vps murah

Home / Satwa Liar

Selasa, 22 Mei 2012 - 05:44 WIB

Armadillo, Trenggiling Dari Benua Amerika

Armadillo (Dasypodidae) – Armadillo memiliki penglihatan yang buruk tetapi penciuman yang tajam dan cakar panjang untuk menggali tanah. Dari 20 macam dari semua armadilo, satu tinggal di Amerika Latin. Armadillo sembilan lapis baja adalah satu-satunya spesies yang mencakup Amerika Serikat dalam penjelajahan mereka.

Kata Armadillo berasal dari Spanyol yang berarti “satu lapis baja kecil” dan mengacu pada lempeng tulang yang menutupi bagian belakang, kepala, kaki, dan ekor sebagian besar penampilannya seperti makhluk aneh. Armadillo adalah mamalia yang hidup hanya dengan memakai kerang ditubuhnya. Ada juga yang menyebutnya “penyu kelinci”.

Armadillo adalah hewan jenis mamalia atau binatang menyusui, status mangsa omnivora atau pemakan segalanya, rentang hidup di alam bebas rata-rata 12 sampai 15 tahun,ukuran panjang tubuh 5-59 inchi (13-150 cm) dengan berat sekitar 3-120 lbs (85 gram sampai 54 kg) Status perlindungan terancam.

Tahukah Anda? Kecenderungan malang armadillo sembilan lapis baja yang sering tertabrak mobil telah menerima itu julukan “Hillbilly Speed Bump”.

READ  Buaya Reptil Zaman Purba

Tak lepas dari trenggiling dan sloth, armadillo umumnya memiliki moncong lancip atau berbentuk sekop dan mata kecil. Mereka bervariasi dalam ukuran dan warna, dari armadillo 15 cm panjang hingga Armadillo raksasa 1,5 meter panjang. Mereka memiliki warna bervariasi seperti hitam, merah, abu-abu, dan kekuning-kuningan.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, tidak semua armadillo mampu membungkus diri mereka ke dalam cangkangnya. Bahkan hanya tiga armadillo saja yang bisa memutar cangkangnya menjadi bola keras yang mengacaukan calon predator.

Armadillo hidup di habitat yang beriklim sedang dan hangat, termasuk hutan hujan, padang rumput, dan semi gurun. Karena rendahnya tingkat metabolisme mereka dan kurangnya cadangan lemak, hawa dingin adalah musuh mereka dan perubahan cuaca yang melewati batas dapat menghapus seluruh populasi mereka.

Kebanyakan spesies ini menggali liang dan tidur nyenyak hingga 16 jam per hari, mencari makan di pagi dan sore hari seperti kumbang, semut, rayap, dan serangga lainnya. Mereka memiliki penglihatan yang sangat minim dan memanfaatkan rasa penciuman yang tajam mereka untuk berburu. Kaki yang kuat dan cakar depan yang besar dan panjang digunakan untuk menggali, lidah lengket untuk mengekstraksi semut dan rayap dari terowongan mereka. Selain bug, armadillo makan vertebrata kecil, tumbuhan, dan beberapa macam buah-buahan, serta sesekali makan bangkai.

READ  Anjing Tutul Afrika (Lycaon pictus)

Jumlah populasi hampir semua spesies satwa ini terancam punah oleh kehilangan habitat dan perburuan. Banyak masyarakat di Amerika yang mengkonsumsi daging armadilo, yang dikatakan menyerupai daging babi dalam rasa dan tekstur. Saat ini hanya Armadillo sembilan lapis baja yang bisa berkembang dan beberapa spesies lain termasuk Armadillo peri merah muda kini terancam punah.

Share :

Baca Juga

Satwa Liar

Burung Puffin Atlantik (Fratercula arctica)

Satwa Liar

Eastern Brown Snake, Ular Tanah Paling Berbisa Mematikan

Satwa Liar

Fakta Tentang Harimau Benggala di India

Satwa Liar

Amon (Ammonite), Hewan Laut Prasejarah

Satwa Liar

Katak Banteng Amerika (American Bullfrog)

Satwa Liar

Burung Pelagic Kaki Biru di Galapagos

Satwa Liar

Aardvark Binatang Pemakan Rayap

Satwa Liar

Unta Bactrian, Hewan Tangguh di Gurun Asia Timur