Arti Pentingnya Pendidikan, Keluarga Dan Teman

Pendidikan adalah kegiatan yang sangat penting bagi setiap manusia terutama didunia modern saat ini dengan pendidikan bisa menambah kecerdasan dan ilmu pengetahuan. Pada saat saya daftar difakultas tersebut dengan usia yang sudah agak terlambat yakni sekitar 21 tahun. Sedangkan usia teman-teman saya rata-rata 18 tahun.

Mengapa saya terlambat masuk daftar difakultas tersebut karena dananya untuk keperluan keluarga yang sangat penting, sehingga saya mengalah sementara untuk masuk daftar difakultas tersebut. Setelah urusan keluarga tersebut selesai akhirnya saya bisa daftar di fakultas tersebut.

Bagi saya keluarga adalah segalanya, mereka adalah orang yang paling ikhlas dalam memberikan sesuatu, memberikan saya kasih sayang selama ini dan pada saat saya dalam keadaan apapun mereka tetap selalu mendukungku dan tempat memberikan perlindungan.

Pendidikan adalah sangat penting Meskipun usia saya lebih tua di bandingkan teman-teman saya di kelas tersebut tapi tak menciutkan nyali saya untuk menuntut ilmu di fakultas tersebut di jurusan Teknik informatika.

READ  How to Fail in Learning a Language

Kelas saya ada 14 Mahasiswa dan 13 Mahasiswi salah satu mahasiswinya adalah saya, walupun saya adalah mahasiswi tertua tapi saya juga mahasiswi yang kurang pintar terutama membuat sebuah aplikasi sehingga saya kadang di bantu oleh teman-teman saya untuk membuat sebuah aplikasi karena saya juga ingin terus belajar akhirnya saya sekarang lumayan bisa membuat aplikasi.

Teman-teman saya jika ada yang kurang bisa didalam pelajaran misal kalkulus ataupun bahasa inggris dan minta bantuan kepada saya maka saya juga membantunya. Karena teman-teman juga, saya jadi tahu tempat-tempat yang sebelumnya belum pernah saya berkunjung ke tempat tersebut.

Karena kata kepala jurusan TI mengatakan β€œTetap Bersama-sama walaupun keadaan temannya seperti apa agar bisa lulus semua”. Akhirnya pada tanggal 19 agustus 2014 saya lulus karena perjuangan saya dan ada teman yang membantu saya akhirnya sayapun lulus diploma 3 dengan predikat baik.

READ  Ngeblog Kok Diajak Ngobrol

Walaupun dikomentari seperti apa saja jangan pernah menyerah karena prinsip kita adalah belajar untuk menambah ilmu terutama dibidang pengetahuan dan teknologi seberapapun usia kita, kita tetap harus tetap belajar karena saya pernah mendengar kalimat seperti tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat.

Krestin-YantiPenulis:

Krestin Agus Dwi Yanti

Alamat :

Ds. Mondo-Kec.Mojo-Kab.Kediri(JATIM)

Facebook :

krestin agus dwi yanti

Google+ :

krestin yanti

Gambar Gravatar
Saya hanyalah seorang blogger biasa yang ingin berbagi pengalaman kepada pembaca melalui blog ini. Ilmu yang bermanfaat harus disampaikan kepada orang lain sebelum kita kembali padaNya. Indri Lidiawati

8 komentar

  1. Saya kira ini cerita asli mbak indri karena authornya mbak indri, eh ternyata juga artikel kiriman pembaca.

    1. keren ya mas artikelnya mbak Krestin πŸ™‚ Kapan mas Rudi menulis artikel lagi di blog ini? πŸ˜€

      1. Iya mbak πŸ™‚ memang pendidikan sangat penting untuk kemajuan kehidupan, tapi lebih penting lagi sebuah keluarga..

        kalau itu kapan ya mbak? mungkin kapan-kapa πŸ˜€ mbak ….

        Blog saya artikelnya juga masih sedikit sekali…. hehehe

  2. Mbak Dwi, kalau saya boleh komentar tentang selisih umur 3 tahun antara mba Dwi dengan teman-teman, menurut saya masih sangat wajar, jadi jangan kecil hati ya mba?.

    Jika waktu itu mba Dwi merasa ketinggalan dari teman-teman itu bukan masalah tingkat kecerdasan melainkan mungkin mba Dwi minder karena faktor umur.

    Setahu saya jika anak/orang dah memasuki umur 18 tahun ke atas itu sudah kurang bisa mengandalkan kecerdasan, karena unsur kematangan berfikirlah yang lebih dominan.

    Sobat Blogger Pembaca setia webnya mbak Juragan Cipir, maaf ya ini komentar saya lumayan panjang, he he.

    Selanjutnya, menurut saya jika sesorang umurnya dah 18/lebih itu untuk menangkap materi yang membutuhkan kecerdasan intelektual itu cukuplah sulit, akan tetapi untuk memahami suatu permasalahan akan lebih merasa mudah dan cepat daripada orang yang di bawah 18 tahun. mengapa demikian, alasannya tidak saya sampaikan di sini, takutnya komentarnya terlalu panjang.

    Sedikit lagi deh, boleh kan mbak Juragan?. Mbak Dwi, apa yang mba Dwi dengar itu memang benar bahwa kewajiban seseorang untuk menuntut ilmu itu sejak buaian sampai di liang lahat, jadi tidak ada alasan sedikit pun untuk tidak mencari ilmu.

    Kata para pinter, di atas langit masih ada langit, dan seterusnya sehingga semakin banyak mendapatkan ilmu maka seseorang itu akan semakin merasa bahwa dirinya ternyata masih sangat perlu untuk terus belajar.

    Semoga sobat-sobat Blogger senantiasa mendapatkan ilmu dari yang manfaat dari Yang Maha Mengetahui melalui usaha dan do’a kita masing-masing. Aamiin

    Akhirnya mungkin komentar ini lebih panjang dari artikelnya, bukan maksud nyepam tapi memang jariku bergerak sendiri nih, he he

    1. komentarnya kurang panjang mas syamsu πŸ˜€

  3. he he, jangan begitu dong mba…jadi malu nih

    1. emang keren kok mas, ternyata saya kalah ilmu dalam bersyair πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *