Beratnya Tantangan Mengembangkan Situs Pasang Iklan ala OLX

Anda pernah lihat OLX? Sederhana ya? Ternyata untuk bisa buat situs seperti itu, kompleks.  Bagaimana saya tahu? Karena saya sendiri sudah membuatnya dan merasakan susahnya.

Sejarah situs pasang iklan dapur Uang

Awalnya pada bulan Desember 2015 saya berencana untuk mengembangkan blog saya.  Saya ingin membuat website semacam Tokopedia. Selain bisa memberikan manfaat bagi mereka yang ingin berjualan online, saya pun akan bisa mendapatkan sumber penghasilan baru.

Susahnya membuat sebuah marketplace

2 bulan lebih saya mencari solusi ke sana kemari.  Pada akhirnya saya harus menelan pil pahit, bahwa dengan pengetahuan dan kapasitas finanasial saya, visi saya tidak akan terwujud. Sedih? Ya donk.

Membuat marketplace dengan segala sistemnya seperti Tokopedia sungguh ngejlimet. Salah satu permasalahan yang tidak berhasil saya pecahkan adalah perhitungan ongkos kirim. Jika pengiriman hanya dikalkulasi dari satu titik ke titik lain, solusinya ada di pasaran. Ini biasanya digunakan untuk toko online.

Bedanya dengan marketplace, Anda harus bisa menjawab, bagaimana menghitung ongkir lebih dari 5000 lokasi di Indonesia ke 5000 lokasi lainnya

Satu-satunya cara mungkin Anda harus terhubung dengan Server JNE.  Jika Anda pemain besar, JNE pasti akan bersedia melayani Anda. Akan tetapi jika Anda bukan siapa-siapa, paling hanya akan diacuhkan. Saya sudah mencoba.

Selain itu saya jajal berbagai solusi multi vendor / multi penjual. Setiap hari saya utak-utik agar bisa dijalankan untuk kondisi di Indonesia.  Ditambah lagi produk-produk digital di luar sana itu tidaklah sempurna. Saya harus berkomunikasi bolak-balik dengan developernya.  Untung saya bisa bahasa Inggris.

2 bulan lebih berlalu.  Saya tidak berhasil mewujudukan visi saya. Walaupun akhirnya saya jadi banyak tahu, apa yang tidak bisa.

Beristirahatlah ketika otak sudah stress

Pengalaman hidup saya mengatakan ketika otak sudah stress, maka itu waktunya Anda menarik diri. Jangan paksakan otak bekerja. Ketika otak sudah santai disitulah ia mampu melihat sesuatu yang tidak terlihat sebelumnya.

Dan “Aha!” saya dapatkan ide lain. Buat saja situs pasang iklan. Tentunya lebih sederhana dan tidak perlu pusing hitung ongkir. Setidaknya itu yang saya kira di awal.

Sial, dapat barang ZONK

Kemudahan tetap tidak menyertai saya. Tidak banyak yang menyediakan solusi sistem pasang iklan seperti OLX.  Saya hanya berhasil menemukan satu di Themeforest. Themeforest adalah marketplace untuk produk digital. Dan sialnya ketika saya beli ternyata ZONK. Produknya indah di luar, sampah di dalam. Saya pun kembali ditiup semilir angin stress. Karena harganya tidak terbilang murah bagi saya.

Saya pun bersitegang dengan supportnya. Ia tidak sopan, tidak helpful, hanya pandai membuat naik darah. Kami pun ribut, tentu saja dalam bahasa Inggris.  Saya kasih saja bintang 1 untuk kualitas produk.  Bintang itu akan jadi sinyal bagi calon pembeli lain.

Pengalaman refund di Themeforest

Akhirnya saya melakukan refund ke pihak Themforest.  Di dalam ketidakpastian, apakah klaim saya diterima atau tidak, saya melakukan tekanan kepada pihak developer yang sudah tidak mau memberikan support lagi. Tentu, penolakannya adalah sebuah bentuk pelanggaran pernjanjian, sebagaimana tercantum pada lisensi.  Saya berhak mendapatkan support selama 6 bulan.

Pelajaran yang dapat Anda ambil di sini adalah saat Anda membeli produk digital Anda tidak hanya membeli barangnya, melainkan juga supportnya. Seindah apa pun barang itu, kalau supportnya jelek Anda akan makan hati.  Karena setiap produk biasanya ada bugnya.  Jadi Anda akan perlu dukungan support yang baik.

Saya sarankan carilah developer yang berani menunjukkan wajahnya dan memiliki forum support yang bisa diakses publik. Karena dari situ Anda bisa melihat cara dia atau mereka menangani pelanggan.

Untung saja klaim saya direstui oleh pihak Themeforest, uang saya kembali. Jadi saya tidak terpukul secara finansial. Tadinya saya sempat berpikir, apakah saya melakukan chargeback. Konsekuensinya adalah akun saya di Themeforest akan di blokir, artinya saya tidak bisa lagi mengunduh produk-produk yang sudah saya beli.

Terus bergerak maju di dalam ketidakidealan

Setelah masalah itu selesai, dan waktu saya terbuang, saya cari lagi solusi lain. Ternyata tidak ada yang ideal. Meskipun demikian akhirnya saya beli satu dan kemudian saya modifikasi. Berkat pengalaman-pengalaman ngeblog, saya mengerti koding dan bisa melakukan perubahan yang dibutuhkan.

Saya belajar dari Presiden Jokowi untuk terus bergerak maju, di dalam ketidakidealan. Bp. Jokowi ketika bertemu dengan Presiden Xin Jinping, beliau bertanya, bagaimana caranya Indonesia bisa menjadi besar seperti Cina? Dari sekian jawaban, yang terakhir adalah yang paling sulit, yaitu menyatukan semua partai agar berjalan ke satu tujuan.

Waktu saya baca itu, partai-partai politik di Indonesia sudah terbagi dua KIH dan KMP. Bagaimana mewujudkan visi Indonesia besar dengan stiuasi seperti demikian, pikir saya. Meski situasi terlihat tidak menguntungkan Bp. Jokowi terus jalan dan ternyata seiring waktu KMP pecah dan mereka mulai merapat ke sisi pemerintah. Ini adalah sesuatu yang tidak bisa saya lihat di awal.

Dari situ saya yang sifat dasarnya perfeksionis, mulai mengambil keptuusan, biarlah tidak ideal, asal saya bisa tetap berjalan maju. Ada progress.

Akhirnya selangkah demi selangkah fasilitas pasang iklan di dapur Uang sudah bisa digunakan.  Semoga saja fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh banyak orang.  Jika Anda memiliki barang atau jasa silahkan pasang iklannya di sana. Gratis, mudah dan cepat. dapur Uang tempatnya BERJUBEL – Bertransaksi Jual Beli.

Jangan lupa baca juga: Ketahui 6 Kesalahan Menjalankan Toko Online Ini Untuk Hemat Waktu, Uang Dan Tenaga Anda.

Bagikan:
13 Comments
  1. Supriyantocs

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.