Melihat 5 pertalian (thread) balasan
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
    • #8180
      valen
      Peserta

      Halo, teman-teman.

      Sebelumnya saya sempat bingung, mau masukkan ocehan ini di kanal forum mana. Karena sekarang mbak indri sudah bikin kanal Obrolan Member, maka saya pun masuk ke sini saja. Ini sekedar berbagi pengalaman di dunia blog, siapa tahu bermanfaat bagi teman-teman, dan siapa tahu juga ada yang bisa menjawab kebingungan saya.

      Saya sudah ngeblog 6 tahun ini, dan alhamdulillah bisa terus konsisten. Meski tidak setiap hari update, namun setidaknya saya terus menulis secara berkesinambungan. Saya memakai platform blogspot, dan alamat blog saya juga masih menggunakan tambahan nama blogspot (belum domain sendiri). Sejak awal, blog itu memang saya tujukan sebagai blog pribadi, untuk menjadi semacam diary di internet. Karenanya saya pun menulis apa adanya, tanpa mikir seo atau semacamnya, juga tanpa mikir monetisasi. Kenyataannya, sampai sekarang, di blog saya memang tidak ada iklan apa pun.

      Selama bertahun-tahun ngeblog, saya kadang blogwalking ke blog orang lain sebagaimana umumnya blogger lain. Saya bahkan kemudian berteman dengan beberapa blogger yang cocok. Karena saya ngeblog tanpa harapan apa pun, saya pun santai-santai saja, dalam arti tidak ngoyo atau tidak melakukan hal-hal yang mungkin kurang baik (semisal mengganggu blog orang lain atau semacamnya). Pendeknya, bisa dibilang, aktivitas saya selama ini di dunia blog baik-baik saja.

      Namun, ternyata, meski begitu tidak menjamin tidak ada orang lain yang sirik. Entah dengan motivasi apa, ada orang lain yang “mengganggu” blog saya. Pernah, suatu ketika, search engine di blog saya dialihkan ke suatu web yang “saru” (dewasa). Akibatnya, jika ada pengunjung yang memasukkan kata kunci di search engine blog saya, pengunjung itu dibawa atau dialihkan ke web yang tidak bener tersebut.

      Mula-mula saya tidak tahu, sampai kemudian ada beberapa pengunjung blog yang mengadukan hal itu karena heran, dan saya baru menyadarinya. Rupanya, si orang sirik tadi mengakses source code blog saya, dan entah bagaimana dia bisa mengotak-atik source code blog saya. Masalah itu kemudian saya benahi/betulkan melalui HTML di template blog.

      Itu hanya satu contoh “gangguan” yang pernah saya alami. Masih ada beberapa gangguan yang juga pernah terjadi di blog saya. “Gangguan-gangguan” yang biasa dia lakukan adalah dengan mengakses source code blog, kemudian mengubah atau mengotak-atiknya.

      Permasalahan ini pernah saya diskusikan dengan teman blogger yang cukup paham dunia pemrograman. Teman saya heran, bagaimana bisa orang lain mengakses source code blog kita dan kemudian mengubahnya? Menurut teman saya, satu-satunya orang yang bisa mengubah source code adalah si pemilik blog. Orang lain memang bisa mengakses source code blog kita dengan cara klik kanan pada laman blog, kemudian membuka source code. Tetapi mereka seharusnya hanya bisa melihat dan tak bisa mengubah.

      Meski teman saya heran, kenyataannya itulah yang terjadi. Rupanya, ada orang lain yang dapat mengubah source code blog kita. Saya pun menulis cerita ini sekarang, karena belum lama gangguan yang sama terjadi. Namun, karena saya telah mengantispasi, saya pun bisa dengan mudah membenahinya kembali.

      Karena hal semacam itulah, saya jadi sangat berhati-hati. Saat ini, saya mencoba bikin blog lain, dengan domain sendiri, yang saya harap bisa dimonetisasi. Namun, karena trauma akibat gangguan yang pernah saya alami, saya pun jadi terkesan sangat berhati-hati menjaga blog yang saya miliki.

      Sekarang, yang ingin saya tahu, mungkinkah orang lain bisa mengubah source code blog kita? Berdasarkan yang saya alami, kenyataannya memang ada orang lain yang bisa mengubah source code blog kita. Karena source code blog kita memang dapat diakses siapa pun, dan ada kemungkinan orang usil mengubahnya, bagaimanakah cara menyembunyikan source code blog kita dari akses orang lain?

      Saya harap mbak indri atau teman-teman bisa memberikan pencerahan atas masalah yang saya alami. Terima kasih.

    • #8187
      Indri Lidiawati
      Keymaster

      Sirik tanda tidak mampu. Namun, “pencurian trafik” seperti diceritakan mas valen di atas biasanya bukan disebabkan oleh faktor sirik, namun biasanya disebabkan oleh faktor kerakusan atau ingin mencari keuntungan tanpa kerja keras, sehingga mereka melakukan pencurian trafik dari hasil jerih payah orang lain. Dan itu disebut “website spam” atau webspam.

      Orang yg bisa merubah source code/sumber laman pada template sebuah blog hanyalah si pemilik/admin blog itu sendiri.

      Jika ada situs lain yg mencuri trafik blog kita dengan cara mengalihkan trafik dari search engine ke situs lain yg menjadi miliknya, hal itu bisa dilakukan dengan bantuan plugin, bukan mengobok2 template si korban.

      Di wordpress tersedia banyak sekali macam2 plugin yg bisa digunakan utk mencuri trafik milik blog lain maupun plugin untuk menangkal pencurian trafik oleh blog lain.

      Untuk mengatasi situs2 pencuri trafik (website spam) seperti itu caranya mudah sekali, cukup laporkan kesini:

      https://www.google.com/webmasters/tools/spamreport

      maka website spam tersebut akan diberesi oleh google dan dijamin tamat riwayatnya sekitar sebulan kemudian setelah google meninjau website spam tersebut. Artinya, google tidak akan membiarkan website spam (webspam) tersebut “hidup” di google search.

    • #8190
      valen
      Peserta

      Terima kasih mbak indri, atas tanggapannya.

      Sekarang biar saya akan berterus terang saja, agar masalah yang saya hadapi bisa lebih dipahami.

      Sebenarnya, gangguan yang saya alami bukan hanya pengalihan trafik dari blog saya ke web lain. Jika hanya itu masalahnya, tentu kita bisa menganggap itu pencurian trafik, dan kita bisa melaporkannya ke Google sebagaimana yang disarankan mbak indri. Tapi sebenarnya, yang terjadi pada saya bukan sekedar itu.

      Terus terang, sebenarnya, saya bisa memperkirakan siapa pelakunya, dan kenapa dia sampai melakukan hal tersebut. Ceritanya begini. Ada blogger cowok (sebut saja A) naksir blogger cewek (sebut saja B). Yang jadi masalah, si B ini justru naksir saya. Bukan hanya naksir, dia sampai ngejar-ngejar saya dengan agresif, sampai banyak blogger di lingkungan pergaulan kami tahu semua.

      Nah, dari situ, si A jadi jengkel sama saya. Padahal, saya sama sekali tidak mengurusi si B, meski tahu dia naksir dan ngejar-ngejar. Tapi mungkin karena cinta buta, si A menganggap saya “merebut” si B atau semacam itu. Kenyataannya, sampai sekarang saya tidak ada hubungan apa-apa dengan si B. Saya malah menjauh dari si B, karena tidak nyaman dengan agresivitasnya.

      Dari situlah kemudian mulai muncul aneka gangguan di blog saya. Di antaranya adalah pengalihan trafik sebagaimana yang saya ceritakan di atas. Tapi itu sebenarnya bukan pencurian trafik, karena web yang mengambil trafik dari blog saya bukan milik si A. Itu bahkan web luar negeri entah milik siapa. Tujuan si A mengalihkan trafik dari blog saya ke web dewasa tersebut lebih mungkin sebagai pencemaran nama baik, agar para pembaca blog saya berpikir saya memiliki afiliasi dengan web saru tersebut.

      Itu salah satu contoh gangguan yang saya alami. Contoh lainnya, belum lama widget members (pengikut) di blog saya hilang. Saat saya cek lewat source code, kode-kode untuk widget itu memang tidak ada. Lalu saya benahi masalah itu dari HTML template. Nah, gangguan semacam itu tentu lebih jelas menunjukkan kesirikan, karena bisa dibilang dia tidak mendapat keuntungan apa pun dari perbuatannya, selain mungkin bertujuan untuk mengganggu saya.

      Kemudian, mbak indri, saya kan pakai platform blogspot, dan katanya blogspot sangat aman. Tapi kok bisa diganggu kayak gitu ya? Ada saran nggak, biar blog kita bisa lebih aman dari gangguan orang usil/sirik semacam itu?

    • #8203
      Indri Lidiawati
      Keymaster

      kalau masalah ada seseorang yg cemburu lalu mengganggu blog tersebut saya tdk tahu cara mengatasinya karena saya tidak tahu duduk permasalahan yg sebenarnya, dan selain itu saya bukan bidang saya 😀

      pakai platform apapun bisa aman bisa tidak, tergantung cara2 kita melakukan tindakan pengamanan blog 🙂

    • #9023
      suta igede
      Anggota

      Halo Mas Valen dan Mba Indri, saya mau bertanya, apa kira-kira blog saya mengalami hal yang serupa? saya tidak bisa mengakses blog saya lewat PC entah menggunakan firefox, chrome, safari. hanya saja saya masih bisa mengakses dashboard blog. Tapi saya merasa heran karena blog dapat saya akses melalui Blackberry. Mohon solusinya Mba Indri dan Mas Valen. Terima kasih.

    • #10206
      NaufalpNaufalp
      Peserta

      Apakah Themes Blog resmi dari google, atau download dari web site lain, yang kemudian di install di blog

      Apakah anda menambahkan scritp atau fitur tambahan di luar yang disediakan oleh bloger

      update keamanan account gmail anda, ganti password

      Note : saya pernah mengalamin di wordpress dengan themes yang bagus, tetapi yang saya dapatkan dari situ gak resmi, bikin kalau website saya, sepertinya ada sisipan script jahat,
      saya jadi hapus dan install ulang via cpanel, untung posting bisa saya backup via mysql


Melihat 1 pertalian (thread) balasan
  • Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.