cookies di masing2 web browser pengunjung, atau juga pihak ketiga menggunakan web beacon untuk mengumpulkan informasi pengunjung. Google sendiri menggunakan yang namanya DoubleClick DART cookies atau biasa disingkat hanya DART Cookies saja dan itulah yang menyebabkan mereka dapat membuat unit iklan penargetan sesuai dengan minat para pengunjung, secara teknis cookies tersebut akan merekam kegiatan Anda di browser dan Google menggunakan itu untuk menyesuaikan unit iklan yang muncul bagi masing2 pengunjung. Jangan lupa juga jelaskan di halaman privacy policy bahwa pengunjung tetap memiliki hak penuh untuk mengatur cookies di borwser nya apakah itu untuk menyimpan atau menghapus (cookies management).

    Masih banyak dari kita yang lupa untuk menyertakan pernyataan tersebut di halaman privacy policy, ya meskipun itu bukan hal utama yang menentukan diterima atau tidaknya kita oleh Adsense tapi saya yakin itu akan cukup membantu Anda agar Google lebih yakin terhadap situs Anda.

    Sebagai contoh, bisa lihat yang ini : http://jurnalaquascape.com/kebijakan-privasi/

    atas balasan kepada: Mungkinkah kita disatukan oleh Blog? #14648

    Blog portal berita yang notabene milik perusahaan sudah pasti dikerjakan/dikelola secara bersama-sama oleh para karyawannya, tidak satu orang…hehe

    Atau bisa juga seperti blog Juragancipir ini yang sudah termasuk ke dalam “Multi-Author Blogs” yang sebetulnya dikerjakan secara bersama-sama tapi tidak ada keterikatan di dalamnya beda dengan portal berita besar yang dikerjakan secara bersama-sama dan mengikat bagi para karyawannya.

    Pilihannya ada 2 jika ingin membuat blog yang dikelola secara bersama-sama, mau ada keterikatan atau tidak? Klo ada keterikatan berarti ada perjanjian di dalamnya bahwa orang2 yang terlibat akan mendapatkan imbalan, klo tidak mau ada keterikatan berarti buatlah multi-author blogs seperti juragancipir ini yang dibangun secara bersama-sama atas dasar sukarela dari para kontributor.

    atas balasan kepada: atas nama siapa akun adsense website berita besar ? #14647

    Akun adsense ada 2 tipe yaitu Business dan Individual. Tidak ada perbedaan antara keduanya kecuali dalam hal pembayaran, akun Bisnis ditujukan atas nama Perusahaan sedangkan untuk akun Individual ditujukan pada penermia pembayaran perorangan atau pemegang rekening. Untuk portal berita besar biasanya atas nama perusahaan.

    Sumber : https://support.google.com/adsense/answer/10163?hl=en

    atas balasan kepada: Blog Belum Bertrafik #14634
    atas balasan kepada: Pendaftaran Adsense Untuk Publisher Indonesia Sudah Tidak Ada Lagi #14563

    Ya ya mulai masuk akal sekarang knp banyak kasus iklan sudah aktif tapi gak terima pemberitahuan full approve melalui email seperti saya. Ya seperti yg dikatakan mba Indri mungkin untuk regional Indonesia sendiri adsense masih berbenah karena ada sedikit perubahan sistem penerimaan meskipun ternyata belum berlaku di Indonesia.

    Mengenai “Adsense tidak lagi menerima publisher Indonesia” kayanya sedikit gak mungkin karena jika hal itu terjadi berarti Google kehilangan sebagian pasarnya. Gak ada publisher Indonesia, Minat para pengiklan Indonesia pun akan turun dalam menggunakan Adwords meskipun secara logika adwords dari Indonesia masih bisa ditampilkan di situs2 luar ketika orang Indonesia yang mengunjungi situs tersebut tapi mana mau para pengiklan klo kaya gtu caranya.

    Saya punya produk Indonesia berupa baju nih misalnya, tapi saya cuma buka toko di luar negeri dan pembeli baju2 saya itu ya cuma orang Indonesia yang sedang berlibur ke luar negeri, keuntungannya gak akan seberapa jika dibandingkan saya berjualan produk Indonesia dan membuka toko di dalam negeri, mungkin para pengiklan akan beralih sepenuhnya ke Facebook Ads atau yang lainnya.

    atas balasan kepada: Cara Mengetahui Artikel yang akan di Banned oleh Google Adsense #14512

    Nobody knows, parameter/kriteria artikel yang baik dan tidak untuk adsense itu banyak sekali yang salah satunya apakah artikel tersebut hasil copas atau bukan. Untuk masalah “copas” kita masih bisa menggunakan tool semacam Copyscape meskipun klo saya pribadi tidak terlalu banyak berharap dari penggunaan tool tersebut.

    Klo pertanyaannya “Bagaimana cara menguji artikel yang bebas dari Banned Adsense” saya kira tidak ada. Tapi klo “Cara mengantisipasi/mencegah kita membuat artikel yang kemungkinan akan di banned adsense” maka jawabannya adalah patuhi pedoman serta kebijakan adsense secara penuh. Dengan membaca dan memahami pedoman adsense maka kita akan tahu apa2 saja yang boleh kita lakukan, apa saja yang sebaiknya kita hindari dan apa saja yang tidak boleh kita lakukan agar terhindar dari banned nya adsense. Jadi baca, pahami dan patuhi 🙂

    atas balasan kepada: ARTIKEL YANG DI BELI ORIGINAL APA COPAS #14511

    Jika emang masih sanggup ya usahakan dulu membuat artikel sendiri tapi jika memang terpaksa ya silahkan menggunakan jasa pembuatan artikel. Mungkin teman2 lain yang sudah pernah coba bisa lebih mengarahkan.

    Untuk memastikan setiap artikel yang kita pesan bukan hasil copas, silahkan periksa terlebih dahulu dan buat kesepakatan antara kita dan penyedia jasa pokoknya usahakan jangan sampai merugikan satu sama lain. Jika kita gak punya waktu untuk membuat artikel sendiri setidaknya kita harus ada waktu untuk memeriksa setiap artikel yang kita pesan.

    atas balasan kepada: TAHAP 1 TAPI IKLAN SUDAH STATUS ACTIVE #14436

    Mungkin bukan hanya mas dan saya aja yang mengalami kasus semacam ini tapi banyak juga teman2 yang lain. Tapi saya sih belum PO mungkin klo teman2 yang lain udh sempet PO yang kasusnya serupa kaya gini. Entahlah yang sebenernya terjadi itu kaya gimana yang jelas pihak Google yang paling tahu dan harus bertanggung jawab 😀

    Tapi insyaAllah klo iklan sudah active dan earnig sudah mulai masuk berarti sudah full approve. Ini maksudnya berdasarkan dari banyaknya kasus serupa yang dialami teman2 yg lain sambil terus memantau perkembangan informasi kedepannya.

    atas balasan kepada: Adsmentalis ebook?. #14430

    Tapi mungkin ebook tersebut bukan hanya sekedar panduan agar diterima adsense, mungkin ada panduan optimasi adsense juga di dalamnya.

    atas balasan kepada: Sobat dari Kota/Kabupaten Mana ? #14357

    Saya dari Bandung, ada yang dari Bandung juga kah? juragancipir ini mewakili Indonesia, berbagai macam suku dan kota kumpul disini. Seru 🙂

    atas balasan kepada: Bagi yang ingin punya akun google adsense, juragancipir.com solusinya #14227

    Selamat mas telah bergabung bersama Adsense :D, saya ikut nimbrung dan gak jauh beda sama apa yg dikatakan mba Indri, mengenai jumlah penggunaan iklannya udh tepat cuma ukurannya yang harus dikombinasikan. Maksudnya dikombinasikan disini bukan berarti kita tidak boleh menempatkan iklan berukuran sama pada satu halaman tapi ini untuk kepentingan optimasi yang pastinya akan mempengaruhi earning mas nantinya. Beberapa bagian yang sudah umum digunakan untuk meletakkan banner iklan adalah.
    – Header
    – Sidebar atau Widget samping
    – Konten/body
    – Footer

    Mungkin ini bisa membantu “Most Successful Ad Size”

    atas balasan kepada: Maximal Iklan dipasang masa review ke 2 #13793

    Ikut nyimak juga, saya belum pernah coba yang kotak pencarian… Itu sistemnya kaya gimana? Dapat pemasukan juga kah dari situ?

    atas balasan kepada: Bagi yang ingin membuat blog di wordpress #13791

    Asyikkk mba Juragan mau pindah ke VPS 😀
    Sebelumnya, saya pun mau menyarankan hal yang sama untuk teman2 yang emang belum sewa hosting yaitu dari awal menggunakan VPS tapi takut dikira promo dll…

    Melihat pertumbuhan internet di Indonesia yang semakin baik maka sudah semsetinya dari awal menggunakan hosting yang tangguh dilihat dari sistem, bukan dilihat dari provider karena itu telatif. Mungkin kedepannya per-blogg-an di Indonesia akan menggunakan VPS sebagai standar sistem hostingnya, VPS bisa menjadi investasi jangka panjang paling2 klo emg mau naikkin tinggal loncat ke dedicated, gak terlalu beda jauh dan kita sudah terbiasa sama sistem linux karena biasanya yang dari share hosting langsung loncat ke dedicated server agak canggung, harus belajar konfigurasi lagi dari nol.

    Klo mau main murah2an kita bisa dapet VPS yang setara dengan share hosting dilihat dari harga sewa nya per tahun. Contoh misalnya, di share hosting pertahun harga sewa 800-1 jt kita dapet disk space 4-5 GB, RAM dipake bareng2, Bandwidth 30-50 GB.

    Sekarang ada VPS yang per bulannya $5, per tahun = %60 atau setara Rp. 850.000, dapet disk space 20 GB SSD! RAM 512 MB dan Bandwidth 2TB/bulan! Tapi ya itu harus ngerti konfigurasinya dan familiar sama sistem linux kecuali pilih managed VPS yang pasti akan dikenakan tambahan biaya sama pihak provider nya.

    atas balasan kepada: Bagi yang ingin membuat blog di wordpress #13707

    Oo ya tips juga ini untuk teman2 yang lain, terutama yang senang membeli domain baru dan memiliki situs lebih dari satu. Lebih baik membeli domain di satu tempat, terserah mau dimana yang penting di satu tempat. Ini maksudnya jika domain kita terkumpul di satu tempat maka akan semakin mudah untuk konfigurasi nya dan lebih terkontrol, gak perlu transfer2 domain… ribet!

    Kan suka ada tuh layanan hosting yang sekaligus sepaket sama domainnya, saya sendiri nyesel sekarang pake hosting yang sepaket sama domain karena klo suatu saat saya pengen pindah hosting otomatis harus tranfer domain ke hosting yang baru. Gak transfer pun sebetulnya bisa cuma jadi agak ribet nantinya.

    Nah mumpung bagi yang belum beli domain dan hosting ya lebih baik seperti itu. Hosting bebas terserah mau dimana tapi untuk domain lebih baik dikumpulkan di satu tempat, hindari hosting yang sepaket sama domain, itu saran saya…

    atas balasan kepada: Bagi yang ingin membuat blog di wordpress #13706

    Banyak, tergantung untuk situs seperti apa dulu, target visitor berapa per hari… Rekomendasi dari mba juragan tentang hosting “teamworks” bisa dicoba. Mulai dari share hosting dulu karena banyak yang murah tapi usahakan pake server luar, maksudnya lokasi server yang diluar terlepas dari penyelenggara hostingnya dalam negeri.

    atas balasan kepada: Bagi yang ingin membuat blog di wordpress #13701

    Yang saya tahu, kita gak akan pernah bisa pake TLD di hosting gratisan karena biasanya kita jadi bagian dari subdomain mereka dan dulu saya pernah coba freehosting di 000webhost pake wordpress. Sudah pasti banyak kekurangannya jika dibandingkan dengan hosting berbayar seperti penggunaan sumber daya (resource) sangat dibatasi baik itu dari penggunaan CPU, bandwidth sangat kecil, disk space juga kecil, loading situs lambat banget, untuk masalah SEO saya kira gak jauh berbeda karena beberapa artikel saya di freehosting itu terindex dgn baik oleh mesin pencari.

    Menurut saya, hosting gratisan seperti itu cocoknya untuk dijadikan bahan latihan atau eksperimen layaknya kita membuat situs di localhost komputer kita, baik itu untuk menguji script, bereksperimen dengan design dll. Tapi klo untuk situs yang serius lebih baik langung menggunakan hosting berbayar.

    Klo tetep pengen coba hosting gratisan yang mending gak usah pake TLD dulu tapi pake aja blogger atau wordpress.com. Itu hosting gratisan yang lebih pantas sekalipun untuk situs yang serius.

    atas balasan kepada: Apakah ini yang disebut banned adsense? #13502

    Saya belum pernah PO mas mendekati ambang batas pengiriman PIN pun belum sampe, sama blog saya juga trafiknya sedikit dan 1 bulan sempat saya nonaktifkan dulu adsense nya. Untuk kasus banned tapi kita gak merasa melakukan pelanggaran lebih baik ajukan banding atau pra peradilan…haha 😀

    Untuk masalah banding minta diajarin sama mba Indri cara2nya soalnya mba Juragan juga dulu pernah banding dan akunnya berhasil diaktifkan kembali.

    atas balasan kepada: Cara Mengutip Artikel dari Blog Orang lain atau di buku atau di koran #13496

    Bantu jawab mas Iman, jika kita ingin coba mengutip artikel dari blog lain atau sumber lain ya lebih baik di rewrite ulang menggunakan bahasa kita sendiri, itu tidak akan melanggar hak cipta dengan catatan kita sertakan sumbernya untuk menghargai pemilik konten yang asli. Justru klo kita me-rewrite ulang artikel orang lain dengan bahasa yang sama dan tulisan yang sama persis itulah yang bisa dikatakan melanggar hak cipta menurut saya karena jadinya bukan “rewrite” tapi “menjiplak”.

    Masalah rewrite artikel ini sudah umum dan hampir semua blogger saya kira pernah melakukaknnya, diantara mereka ada yang menyertakan sumbernya ada juga yang tidak. Saya sendiri tidak selalu membuat konten original dan sering mencari bahan di situs2 luar untuk selanjutnya saya rewrite ulang menggunakan gaya bahasa saya sendiri, kadang menyertakan sumber kadang ngga.

    atas balasan kepada: cara membuat author? #13493

    Bantu jawab, nanti lebih jelasnya dari mba Indri langsung… Tapi yang saya tau mba Indri pake plugin forum bbpress dan “Theme My Login”

    Theme My Login digunakan untuk membuat sebuah halaman profil yang bisa digunakan oleh member untuk mengedit profil mereka masing-masing lewat frontend termasuk memasang avatar.

    atas balasan kepada: Apakah ini yang disebut banned adsense? #13492

    Halo mas firdauz ijin gabung, mengenai email di atas mungkin mba Indri atau teman2 yg lain lebih tau tapi saya mau menanggapi soal iklan yang sudah muncul meskipun kita tidak pernah menerima email pemberitahuan bahwa kita lolos.

    Ini persis seperti apa yang saya alami dan sudah hampir 5 bulan saya menggunakan iklan dari akun adsense yang tidak pernah menerima email review tahap ke-2. Menurut saya ketika iklan sudah muncul itu artinya akun kita sudah diterima apalagi kita sudah menggunakan unit iklan tersebut lebih dari 1 bulan. Permasalahannya hanya pada email konfirmasi saja dan saya sudah perhatikan banyak yang kasusnya serupa yaitu iklan sudah tampil, perhitungan earning sudah dimulai namun tidak ada email konfirmasi.

    Dengan kata lain, saya sih yakinnya klo akun mas Firdauz itu sebetulnya sudah full approve.

    atas balasan kepada: BLOG ITU WEBSITE BUKAN #13285

    Bukan gtu, klo gtu mas Parid masih beranggapan bahwa blogger = hosting. Bedakan antara “hosting” dan CMS seperti “blogger” dan “wordpress”. Sederhananya ketika kita menjelaskan kepada orang awam tentang apa itu blogger, blogger adalah sebuah layanan hosting gratis tapi untuk penjelasan yang lebih spesifik tidak bisa kita stop sampai disitu dan harus menjelaskan bahwa sejatinya blogger bukanlah trademark dari sebuah layanan hosting melainkan hanyalah sebuah sistem operasi sama halnya seperti wordpress.com yang satu paket dengan hosting dan disediakan oleh Google! Ini saya susun beberapa bahan yang mungkin bisa membantu. Buka secara beruturan :
    1. Apa Itu Hosting?
    2. Apa Itu Blog?
    3. Apa Itu Website?
    4. Apa Itu Blogspot?
    5. Apa Itu WordPress?
    6. Perbedaan Antara wordpress.com dan wordpress.org
    7. Apa Itu WordPress Self-Hosted?
    8. 5 Layanan Blog Gratis Selain Blogger

    Nanti klo masih ada pertanyaan silahkan lanjutkan diskusi ini.

    atas balasan kepada: BLOG ITU WEBSITE BUKAN #13277

    Saya sependapat sama mas Udin dan artikel mba Indri yang menjelaskan tentang apa itu blog dan website selain itu saya kira bahasan mas Parid sangat luas dan saya coba bantu menjawab pertanyaan terakhir dari mas Parid.

    Kita pisahkan dulu antara istilah “hosting” dan “blogspot” ataupun “wordpress” karena itu 2 hal yang berbeda.

    Hosting adalah sebuah layanan penyimpanan data yang disimpan pada sebuah perangkat keras atau bisa disebut CPU seperti PC pada umumnya yang terdiri dari hard disk, RAM, processor dll. Yang membedakan adalah CPU ini bisa berubah istilah menjadi server ketika dilengkapi dengan jaringan internet dan semua file atau data yang ada pada CPU tersebut dapat diakses oleh siapapun melalui jaringan internet. Jika Anda ingin membuat website atau blog maka Anda memerlukan hosting agar data-data yang ada pada website Anda mengudara dan dapat diakses oleh siapapun. Kumpulan dari beberapa CPU yang bertindak sebagai server dalam suatu ruangan bisa disebut datacenter.

    Sedangkan blogspot dan wordpress hanyalah sebuah sistem operasi saja yang sebetulnya diluar kedua nama besar tersebut masih banyak sistem operasi lain atau bahasa resminya adalah CMS (content management system). Sistem operasi sebuah situs seperti blogspot dan wordpress ini fungsi nya untuk mempermudah orang-orang dalam membuat sebuah website/blog karena dulu klo orang pengen buat website harus ngerti bahasa pemrograman PHP, HTML, javascript dan CSS dari segi visual.

    Nah sistem operasi seperti blogspot dan wordpress ini siap pakai yang artinya jika Anda ingin membuat website Anda tidak perlu paham PHP dan Anda bisa membuat sebuah website hanya dalam hitungan menit. Di blogspot, wordpress atau pun sistem operasi yang lain segalanya dipermudah mulai dari membuat konten baik itu berupa gambar, tulisan (artikel) ataupun konten lainnya melalui User Interface yang sudah disediakan.

    Sehingga semua website baik itu yang menggunakan CMS seperti blogspot dan wordpress ataupun murni PHP seperti Facebook semuanya memerlukan hosting. Jawaban dari pertanyaan mas Parid yang terakhir berarti klo kita sewa hosting ya tidak mesti menggunakan blogspot ataupun wordpress karena itu hanyalah salah satu metode yang memudahkan kita jika ingin membuat website, diluar itu banyak cara untuk membuat website termasuk tanpa menggunakan CMS dan semua cara tersebut tetap memerlukan hosting.

    atas balasan kepada: Bagaimana daptakan komentator blog #13214

    Jawabannya adalah 5 kata paling awal di atas “Saya Sudah Ngeblog 3 Hari” 🙂
    Ngeblog selama beberapa bulan pun belum tentu mendatangkan komentator, semangat terus mas, sabar, perkaya konten di blog nya dan bikin artikel yang memancing diskusi.

    inilah bedanya supir angkot sama juragan angkot… mas Syamsu dan mba juragan udh punya beberapa angkot jadi wajar klo udh kepikiran untuk beli artikel karena sebentar lagi arahnya mau jadi juragan angkot… aminn 😀

    atas balasan kepada: Cara mencari Keyword SEO dengan Tool #12887

    Permisi, sejauh yang saya tau (jadi silahkan klo ada yang mau menambahkan) untuk research keyword yang berhubungan dengan Adsense baik itu dilihat dari CPC atau persaingan pengiklan untuk saat ini tetap efektif menggunakan “Keyword Planner” dari Google yang sebetulnya tool tersebut diperuntukan untuk para pengiklan yang bergabung di program Adwords.

    Selain itu ada beberapa tool yang bisa dicoba :
    1. http://keywordtool.io : Berupa situs yang bisa kita gunakan untuk keperluan research keyword, tinggal masukin aja keyword yang dimaksud nanti muncul beberapa saran keyword yang paling banyak dicari sampai nilai CPC untuk masing2 keyword (tapi harus yang versi pro untuk lihat nilai CPC) dan data tersebut belum tentu juga akurat.

    2. http://keywordshitter.com/ : Riset Keyword dengan cara yang lebih sederhana, hasil yang ditampilkan pun lebih sederhana.

    3. http://ubersuggest.org/ : Tool yang cukup efektif dan cukup banyak digunakan selain Adwords Keyword Planner. Penggunannya pun biasanya tetap dikombinasikan dengan Keyword Planner.

    Terakhir, ada tool yang bisa digunakan untuk menganalisa posisi situs kita di SERP Google berdasarkan keyword. Jadi misalnya situs kita tentang Android dan kita pengen lihat dengan keyword “Android Murah” situs kita ada di posisi berapa di SERP Google. Pake “CuteRank”… Download disini http://cuterank.net/
    Silahkan klo ada yang mau menambahkan.

    atas balasan kepada: Cara mengembalikan Form Coment #12880

    Seharusnya klo mau menonaktifkan komentar gak perlu menghapus seisi comment.php tapi hapus di masing2 file php untuk konten yang dimaksud (baik itu berupa postingan atau halaman) klo postingan misalnya single.php dan klo halaman biasanya page.php

    Di dalam masing2 file tersebut biasanya ada fungsi untuk memanggil template komentar contoh <?php comments_template(); ?>, jadi klo misalnya mau menonaktifkan komentar di laman postingan tinggal hapus fungsi tersebut di file single.php dan untuk laman sebuah halaman/page hapus fungsi tersebu di file page.php. Meskipun di wordpress terbaru 4.3 secara default komentar di laman page dinonaktifkan.

    Maksud saya ini untuk kedepannya aja klo misalnya mau menonaktifkan komentar pake cara yang di atas.

[addtoany]
Melihat 0 tulisan