Akun AdSense di Banned, Sakitnya Tuh Disini…

Pada kesempatan kali ini Saya tidak membahas tentang foto, gambar ataupun tentang Photoshop. Kali ini Saya mau curhat kepada teman semua, sebuah pengalaman pahit yang Saya alami kemarin. Sebuah pengalaman yang Saya yakin tidak ingin dialami oleh teman-teman semua, pengalaman yang paling Saya takuti dan tidak sedikitpun Saya lakukan hal yang membuat pengalaman pahit ini menimpa Saya.

Sesuai dengan judul diatas, pada tanggal 18 kemarin akun AdSense Saya resmi di banned oleh google. Ketika Saya membaca email pemberitahuan tersebut, Saya merasa tidak percaya hal ini terjadi, sampai-sampai browser yang Saya gunakan Saya refresh lalu saya periksa kembali email tersebut dan ternyata akun Saya memang dinonaktifkan oleh Google.

post01

Entah apa yang Saya rasakan, disaat Saya sangat bersemangatnya memposting artikel pada blog Saya, yang biasanya Saya memposting tiga hari sekali tapi sudah seminggu terakhir ini Saya mempublish dua bahkan tiga artikel dalam sehari. Mungkin menurut teman-teman semua mempublish tiga artikel sehari adalah hal yang biasa, tapi artikel yang Saya publish ini adalah tentang Photoshop yang dimana topik ini sangat sulit untuk menemukan ide baru dalam mencari bahan yang akan dipublish. Kebayangkan bagaimana sakitnya? disaat Saya merasa girang karena Alexa Rank blog Saya semakin ramping dan pengunjung blog Saya semakin meningkat, disaat itu pula Saya menerima kenyataan akun AdSense Saya di banned.

Dibanned oleh google rasanya seperti di minta cerai paksa oleh isteri tercinta kita. Disaat kita lagi giat-giatnya bekerja sampai-sampai tidak kenal siang malam tapi tiba-tiba suatu hari saat kita pulang kerumah didapati isteri kita tidak ada dirumah, yang ada hanyalah sepucuk surat di atas ranjang kamar yang isinya sebuah pernyataan cerai paksa oleh pihak isteri.

Betapa terkejutnya Saya di saat menerima kenyataan yang pahit ini, dicerai paksa setelah Saya bersusah payah mempersiapkan segala sesuatu sebelum melamar dan mengalami beberapa kali penolakan namun tidak ada kata menyerah sampai pada akhirnya Saya diterima dengan Syarat berjanji kepada diri Saya sendiri untuk lebih rajin bekerja tanpa mengenal putus asa.

Apapun yang inginkan oleh isteri Saya, Saya berusaha untuk memenui permintaanya, meskipun apa yang diberikan olehnya tidak sebanding dengan apa yang Saya lakukan kepadanya.

Malam itu juga Saya lakukan banding kepihak google melalui link yang disertakan dalam email tersebut. Saya lengkapi form yang ada pada halaman banding tersebut dengan seksama lalu Saya kirim dan berdo’a semoga Allah mengabulkan do’a Saya untuk mengembalikan status keaktifan akun AdSense Saya.

Sekarang yang tertinggal hanyalah slot kosong pada blog Saya yang tadinya adalah tempat menari-narinya iklan AdSenseΒ yang Saya saksikan beberapa jam lalu. Hanya kemurungan yang terukir di wajah ini setelah hal buruk yang menimpa akun Saya.

Namun Saya tersadar dari kemurungan Saya ini, Saya ingat akan tujuan utama Saya dalam mendirikan blog ini. Saya mengambil sebuah niche yang Saya sendiri pun belum menguasainya, namun rasa ingin terus belajar yang membuat Saya untuk mengambil keputusan belajar sambil mempublish apa yang Saya pelajari. Kenyataan yang Saya alami adalah minimnya ilmu pengatahuan masyarakat tentang Photoshop khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk itulah Saya ingin membangun blog Photoshop dengan bertujuan untuk mencerdaskan bangsa ini.

Untuk teman-teman yang pernah mengalami hal yang saya dengan yang Saya alami, pesan Saya jangan pernah menyerah untuk terus memposting artikel yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Sadarilah, rezki kita sudah ditentukan oleh Allah, jadi jangan khawatir dan jangan menyerah untuk melakukan hal terbaik karena sesungguhnya tidak ada usaha maksimal yang sia-sia. πŸ™‚

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain…”

Happy Blogging…!!!

Jangan lupa simak jugaΒ Tips Membuat Gambar Header Pada Blog.

Penulis : Rahman Batopie

Bagikan:
47 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.