Site icon Juragan Cipir

Dingo Serigala Khas Australia

Australian Dingo (Canis dingo) – Dingo atau disebut juga serigala Australia adalah anjing liar legendaris Australia, meskipun hewan ini juga hidup di Asia Tenggara. Biarpun hewan ini identik dengan Australia, namun diperkirakan dingo berasal dari Asia Tenggara yang berimigrasi ke benua sekitar 3.000 sampai 4.000 tahun yang lalu.

Dingo adalah hewan jenis mamalia atau binatang menyusui, status diet karnivora, ukuran kepala dan tubuh sekitar 3,5 sampai 4 kaki (1,1 sampai 1,2 m); panjang ekor 12 sampai 13 inchi (30 sampai 33 cm), berat 22-33 lbs (10 sampai 15 kg), nama kelompok pack atau kelompok serigala.

Hewan berwarna kuning emas atau coklat kemerahan ini hidup terkadang menyendiri terutama bagi pejantan muda, namun terkadang juga hidup dalam kelompok hingga mencapai sepuluh ekor. Mereka menjelajahi jarak yang jauh dan berkomunikasi dengan lolongan seperti serigala.

Dingo adalah pemburu oportunistik. Hewan ini berburu sendirian atau juga dalam kelompok berburu. Mereka memangsa binatang kecil seperti kelinci, tikus, burung, dan kadal. Anjing liar ini juga makan buah-buahan dan tanaman. Mereka juga mencari makanan dari sampah manusia, terutama mereka yang hidup di Asia.

Dingo hanya berkembang biak sekali dalam setahun. Betina biasanya melahirkan lima anak anjing yang belum bisa hidup sendiri sampai mencapai umur enam hingga delapan bulan. Dalam kelompok, seekor betina yang dominan biasanya membunuh keturunan dari betina yang lain.

Australia adalah rumah bagi begitu banyak hewan-hewan yang pada umumnya dianggap sebagai hama. Sebuah “pagar dingo” yang terkenal telah didirikan untuk melindungi tanah penggembalaan bagi binatang ternak seperti sapi dan domba. Sangat mungkin sekali bahwa dingo sudah tinggal di benua Australia lebih dulu sebelum tiba para pendatang dari benua Eropa.

Meskipun dingo banyak sekali jumlahnya, namun genetik murni mereka secara bertahap mulai berubah. Mereka bisa melakukan kawin silang dengan anjing domestik dan menghasilkan hewan hibrida. Sebuah studi melaporkan bahwa lebih dari sepertiga dingo di Australia Tenggara adalah hewan hibrida.