8 Alasan Mengapa Blog Saya Selalu Ditolak Google AdSense?

Sebagai seorang blogger sejati, pasti menginginkan menjadi publisher dari google AdSense. Google AdSense merupakan program gratis dari pihak google yang dikhususkan bagi publisher situs untuk memperoleh dolar secara cuma-cuma. Prinsipnya yaitu pihak google dan pengiklan akan menempatkan iklan mereka di situs-situs yang memiliki kualitas tersendiri dan unik.
Saat ini banyak para blogger yang berbondong-bondong untuk mendaftar GoogleAdSense, namun banyak juga diantara pendaftar itu yang bingung bahkan ditolak mentah-mentah oleh pihak Google AdSenses dengan banyak alasan. Mendaftar GoogleAdSense bisa dibilang susah-susah gampang, tinggal bagaimana kepatuhan kita terhadap kebijakan program GoogleAdSense.

Berikut ini bebeberapa list item yang akan memberikan alasan mengapa banyak blogger yang ditolak oleh Google AdSense saat registrasi.

1. Blog Anda masih baru dan belum terindeks mesin pencari Google

Jika blog Anda masih baru biasanya memerlukan waktu 1×24 jam untuk muncul dan terindeks di mesin pencarian google. Jika URL blog Anda sudah masuk dan terindeks berarti blog sudah resmi terdaftar di pihak google dan anda resmi menjadi publishernya. Banyak sekali publisher situs web termasuk blogger yang masih baru ingin buru-buru didaftarkan ke GoogleAdsense, padahal sebelum mendaftar harus mengetahui program kebijakan GoogleAdsense agar mudah diterima.

Sebaiknya jika blog anda masih terbilang baru di buat, maka langkah tepat yang harus anda lakukan yaitu memperbanyak jumlah artikel tulisan, serta pengelolaan blog yang konsisten untuk mendapatkan trafik pengunjung yang memadai. Umumnya para blogger mendaftarkan blognya ketika artikel sudah memadai dan banyak pengunjung yang merayapi mesin pencari di artikel yang dibuat.

2. Jumlah artikel di blog masih sedikit

Jumlah artikel di blog yang masih sedikit terbukti mempengaruhi proses persetujuan pihak Google AdSense nantinya. Maka sebaiknya anda maksimalkan terlebih dahulu jumlah artikel di dalam blog anda. artikel yang dibuat sebaiknya fokus pada satu topik pembicaraan, misalnya pada blog saya ini hanya fokus membahas topik seputar “Google AdSense” dan tidak membahas topik lainnya. Semakin artikel itu fokus membahas satu topik, maka itu akan menjadi personal branding blog artinya blog tersebut memiliki keunikan tersendiri dibandingkan blog lainnya. Membangun personal branding artikel sangat penting untuk meyakinkan pihak GoogleAdSense bahwa anda adalah orang yang konsisten. Saran bagi blog pemula untuk memperkaya isi tulisan di blog minimal 500 kata dalam tiap postingnya.

3. Malas menulis dan blog tidak diperbarui (up to date)

Malas menulis dan blog tidak sering diperbarui biasanya dialami oleh banyak blogger. Analoginya begini, jika anda mempunyai motor dan tidak di tune up atau dirawat setiap bulannya apa yang terjadi? maka bisa jadi motor anda tersebut akan mudah rusak, serta banyak permasalahan fisik maupun non-fisik di mesin motor anda tersebut. Sama halnya dengan blog harus diperbarui supaya enak dilihat, membuat orang lain nyaman dan termasuk kemampuan menulis harus terus diasah supaya lebih tajam dan menghasilakan karya-karya yang berguna bagi orang lain. Tentunya akan mendapat nilai plus tersendiri dari pihak google terhadap kelengkapan konten blog yang dimiliki. Maka dari itu, mari memulai menulis terlebih dahulu, dan jika kita rajin menulis maka dolar dari Google AdSense akan datang dengan sendirinya.

4. Isi konten artikel menyalahi kebijakan GoogleAdSense

Penting diketahui bersama bahwa isi konten yang termuat dalam posting blog/situs harus sesuai dengan Kebijakan Google AdSense dan tidak boleh dilanggar. Pihak GoogleAdSense sangat membenci oknum yang memasang dan menempatkan iklan AdSense pada konten berbau kekerasan, konten perjudian, tautan gmail, pop up, serta konten dewasa yang mengandung unsur pornografi dan diskriminasi rasial. Isi konten artikel yang menyalahi kebijakan Google AdSense biasanya artikel hasil plagiat atau karya pelanggaran Undang-Undang hak cipta, serta artikel yang memuat konten penipuan, penggunaan perangkat lunak tertentu yang membahayakan bagi pengiklan.5. Terdapat banyak eksternal link yang menyalahi kebijakan GoogleAdSense
Banyak para blogger yang memasukkan link dan keyword (kata kunci) di dalam blognya yang tidak sesuai dengan topik pembicaraan. Hal seperti ini sangatlah dibenci oleh pihak google. Sebaiknya ketika anda menempatkan link keluar pada postingan artikel di blog, maka menautkan link keluar disesuaikan dengan topik yang sedang dibahas. Contoh: di point ke-4 di atas, publisher menautkan link keluar “kebijakan Google AdSense” sebab sedang membahas seputar kebijakan Google AdSense dan tentu link itu digunakan untuk mempertegas isi artikel dan meyakinkan kepada pihak google terkait kualitas artikel tersebut.

6. Sudah pernah di non-aktifkan atau di banned oleh pihak Google AdSense

Jika sebelumnya blog/situs anda pernah di banned oleh pihak Google AdSense dengan alasan menyalahi kebijakan program AdSense, anda bisa mengajukan banding Google AdSense dengan mengisi formulir pada menu earning/penghasilan di dalam blog anda. Caranya: Masuk ke dasbord blog, lalu cari dan klik menu earning/penghasilan, kemudian anda akan diantar ke dasbord Google AdSense yang dibanned. Selanjutnya klik “learn more” dan isi formulir “Banding Google AdSense”. Berdasarkan pengalam sendiri, bahwa ketika sudah melakukan banding di Google AdSense tetap saja blog dibanned, tapi sebaiknya anda perlu mencobanya, barangkali anda beruntung dan akun google AdSense anda kembali diaktifkan oleh pihak Google. Jika ternyata banding Google AdSense ditolak, sebaiknya anda memeriksa ulang isi konten di blog Anda dan segera memperbaikinya. Anda juga dapat resummit Google AdSense untuk pendaftaran ulang.

7. Artikel, Gambar, dan Video di blog anda melanggar hak cipta

Pihak google sangat menghargai hak kekayaan intelektual (hak cipta). Google sangat membenci publisher blog yang mengambil artikel, gambar, serta video yang melanggar hak cipta. Melanggar hak cipta merupakan bentuk kejahatan intelektual dan merampas hak orang lain melalu karyanya. Maka dari itu, pastikan sebelum menulis artikel, memasang video dan gambar cek terlebih dahulu sumber dan apakah karya-karya itu aman dan memenuhi kebijakan program AdSense).

8. Blog terlalu berat, tampilan blog yang susah dipahami oleh pengunjung

Loading Blog terlalu berat juga terbukti mempengarui proses pendaftaran Google AdSense. Termasuk tampilan blog yang meliputi menu navigasi, widget-widget, serta link keluar yang bermasalah.

     Rekomendasi:

  • Kuasai dan tulis artikel sesuai passion anda
  • Jika sampai selama ini anda selalu ditolak Google AdSense, maka segera perbaiki kesalahan-kesalahan yang anda lakukan dalam mengelola blog selama ini.
  • Tetap sabar dan optimis bahwa suatu hari nanti Google AdSense akan memberikan yang terbaik kepada blog kita dengan catatan kita harus mengikuti panduan dan kebijakan Google AdSense.
Bagikan:
7 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.