vps murah

Home / Diary

Sabtu, 11 Juli 2015 - 14:41 WIB

Dulu Saya Berani Ngelawan Pakar SEO, Ini Hasilnya !

Halo para juragan sekalian. Perkenalkan, saya Jaka Wijaya, blogger pemula yang ganteng – ganteng ga sih?  🙂 – asal Karawang. Ini tulisan pertama saya di juragancipir, mudah-mudahan bisa bermanfaat (atau mungkin malah menghibur).

“Kalo ga pernah nulis di juragancipir, takut dibilang ‘payah’ sama mba indri” .. hehe

Nendang banget mba indri sindirannya   😥

Pertama kali saya merasa benar-benar tertarik dengan dunia blogging pertengahan tahun lalu. Waktu itu kebetulan masih kerja jadi karyawan di perusahaan swasta.

Singkat cerita saya pun belajar tentang blogging secara otodidak selama beberapa bulan. Dalam rentang waktu itu, saya jarang tidur, boros kuota internet (karena rajin browsing dan streaming video tentang blogging), dan tentunya sering nolak lembur dari tempat kerja juga.

Kalo yang terakhir jangan ditiru ya, hehee

 

Pengalaman Ga Nurut sama Pakar SEO (dan Gagal)

Di kalangan blogger, pastinya ga asing dong dengan nasehat-nasehatnya para pakar SEO yang kerap memberi saran pada kita, untuk memilih niche blog yang sesuai dengan bakat, minat, atau kemampuan masing-masing. Bener apa bener ?

Saya yakin ko kebanyakan pembaca blog juragancipir ini adalah sesama blogger dan praktisi SEO. Jadi pasti paham maksud saya.

Lantas masalahnya apa ? Nah saya ini kan orangnya sering ga nurut sama suka coba-coba. Saya ga nurut sama omongan para pakar SEO itu dan justru mencoba niche-niche sulit dan persaingannya ketat. Ceritanya pengen saingan para pakar SEO gitu . .

Parahnya lagi, saya bikin blog utamanya ga cuma satu, tapi sekaligus banyak.

Ketebak dong hasilnya bakal gimana ? Iyalah, ga mungkin saya gagal. Pasti sukses, sukses jadi blogger gatot maksudnya. Haha

 

Saya Akhirnya Menulis Apa yang Saya Sukai (dan Dikecewain Google)

Akhirnya saya pun menyerah mengelola blog-blog saya yang banyak itu. Setelah merasakan akibat dari kesombongan saya sebelumnya, kali ini akhirnya saya menurut sama masehatnya para pakar SEO.

READ  Kemeja Java Seven Untuk Cewek Paling Ngetren 2014

Saya memilih untuk mengambil niche yang memang saya kuasai, meskipun sebenarnya sedikit khawatir kalau nantinya niche ini bakal sepi visitor.

Saya punya satu blog dengan platform blogger gratisan, dan satu lagi menggunakan wordpress self hosting dengan domain TLD.

Saya mulai menulis di dua blog saya itu perlahan-lahan meskipun yang lebih banyak di update jumlah postingannya justru yang blogspot, si TLD nya malah dianggurin. 🙁

Lucunya, ketika mulai mendapat visitor tetap (meskipun masih sangat sedikit) di blogspot itu, google justru malah ngejailin saya. Blog saya dihapus, engga tau kenapa, rese kan.

Tapi karena saya orangnya kalo diputusin pacar ga suka nanyain alesan kenapa dia mutusin, jadi saya juga ga pusing-pusing nyari tau alesan kenapa google mutusin cinta saya.

Harga diri dong! Haha *Evil Laugh* Lagian blognya juga belum rame-rame banget.

 

Menjadi Penulis Konten di Blog Teman, TLD Sendiri Makin Dianggurin

Jadi, setelah blog saya ga bisa kembali, saya sempat mengalami masa-masa gagal move on. Beruntung karena ketika dalam kondisi galau itu, saya nyasar sebuah blog yang menawarkan lowongan untuk menjadi admin.

Saya melamar ke sana dan langsung diterima. Kebetulan niche blognya sepertinya sesuai sama minat saya. Alhasil, artikel pertama saya di sana langsung menarik perhatian pengunjung.

Kebetulan waktu itu saya bikin judul yang kontroversial dan mengundang penasaran. Mirip seperti judul post ini, tapi jauh lebih parah.

Linknya yang di share di salah satu grup facebook pun menuai ratusan like dan komentar, senengnya bukan kepalang karena baru pertama kali bisa bikin konten yang menarik atensi orang sebanyak itu (kalo untuk ukuran blog besar seperti juragancipir sih jumlah segitu tentu sangat sedikit).

Tapi kalau buat pemula, rasanya bisa dapet sampe ratusan UV dalam beberapa jam udah seneng bangetZ. 🙂

READ  Google Translate Ingin Merubah Nama Belakang Saya

Ket:  (‘banget’nya sengaja pake ‘Z’, soalnya setingkat diatas ‘banget’) hehe . .

 

Mulai Menggarap Blog Punya Sendiri (Lagi)

Akhirnya saya mulai percaya diri untuk menulis di blog milik teman saya itu. Sayangnya, karena suatu alasan blog itu sekarang sudah tidak update lagi.

Jadi saya mau ga mau kembali mengelola blog milik saya sendiri. Ujung-ujungnya, blog yang sudah menggunakan domain TLD dan Self hosting sendiri milik saya dulu, kini benar-benar saya garap.

Sampai sekarang, Alhamdulillah blog yang saya sudah dapat menghasilkan rupiah meskipun belum seberapa. Bener-bener ga nyangka kalau dari niche nyeleneh itu saya bisa dapet tambahan uang jajan. 🙂

 

Itu sepenggal kisah saya, seorang blogger awam yang berani ngelawan nasehat pakar SEO. Ada dua pelajaran yang saya dapat mengenai hal ini, pertama kita memang hendaknya memulai ngeblog dengan memili niche yang kita sukai. Ini Mutlak! (setidaknya menurut saya)

Kemudian pelajaran yang kedua, sepertinya saya trauma ngeblog pake platform blogger lagi. Selain karena ada resiko dihapus sama yang punya (om gugel), sekarang saya lebih nyaman menggunakan wordpress yang kaya dengan berbagai plugin.

Oh iya, dari tadi saya ga posting gambar sama sekali. Ini deh saya post image laki-laki ganteng  dari Karawang. Kebetulan kalo biasanya blogger itu ga terlalu eksis kalo soal foto, saya sekarang mau mendobrak kebiasaan itu.

Saya blogger dan Saya Eksis! Hahahaaa * Evil Laugh*

Gimana, ganteng ga juragan ? Barangkali punya anak perawan bisa kontak saya, hihihi  😆

Sebagai akhir, saya minta maaf pada mba indri dan juragan-juragan yang lain kalau artikel saya ini penulisannya agak nyeleneh. Saya kan orangnya Kekinian, faktor umur berlaku di sini hehe ..

Sekiranya ga sesuai dengan aturan di juragancipir, tolong dihapus aja artikelnya.

Share :

Baca Juga

Diary

Agustus Telah Tiba

Diary

Kisah Seorang Anak Penumpuk Harta

Diary

Cara manusia mencari uang dari ladang 3 dunia

Blogger

5 Tips Belajar Menulis Artikel Bahasa Inggris

Blogger

Ngeblog Kok Diajak Ngobrol

Diary

Khasiat Atau Fadilah Doa Nurbuwat

Diary

TPA Khasan Yahya, Harapan Dan Impian Saya

Diary

Kenangan Makan Nasi Goreng Pete di Pasar Welahan