Apapun Yang Terjadi, Jangan Berhenti Menulis

Kalian punya blog sendiri? Atau sedang menjadi penulis di web Auto Generated semacam Kompasiana? Apapun platform yang kamu gunakan asalkan berkaitan dengan tulis menulis, tetaplah melanjutkan kegiatan positif tersebut. Karena dengan menulis, ada banyak hal baik yang bisa kita bagi kepada orang lain.

Menjadi penulis adalah pilihan, meski sebagian besar teman saya mengatakan bahwa menulis adalah berkah yang hanya bisa didapat oleh sebagian kecil orang. Saya rasa, perkataan yang demikian hanyalah candaan kecil yang mengindikasikan bahwa menulis adalah hal yang berat.

Sebenarnya tidak seperti itu, menjadi seorang penulis bukan soal bakat atau keberkahan (kendati disebut demikian bisa), melainkan soal keuletan dalam belajar. Saya masih ingat, pertama kali belajar menulis, rasanya seperti hendak menuju Dokter Sunat. Kenapa demikian? Ya karena sangat berat.

Pepatah mengatakan, bahwa, langkah yang paling berat adalah langkah pertama, dan langkah selanjutnya adalah langkah mudah serta ringan. Artinya, melakukan kegiatan, aktivitas, pekerjaan pada pertama kalinya, selalu terasa berat. Kenapa bisa begitu? Karena kita belum menemukan sisi mudahnya.

Menulislah Di Blog Sendiri

Pertama kali saya belajar ngeblog, adalah suatu kesalahan dalam penerapan. Saya membaut blog yang isinya adalah kumpulan artikel yang dihasilkan dari kopi paste. Kamu tahu artinya apa?

Saat itu saya berpikir bahwa menulis di blog bukanlah perkara serius, kalau orang lain bisa melakukan kopi paste, kenapa saya tidak bisa? Lalu saya benar-benar membuat blog kopas tersebut.

Setahun setelahnya, saya benar-benar menyadari bahwa itu adalah kekeliruan, kopas adalah sesuatu yang dilarang dalam dunia tulis menulis, karena masuk dalam kategori plagiat. Setelah itu saya mulai membuat blog baru dan menulis artikel sendiri.

Alamat blog saya adalah mastrigus.com, blog ini saya buat dengan berdarah-darah, saya tidak bisa menceritakan bagaimana susahnya mengembangkan blog hingga mendapatkan pengunjung. Mungkin, Mbak Indri bisa menjelaskannya pada kalian. Atau bagi kalian yang memiliki blog dan sudah mendapatkan pengunjung banyak, bisa menceritakan pengalaman kalian.

Namun ada kesenangan tersendiri mengelola blog yang baru dibuat. Kamu paham bagaimana kesenangan itu datang? ia datang ketika kita mendapatkan pengunjung pertama, atau ketika mendapatkan pengunjung tembus 100 orang, ketika mendapatkan pengunjung hingga 1000/hari. Dan selanjutnya. Apalagi kesenangan itu datang ketika pengajuan Google Adsense diterima oleh Google. Kalau ini rasanya senang banget.

Selain itu, belajar menulis di blog sendiri adalah pilihan jitu sebelum kita menulis di blog orang lain sebagai penulis tamu. Katakanlah tulisan saya ini, saya sangat pede bisa menulis di blog legend ini, meski sebenarnya, tulisan ini belum tentu diterima karena pertimbangan dari si empunya. Tapi tidak apa-apa, yang penting saya percaya diri bisa menulis di sini.

Bagi kalian yang masih belajar menulis dengan baik dan benar, misalkan masih belajar bagaimana meletakkan kata “di” yang tepat, memakai blog sendiri adalah pilihan tepat. Karena jika salah menulis, bisa jadi dibenarkan oleh orang lain.

Maka jangan bingung memilih tempat untuk mencurahkan segala rasa yang ada di hatimu. Buatlah blog dan mulailah untuk menulis.

Konten Adalah Raja, Itu Benar Sekali

Pernah kan kalian mendengar kata pepatah yang sering berseliweran di blog ini “content is the king“. Ini adalah kalimat sakti yang sudah saya buktikan sendiri. Bahkan Mbak Indri sudah mengulas tuntas maksud dari kalimat ini. Setidaknya pernah ia ulas ketika ia masih aktif-aktifnya di Juragan Cipir (ayolah mbak aktif lagi, berikan ilmumu pada kami).

Saya bisa mendapatkan bayaran dari Google karena rajin menulis, setiap hari saya menulis 2-3 artikel, itupun kalau sedang tidak sibuk di dunia nyata ya. hehehe.

Apa yang terjadi saat kita berhenti menulis?

Akan ada banyak efeknya kawan, ini beberapa yang saya tahu berdasarkan pengalaman saya:

  1. Trafik pengunjung turun. Efek yang sangat jelas, karena beberapa kali saya kehilangan pengunjung karena jarang membuat artikel. Lagian siapa yang mau berkunjung kalau tidak ada artikel baru.
  2. Rank Alexa Turun. Ini akibat buruk dari berhentinya aktivitas menulis. Beberapa blogger mengatakan jika Penyebab Alexa Rank turun karena berpindah ke AMP HTML. Itu tidak benar, karena sebenarnya ia turun karena blog tidak banyak yang mengunjungi. Salah satunya karena tidak ada artikel baru
  3. Pendapatan Menurun. Yes, ini salah satu efek yang paling mek jleb ketika kita mengharapkan penghasilan dari blog. Tidak menulis berarti blog tidak update, blog tidak update tidak dapat pengunjung, tidak dapat pengunjung berarti iklan turun. Iklan turun penghasilan juga turun. Benar-benar komplek.

Nah oleh karena itu, sesibuk-sibuknya kalian beraktivitas, jangan sampai lupa untuk menulis. Apapun kondisinya, jika kita masih punya kesempatan untuk menulis, maka menuliskan. Bagi saya, menulis bukanlah tujuan, namun kehidupan. Jika saya menulis, membuktikan bahwa saya hidup. Untuk itu saya terus menulis.

Sekian dan terimakasih.

Bagikan:
3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.