Cara Verifikasi DMCA Protection (Upgrade Pro)

Halo semua, Sahabat juragan Cipir  😛  Salam kenal..ini postingan pertama saya. Ada yang aneh sebenarnya ketika membuat judul postingan ini, takutnya saya bikin PHP bagi yang membacanya  :mrgreen:

Habissnya kalau saya buat judul ‘Horee akhirnya DMCA saya udah diverifikasi’ nanti disangka Norakk 😆

Oke, biar gak panjang x lebar x tinggi, kita langsung saja ke pembahasan.

dmca-takedown

Alasan saya meng Upgrade DMCA Protection dari Free ke Premium (baru hari ini dipasang wkwk).

Pada dasarnya penggunaan DMCA Take Down adalah sebagai proteksi dini untuk melindungi konten artikel seorang blogger yang sering dicopy paste tanpa izin.

Saat kita mendaftarkan blog/web kita ke dmca.com dan memasang Badges nya, itu sangat berguna sebab artikel di blog kita yang sudah dimonitoring oleh DMCA akan lebih memudahkan, saat kita melaporkan adanya tindakan pencurian copy paste (plagiat).

Bukannya bisa yang Free alias gratisan gitu?

Oh tentu bisa, saya kan cuma buat gaya-gayaan aja Om  😎 Peace ahh cuma becanda  😆

Jadi gini, saya punya pengalaman pribadi saat artikel-artikel saya banyak sekali di copy paste oleh blog AGC (Auto Generate Content) saya membuat laporan ke DMCA versi Google (webmaster) awalnya berhasil dan sukses, ada yang cuma dihapus artikelnya tapi ada juga yang dihapus sampai blog nya.. Mirisss!

Tapi suatu ketika, pada hari minggu ku turut ayah ke kota  naik delman istimewa ada blog AGC yang berjenis bukan blogspot, yah semacam hostingan lah dan ada juga yang blog yang berbentuk video, artikel kita semua dibikin semacam video.

Lalu apa yang terjadi?

Google menjawab sepertinya di luar kewenangan dia dan menyuruh saya untuk langsung menghubungi pihak penyedia blog tersebut. Oke lanjut ceritanya!.. Eh Bentar deng,, kasih makan ayam dulu akunya hehe.

10 Tahun Kemudian…..

Nah kebetulan teman saya ada yang langganan DMCA dan ternyata lumayan ampuh, bukan hanya bisa menyikat blog dibawah naungan google saja, tapi juga blog yang menggunakan hosting berbayar bisa di terminated.

Sampe segitunya lindungin artikel, emangnya TS artikelnya dijamin Original?

Gak juga, ada yang benar-benar dijamin original seperti tips pemeliharaan hewan yang bersumber dari pengalaman pribadi sampe yang jadi foto modelnya anjing dan kucing saya.

Sisanya rewrite dengan metode khusus, misalkan web merdeka bikin tentang judul ‘aku si ganteng dari cianjur’, saya akan cari sumbernya langsung biasanya dailymail jadi langganan situs2 besar.

Kemudian saya translate dan menuliskan dengan gaya bahasa sendiri (kata lain imajinasi sendiri, ditambah-tambahin ceritanya). Dan metode kedua misalkan ada blog yang membuat artikel 5 ajian anti boke sedunia akherat, saya akan bikin 13 ajian anti boke sedunia akhirat.

Tapi ada juga beberapa artikel yang 50 percent copas itu awal-awal baru belajar nge blog, dan ada juga tulisan dari teman yang minta diajarin nge blog.

Kok Saya pelit gak boleh dicopy paste artikelnya?

Sama sekali saya gak pernah pelit ketika artikel saya di share atau di copy paste oleh blog lain. Saya tak pernah mengharapkan blog yang mencopy paste harus kudu musti wajib menautkan link aktif sumbernya dari blog saya.

Tanpa link pun, cukup menuliskan ‘nama blog’ saja bagi saya itu sudah merupakan kehormatan. Dan sekali lagi saya tekankan, saya hanya memusuhi blog-blog AGC. Sebab ini adalah salah satu penyebab visitor anda memble dan blog anda kurang baik di mata google.

Fakta tentang blog AGC, yang mungkin anda atau pacar anda belum tahu.

Sekalipun blog anda hebat dengan PR dan DA PA tinggi (terkecuali web besar) bisa saja artikel murni anda terlempar dari page one google akibat blog AGC yang lebih dulu terindeks google.

Kenapa bisa begitu?

Anda mungkin penulis canggih bisa membuat artikel dalam sehari 7 buah, tapi buat AGC 50 artikel perhari bukan hal yang mustahil namanya juga auto-autoan.

Sama halnya seperti saya yang bukan seorang full blogger, hanya kacung kantoran saja. Membuat artikel hanya bisa setelah pulang bekerja. Setelah ajak bermain kucing dan anjing saya, lalu start dari jam 8 malam sampai jam 1 an, itu pun untuk 4 blog, 1 blog bahasa linggis dan 3 Indonesia masing-masing 2 artikel atau 1 saja, gimana sempatnya saya aja kecuali hari sabtu dan minggu saya libur.

Dan bagaimana perasaan anda jika menjadi saya, suatu waktu membuat artikel lebih dari 1500 kata tiba-tiba hilang dari serp google akibat itu tuh yang diatas. Mau marah ama siapa coba?

Dan ‘parasit’ ini juga jangan dianggap remeh apalagi buat kalian yang main adsense, bisa menyebabkan invalid traffic.

Oke sudah dulu curhatnya, kita kembali ke point paling penting..

Bagaimana agar akun DMCA Protection kita bisa jadi Pro atau Premium? 

Jawabannya simple tapi endingnya kurang bahagia, gak seperti kisah-kisah percintaan sinetron.

Cukup Bayar 100 dollar buat setahun, udah coba-coba cari jasa upgrade DMCA (siapa tahu aja lebih murah) ternyata memang gak ada dan arus membayar resmi ke web nya.

Ada potongan diskon tapi hanya berlaku untuk langganan bulanan saja. Intinya mah sama aja deh 11 12 kaya langganan setahun.

Ok sekian artikel saya ini, Terima Kasih buat mbak Indri dan teman-teman yang sudah mampir ke postingan saya, saya doakan semoga blog kalian semakin suksess, makin ngebul pendapatannya makin disayang mamah papah mertua.  😉

Penting:

Artikel ini bukanlah Pedoman dan perlu direvisi lebih lanjut oleh yang lebih paham tentang penggunaan DMCA.

Bagikan:
17 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.