Cintai Ibu Anda Sampai Tua

Saya menulis artikel pertama kali di blog juragancipir.com ini untuk pertama kalinya, mengenai manusia yang biasa kita panggil ibu. Ibu adalah sarana dari Tuhan untuk menurunkan manusia dari Surga, untuk diturunkan ke bumi melalui kelahiran. Ketika lahir sebagai Bayi, ibu adalah salah satu manusia yang terdekat. Kita akan meminum air susunya dan sekaligus makanan satu-satunya yang bisa kita cerna kala itu.

sayang-ibu
Berbakti Kepada Ibu

Hubungan Dekat

Hubungan dekat antara ibu dan anak semenjak kecil, telah menjadikan anak seperti melekat kepadanya. Terkadang menjadi sedih, ketika sudah dewasa, kita menjadi terlepas entah kemana karena kuliah, kerja, menikah dan mungkin juga karena telah lupa kepadanya. Memperbaiki hubungan ini dapat menjadikan hubungan baik, baik itu untuk hubungan kita dengan Tuhan dan juga orang tua secara keseluruhan. Karena ibu kita terlahir di dunia, dan sudah selayaknya terus dipertahankan sampai kelak di usia kita telah tua

Berbakti

Berbakti kepada ibu, menjadikan kewajiban yang patut dan harus kita lakukan. Seperti yang sudah kita lihat di sekeliling kita, di acara beberapa stasiun televisi, banyak orang tua yang sudah tua renta, bahkan beberapa hari lalu saya melihat tayangan televisi di salah satu televisi swasta yang menayangkan, bagaimana seorang ibu yang harus berpindah dari satu masjid ke masjid yang lain, karena tidak suka dan enggan bertempat tinggal dengan anak-anaknya. Lalu, bagaimana itu bisa terjadi? Dan sayangnya, saat itu tidak diceritakan secara mendetail. Jika kita telah dewasa dan sanggup untuk berbagi kepada orang lain, bukankah kepada ibu kita, itu sesuatu yang berhak dan wajib kita lakukan?

Dua poin di atas, saya rasa, menjadikan cukup alasan yang kuat, bagi kita semua manusia untuk selalu berbakti kepada ibu. Mengingat ibu adalah salah seorang yang paling berjasa dengan menempatkan nyawanya dalam posisi untuk melahirkan seorang manusia. Dan itu pastilah kita yang membaca artikel itu. Benarkah demikian?

Bagikan:
18 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.