Alasan Saya Memilih Shared Hosting

Beberapa teman-teman blogger banyak yang bertanya ke saya: Mengapa mbak Indri kok menggunakan shared hosting, mengapa kok tidak memilih VPS saja?

Seperti kita tahu, shared hosting merupakan hosting untuk website milik blogger kelas bawah hingga kelas atas. Shared hosting adalah web server yang terkoneksi dengan internet dan digunakan secara bersama-sama oleh beberapa domain. Sehingga masing-masing domain terpengaruh terhadap domain lainnya, misalnya: jika ada domain tertentu yang super sibuk maka domain lainnya akan terpengaruh sehingga sering dikatakan server sedang down.

Alasan Saya Memilih Shared Hosting

Sedangkan VPS adalah hosting untuk blogger kelas menengah ke atas. VPS atau Virtual Private Server adalah sebuah server hosting dimana pengguna VPS tersebut seakan-akan memiliki hosting sendiri karena memiliki kontrol penuh sesuai dengan keinginan mereka. Setiap pengguna diberikan resource masing-masing sehingga seramai apapun trafik blognya tidak akan mengganggu pengguna lainnya. Sehingga tentunya VPS tidak mudah down serta kecepatan loading blog juga makwuss 😀

Tapi kenapa saya memilih shared hosting?

1. Pertama adalah karena saya belum tahu apa yang namanya VPS ketika memigrasi blog ini dari blogger ke wordpress sekitar sebulan lalu. Silakan simak Blog Juragan Cipir Resmi Migrasi ke WordPress Self Hosting. Saya ngerti VPS setelah memindah blog ini dari hosting blogger ke self hosting. Beberapa hari kemudian saya baru tahu kalau ada yang namanya VPS 😀

READ  Sub Domain vs Sub Direktori – Mana yang lebih baik untuk SEO?

2. Kedua adalah karena harga VPS lebih mahal daripada shared hosting, dan harganya masih di luar jangkauan saya. Selain itu, saat ini blog Juragan Cipir belum saatnya memerlukan VPS karena shared hosting masih ngatasi 😀

3. Ketiga adalah karena saya tidak tahu cara mengoperasikan VPS, sehingga saya harus menyewa 2 buah VPS agar pihak server saya saat ini (teamworks.co.id) bisa membantu saya menanganinya. Itu berarti saya harus membayar 2 kali lipat. Seperti kita tahu, pengelolaan VPS diluar tanggung jawab pihak server atau unmanaged, sehingga bagi blogger yang belum tahu cara mengelola VPS harus meminta bantuan pihak server untuk melakukan backup dengan cara membeli 2 buah VPS, satu untuk pihak server dan satu untuk kita.

READ  Blog Juragan Cipir Ternyata Melenceng Dari Tujuan Awal

Sedangkan shared hosting, pihak server akan teus menerus mem-backup blog kita sehingga kita tidak khawatir jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan kita dalam mengelola blog yang berakibat blog kita terhapus.

Itu saja 3 alasan utama saya menggunakan shared hosting. Boro-boro VPS, shared hosting aja saya masih bingung cara mengelolanya di cpanel jika tiba-tiba website ngeblank gara-gara saya salah menambahkan script 😀

Jangan lupa teman-teman simak juga Puyeng Mikirin CTR Adsense? Siapkan Air di Panci Kecil.

Gambar Gravatar
Saya hanyalah seorang blogger biasa yang ingin berbagi pengalaman kepada pembaca melalui blog ini. Ilmu yang bermanfaat harus disampaikan kepada orang lain sebelum kita kembali padaNya. Indri Lidiawati

28 komentar

  1. Wah, dapat ilmu lagi nih. Saya sering beli VPS yang murah dengan spek jelek tapi cuman untuk jalanin software dan aplikasi tertentu. hehe

  2. Apa lagi saya mbak, seperti saya paling cupu masalah ini haha. Belajar ngeblog aja masih baru-baru ini aja cuma baca2 :3

    1. ntar pasti juga bisa jadi master ya mas Nino 🙂

  3. maaf oot ,,betewe tampilane silau ndek mripat mbak xixixii,,, suwe gak mampir 😀

    1. Makasih sarannya mas adam, sudah saya kurangi silau linknya 😀

  4. Sama mbak, saya juga belum ngerti. masih belajar menguasai yang self hosting dulu.
    Oh iya, warnanya ada yang berbeda nih kelihatanya 😀

  5. Sekedar berbagi pengalaman, pada saat saya menggunakan wordpress self host pada shared hosting (hosting luar) dan ketika pengunjung harian mencapai 17 K, server sering down sehingga potensi penghasilan pun menurun. Melirik-lirik paket yang lebih besar namun kalau masih shared hosting rasanya percuma saja.

    Dari situ saya mengenal yang namanya VPS, walau masih asing bagi saya tapi saya tetap semangat belajar dan terus penasaran dan pada akhirnya saya beli paket VPS yang murah dengan RAM 512, CPU 1 GB, dengan harga cukup 5 USD perbulan, setelah bermigrasi server tak pernah down dan pengunjung terus meningkat. Dan hingga saat ini saya upgrade hingga RAM 2GB dengan biaya empat kali lipat tapi trafik juga naik 4 kali lipat. Semua tertutup dengan earning yang juga meningkat.

    Sekian, semoga bermanfaat

    1. wah bermanfaat sekali nih mas sharing pengalamannya, pihak server juga menyarankan bahwa pada akhirnya saya juga harus pindah ke vps 😀 makasih banyak penjelasannya 🙂

  6. afrid ngga ngerti yg kayak gini…, tingkat tinggi kayaknya nih ilmunya

  7. nyimak aja dah juragan 😀

  8. Mbak Indri yang sudah master saja masih bingung, apa lagi saya mbak WP aja ga tahu. Maklum baru belajar jadi masih setia blogspot yang mudah dioperasikan dan gak ribet, hehehe..

    1. semoga kita bisa jadi master ya mas Sigit, biar apa aja bisa nantinya 😀

  9. untuk blog juragan aja milih shared hosting karena masih ngatasi apalagi milik saya mbk, kayaknya gak perlu beli hosting karena nebeng di blogspot aja masih nyaman. hehee

    1. biar ngatasi harus segera dipindah ke self hosting mas Budi 🙂

  10. Masih belajar ngeblog pake self hosting, kapasistas hanya 500MB dan Bandwith 10GB sebulan, karena visitor masih sedikit jadi aman2 aja, gak tau kalo besuk udah berkembang mungkin baru cari-cari info VPS 😀

  11. Alasan saya pakai shared hosting kira-kira juga sama dengan mbak Indri … biayanya masih terlalu besar buat saya … Semoga ke depannya saya bisa menyewa VPS mbak … Doanya ya mbak … ? 🙂

    1. semoga kedepannya kita sama2 bisa menyewa VPS mas Fanir, amin 🙂

  12. klo sy masih setia dgn shared hosting dari sponsor 😀 #lebihparah
    tapi setidaknya sy tidak perlu pusing2 buat bayar bulanan hosting

    1. wah sama donk mas kayak saya jadinya hehehe 😀

  13. Gambar Gravatar Nilo Catur Nugroho berkata:

    kalo ane mah masih pake hosting yg gratisan 😀

  14. Saya juga pakai shared hosting dan belum genap setahun mbak, hehehe… dulunya ngeblog di hosting gratisan wordpress. com 😀

  15. Awalnya saya juga pake Shared Hosting. Tapi karena shared hosting kurang mumpuni dan mahal, sehingga saya tidak kuat melanjutkan kontraknya.

    Maka saya migrasi ke VPS DigitalOcean dengan harga $5 USD perbulan. Awalnya gak tau cara menggunakannya, tapi karena trial and Error sambil baca-baca tutorial. Akhirnya bisa.

    Sampai saat ini Klik For Klik di host dari DigitalOcean

    1. keren… saya gak bisa karena gak berani nyoba 😀

  16. seo banget blog y juragan ajarin seo dong 😀

  17. pake hosting yg gratisan ja gan

  18. saya juga masih menggunakan shared hosting karena visitor belum terlalu banyak hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *