Bagaimana Perubahan Website Dari Shared Hosting ke VPS?

Halo teman-teman setia blog juragan cipir, saya mohon maaf beberapa hari terakhir ini tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan teman-teman di forum, di kolom komentar, maupun tidak sempat menulis artikel baru sejak pemindahan blog ini dari shared hosting ke VPS (virtual private server). Simak selengkapnya Blog Juragan Cipir Kembali Menggunakan VPS.

Hal ini dikarenakan saya terpaksa harus cepat-cepat memperbaiki semua perubahan yang terjadi akibat perpindahan web host. Jika saya tidak cepat-cepat mengatasinya, maka teman-teman akan kehilangan banyak fitur yang sebelumnya tersedia di blog ini, misalnya: menulis artikel postingan, register atau membuat akun member baru, terjadinya broken link pada url mantan blogspot, dan banyak lagi gangguan teknis lainnya.

perbedaan-shared-hosting-dan-vps

Sekarang semua kendala teknis sudah kelar dan hanya perlu penyempurnaan sedikit-sedikit sambil terus melakukan penambahan fitur-fitur lainnya seperti upload gambar secara langsung di postingan bagi para member yang ingin menulis artikel di blog ini. Namun untuk saat ini, fitur upload gambar langsung tanpa menggunakan url gambar masih belum tersedia karena masih dalam pengembangan.

Oke, langsung saja saya akan berbagi pengalaman kepada teman-teman tentang apa saja perubahan website dari shared hosting ke VPS.

1. Hilangnya gangguan teknis pada php version

Ketika masih berada di shared hosting, blog ini sering mengalami masalah “Fatal error: Out of memory (allocated…”. Saya mencoba mengatasinya dengan cara meningkatkan versi php di cpanel shared hosting dan masalah selesai. Namun berikutnya masalah muncul lagi, lalu saya tingkatkan lagi versi php. Dan berikutnya masalah muncul lagi, dan begitu seterusnya. Hal ini mungkin dikarenakan memory limit pada shared hosting sudah tidak mampu lagi menangani blog juragan cipir yang banyak menggunakan plugin. Simak juga Cara Mengatasi Fatal error: Out of memory (allocated… di Blog WordPress.

Setelah blog ini berpindah ke vps, masalah tersebut hilang tanpa saya melakukan apa-apa.

2. Member bisa reset password dan register dengan mudah

Pada saat masih di shared hosting, pengguna kesulitan membuat akun member karena mereka tidak bisa login setelah melakukan register. Saya mengatasinya dengan cara menginstal plugin Theme my login agar member baru bisa membuat password sendiri pada saat register.

Selain itu, member lama tidak bisa melakukan reset password jika mereka lupa password. Saya mengatasi hal ini dengan cara membuat menu “Minta password”. Mungkin ini adalah satu-satunya menu yang ada di seluruh dunia maya, karena saya tidak pernah melihat satupun website komunitas di dunia ini yang menyediakan menu minta password. Dengan memasang menu minta password maka tugas saya bertambah, yaitu menjadi tukang bikin password hiks 😀

Namun setelah blog ini berpindah ke VPS, ternyata masalah tersebut hilang sendiri tanpa saya melakukan tindakan apa-apa. Kini member lama bisa mereset password sendiri jika mereka lupa password. Sedangkan member baru bisa login tanpa meminta password ke saya setelah mereka melakukan register.

3. Peningkatan trafik blog yang signifikan

Pada saat di shared hosting, saya merasakan sepertinya trafik blog ini macet alias tidak mau naik meskipun setiap hari puluhan artikel dan thread forum terupdate. Mungkin hal ini dikarenakan blog ini sudah menabrak pembatasan-pembatasan yang berlaku pada server shared hosting sehingga trafik tidak bisa naik, bahkan trafik justru terus menurun dari hari ke hari yang dikarenakan oleh munculnya error error baru yang silih berganti akibat pembatasan server shared hosting.

Namun setelah blog ini berpindah ke vps, saya terkejut melihat trafik blog ini tiba-tiba sangat tinggi dan stabil, padahal saya baru saja mengganti theme blog ini. Apalagi jika saya tidak mengganti theme blog, maka saya yakin trafik blog ini akan lebih tinggi lagi dari sekarang.

Padahal update artikel saya menurun dan teman-teman setia blog juragan cipir juga tidak bisa update artikel di blog ini sejak pemindahan ke vps, namun jumlah visitor online terus tinggi tanpa bergeming sedikitpun. Jika pada shared hosting, ketika visitor online sedang memuncak maka kekuatan web server akan melambat dan jumlah visitor online pun langsung anjlok.

Dan itu yang menjadi penyebab alexa rank serta peringkat website ini terus menurun. Sehingga percuma kita melakukan penambahan artikelsecara  ekstra sampai kepala puyeng jika ternyata trafik tidak mau bertambah gara-gara jatah server untuk website kita telah mencapai limit.

Namun pada vps, hal itu tidak terjadi. Berapapun jumlah visitor online di website kita, mereka akan tetap eksis sampai browsing mereka selesai. Tidak pernah terjadi pembaca gagal membuka blog.

4. Peningkatan earning adsense

Dengan terjadinya peningkatan trafik yang signifikan maka tentu saya pendapatan adsense ikut naik, dan itu sudah pasti. Setelah berpindah ke vps saya melihat earning adsense naik 2 kali lipat dari sebelumnya, padahal saya tidak melakukan optimasi adsense karena sibuk dengan urusan teknis pada website. Saya sedikit menyesal mengapa tidak dari dulu saya mempelajari cara-cara mengelola vps dan memindahkan blog ini ke vps, namun saya menyadari bahwa rejeki ada prosesnya. Berapapun dan bagaimanapun saya syukuri.

5. Plugin TML tidak support dengan VPS

Plugin “Theme My Login” yang digunakan blog ini untuk membuat password bagi member baru tiba-tiba mengalami gangguan setelah berpindah ke vps, yaitu: admin maupun member tidak bisa logout atau keluar dari login yang sebelumnya mereka lakukan.

Namun disisi lain, fitur reset password yang tadinya error pada wordpress shared hosting akhirnya kini bisa bekerja dengan baik di vps, sehingga plugin TML yang tadinya berfungsi untuk menggantikan peran fitur error reset password pada wordpress langsung saya buang. Sehingga jumlah penggunaan plugin menjadi berkurang dan hal itu membantu meringankan beban loading blog.

6. Plugin Frontier Post mengalami gangguan

Setelah berpindah ke VPS, tiba-tiba plugin frontier post yang digunakan oleh para member untuk menulis artikel di blog ini tiba-tiba mengalami gangguan, yaitu: pengguna tidak bisa menulis artikel baru. Saya mengatasi hal ini dengan cara menambahkan kode “Shortcode” pada laman yang biasanya digunakan oleh teman-teman setia blog juragan cipir untuk menulis artikel, sampai pihak pengembang melakukan update sehingga plugin suport dengan vps. Simak juga Konfigurasi Plugin Frontier Post WordPress.

# Untuk sementara hanya ini saja perubahan yang saya lihat akibat perpindahan hosting dari shared hosting ke vps hosting. Sedangkan perubahan-perubahan lain saya belum tahu karena saya baru mengenal vps belum lama ini. Semoga tidak ada perubahan buruk, melainkan perubahan positif. Secara teknis, vps memiliki kualitas server lebih baik dan di atas shared hosting. Sehingga diharapkan perubahan yang terjadi adalah perubahan baik.

Sebagai kesimpulan:

Beberapa fitur website tidak bekerja baik di vps, namun bisa bekerja baik di shared hosting. Begitu juga sebaliknya, beberapa fitur website tidak bekerja baik di shared hosting, namun bisa bekerja baik di vps.

Namun sesungguhnya, semua fitur website mendukung vps dan shared hosting, hanya saja kita perlu menambahkan sendiri kelengkapan yang diperlukan oleh fitur-fitur website yang tidak support di masing-masing server. Karena masing-masing fitur website dibuat oleh pengembang yang berbeda-beda, sehingga kita harus bisa melengkapinya sendiri sesuai keperluan di website kita.

Semoga bermanfaat, jangan lupa simak juga Ngetes VPS di Metroworldhost, Ternyata Cepat Propagasinya.

Bagikan:
24 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.