Belajar Dari Mbak Opy, Penderita Kanker Stadium 4

opy

Halo juragan

Sebenarnya hari ini jadwal untuk menulis artikel misteri , tapi lagi lagi kebuntuan melanda otak . Searching simbah google bagaimana cara mengatasi kebuntuan dan mencoba mempraktekkan teorinya tapi hasilnya nihil .

Tiba tiba ada inbok Fb masuk , ternyata dari teman fb yang sudah terhitung teman lama  yaitu dari tahun 2012 .  Ya udah banting stir saja dari menulis artikel misteri ke artikel diary .

Mbak Opy Sofinar , teman yang tadi inbok .  Teman saya yang tegar walaupun dokter ditahun 2012 pernah mendiagnosanya mengidap  kanker stadium 4  .  Sekarang walaupun mbak Opy sudah terbebas dari kanker tapi beberapa bulan sekali mesti check darah serta control ke dokter .

Sebenarnya dulu saya ingin membuat cerita itu dan membukukannya , tapi karena keterbatasan materi membuat janji itu terbengkalai sampai sekarang . Oh ya mbak Opy Sofinar ini saat ini berdomisili di Bristol UK  mengikuti suaminya yang bekerja disana .

Mungkin pembaca Juragan cipir masih ingat tentang Pabrik pesawat terbang ,proyek prestisius Bj Habibie yaitu Nurtanio yang saat ini berubah menjadi PT Dirgantara Indonesia ? ya dahulu suami mbak opy bekerja disana . Tapi saat PHK besar besaran ,membuat  suami mbak Opy harus terbang ke luar negri karena hanya di luar negrinya banyak lapangan pekerjaan yang sesuai dengan basic

Dari mbak Opy saya jadi tau kehidupan orang Indonesia di luar negri .  Adanya anggapan  yang mengatakan bahwa orang Indonesia yang kerja di luar negri adalah  kaya kaya sehingga pulang bisa beli tanah serta membuka usaha tidak sepenuhnya benar .  Suaminya walaupun kerja di pabrik pesawat tetap saja mbak opy juga bekerja part time sebagai tukang cuci piring serta sesekali membuat kue pesanan .

janji

Kisah sedih dimulai pada September 2012 kala dokter memvonis nya menderita kanker .  Berhubung mbak opy tinggal di eropa tepatnya di Bristol United Kingdom .  Maka semuanya free alias gratis . Kok bisa ? Ya itulah keistimewaan negara maju eropa . Dari mulai biaya menginap rumah sakit ,biaya dokter sampai biaya untuk chemotherapy semuanya free . Mungkin ini yang hendak ditiru oleh BPJS , tapi bisakah ?

Selama perawatan ,mbak opy dan saya aktif inbok . Ya mbak opy meminta agar dikuatkan jiwa nya . Saya pun menyanggupi . Jadi konseling dadakan nih .  Sementara 2 anaknya setia menemani mbak opy disaat berada di rumah sakit . Kedua anak yang lucu lucu dan nampak tegar melihat kondisi mamanya yang terbaring sakit .

opy2

Proses demi proses dilalui dari operasi kemudian chemoterapi dilakukan oleh Mbak Opy . Sementara saya berusaha menguatkan jiwanya lewat inbok .  Tak lupa mbak opy juga meminum ramuan sirsak yang didatangkan dari Indonesia sebagai terapi herbal .

Alhamdulilah penyakit kanker yang diderita mbak opy sedikit demi sedikit dapat menghilang . Jadi kalau  mitos bahwa kanker itu tidak dapat sembuh adalah salah besar . Dengan perawatan yang tepat dan intensif maka kesembuhan akan terjadi .

Dari mbak opy lah saya mendapat banyak  pelajaran . Sebagai istri yang harus berbakti kepada suami , sebagai ibu yang harus merawat dan membesarkan kedua anaknya . Dan itu dilakukan oleh beliau , walaupun terkadang kondisi tubuh sangat lelah dan cenderung tidak stabil ..

Diakhir cerita , inilah kisah salah satu teman saya bernama mbak Opy . Semoga ada hikmah yang bisa dipetik .  Insha Allah .

Bagikan:
3 Comments
    • Risman Aji Darmawan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.