Anak Terjatuh ? Jangan Panik Pakai Hansaplast Spray

Pertolongan pertama pada saat terjatuh pastinya dengan menggunakan antiseptik. Pada saat tiba tiba anak terjatuh dan menimbulkan luka pasti kita sebagai ibu kebingungan. Pertolongan pertama bisa dilakukan dengan cara menghentikan pendarahan terlebih dahulu lalu membersihkan luka tersebut dengan air bersih dan melakukan pemberian antiseptic sebelum menutup luka dengan plester. Lalu sebenarnya bagaimana sih pemberian antiseptic ketika anak terjatuh ?

Antiseptik memang berfungsi untuk membersihkan luka dari kuman dan bakteri. Antiseptic digunakan karena pemakaian obat merah yang sudah tidak dianjurkan. Kita juga harus mengetahui sebenarnya apa saja macam macam antiseptik,Rivanol bukan obat luka melainkan obat kompres. Jadi jangan salah ya dalam memilih antiseptik. Ada beberapa macam antiseptic yang perlu kita ketahui sebagai berikut.

Pertama, alkohol sebenarnya cukup baik untuk antiseptic dan efektif membunuh kuman namun alkohol itu sendiri akan bekerja ketika belum menguap. Artinya apa ? Artinya alkohol memiliki kekurangan setelah menguap memiliki efek dari anti septiknya hilang sehingga alkohol membuat luka semakin menjadi perih. Selain alkohol ada juga Chlorhexidine, Chlorexidine juga bisa digunakan sebagai obat kumur dan pembersih wajah.

Chlorhexidine termasuk jenis antiseptic yang bisa digunakan untuk perawatan atopic yang dioleskan langsung ke luka atau kekulit sebelum operasi untuk mencegah infeksi secara proaktif. Chlorexidine merupakan larutan antiseptic yang sudah dilaporkan didalam riset bahwa tidak bisa mematikan sejumlah bakteri dan jamur. Artinya jika terjadi pada luka yang sedang dihinggapi bakteri atau jamur yang resisten maka luka akan sulit sembuh dari infeksi.

Sifat chlorhexidine yang bening seperti alhohol dengan larutan bening tersebut mmbuat kita tidak bisa melihat apakah luka sudah tertutup obat apa belum sedangkan larutan yang nggak bening akan kelihatan. Kemudian ada juga Idophor, Antiseptik yang sering kita kenal. Antiseptik idophor ini digunakan untuk pengobatan topikal untuk kulit dalam mencegah infeksi.

Keunggulan dari jenis antiseptic ini karena berwarna dan kita bisa melihat ketika memakai idophor apakah luka benar benar tertutup oleh obat atau tidak. Jenis antiseptic lainnya seperti peroksigen adalah jenis yang paling umum. Biasanya digunakan untuk membersihkan luka dan mendisinfeksi kulit dan juga biasanya digunakan sebagai obat kumur. Selain Peroksigen ada juga fenol yang digunakan terutama sebagai antiseptic kulit dan bisa ditemukan dalam sabun dan scrub obat. Selain fenol juga dapat digunakan dalam obat kumur dan pelega tenggorokan.

Jenis antiseptik kelima yaitu senyaa quartener yaitu sekelompok bahan kimia yang digunakan dalam antiseptic yang biasa untuk mensterilkan kulit sebelum operasi. Mereka juga dapat digunakan untuk pengawet dalam obat tetes mata. Nah, sudah tau kan jenis jenis antiseptic apa saja? Daripada bingung menggunakan jenis antiseptik, Ketika anak terjatuh kita bisa menggunakan Hansaplast Spray untuk pertolongan pertama.

Hansaplast mengeluarkan antiseptic yang digunakan sebagai pembersih luka yang praktis dan modern. Selain lebih praktis karena bentuk botolnya yang kecil, Ini cocok juga untuk sebagai pelengkap dikotak P3K. Hansaplast spray ini sangat membantu mencegah dan mengatasi infeksi.

Cara memakai Hansaplast spray dengan menyemprotkan 10cm di area luka infeksi dan ulangi jika perlu serta tepuk tepuk secara lembut di area yang telah kering. Cukup mudah kan mengapliaksiannya, Perlu banget negstok Hansaplast spray dirumah untuk pertolongan pertama saat anak terjatuh.

Bagikan:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.