Baboon, Kera Besar Padang Sabana Afrika

Baboon (Papio anubis) – Baboon (babon/babun) adalah kera besar yang hidup di padang rumput Afrika dan padang pasir gersang Arabia yang sangat luas. Ada lima spesies yang berbeda dari baboon. Semua dari mereka tinggal di Afrika atau Arab. Baboon adalah termasuk di antata beberapa jenis monyet terbesar di dunia, jantan berukuran rata-rata 33-82 pound (15-37 kilogram). Panjang tubuh mereka adalah 20 sampai 40 inci (60-102 cm), tidak termasuk ekor yang panjangnya bervariasi.

Baboon merupakan type mamalia atau binatang menyusui, status mangsa omnivora atau pemakan segalanya, rentang hidup rata-rata di alam bebas mencapai umur 30 tahun Ukuran panjang kepala dan tubuh sekitar 20-34 inchi (60-86 cm), panjang ekor rata-rata 16-23 inchi (41-58 cm), berat badan mencapai 33-82 lbs (22-37 kg). Mereka hidup dalam kelompok yang disebut pasukan (troop).

Tahukah Anda? Baboons menggunakan setidaknya sepuluh vokalisasi suara yang berbeda dan unik untuk berkomunikasi dengan anggota lain dari pasukan mereka.

Baboons umumnya memilih savana (padang rumput yang diselingi pepohonan) dan habitat semi kering, meskipun beberapa dari mereka hidup di hutan hujan tropis.

Tidak seperti monyet pada umumnya, kaki dan tangan babon tidak dapat memegang dan ekornya tidak dapat mencengkeram. Tapi mereka bisa memanjat pohon dengan lincah untuk tidur, makan, atau melihat pemandangan di sekitar. Mereka banyak menghabiskan waktunya di lapangan.

Baboon adalah pemakan oportunistik, mereka menyukai tanaman sehingga menjadi hama yang merusak pertanian di Afrika. Mereka makan buah-buahan, rumput, biji, kulit kayu, dan akar, tetapi juga memiliki selera untuk makan daging. Mereka makan burung, tikus, dan bahkan mamalia besar yang masih muda, seperti antelop dan domba.

Empat spesies babon (yaitu, chacma, zaitun, kuning, dan Guinea) dikenal sebagai baboon sabana. Hewan ini membentuk pasukan yang besar dan terdiri dari puluhan atau bahkan ratusan babun, diatur oleh hirarki kompleks yang mempesona para ilmuwan. Jantan menunjukkan kekuatan fisik untuk mengusir saingan yang berani mendekat dan anggota pasukan lainnya menghabiskan waktunya berjam-jam untuk saling membersihkan kutu dan kulit yang mati.

Spesies kelima, babon hamadryas, mereka tinggal di perbukitan di sepanjang pantai Laut Merah Afrika dan Arab. Babon menyebar di tebing-tebing yang ada penghijauannya di siang hari dan malamnya mereka berkumpul kembali dalam kelompok yang lebih kecil.

Bagikan:
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.