5 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Saat Proses Propagasi DNS Sedang Berlangsung

Propagasi DNS atau disebut juga pointing, atau juga integrasi, adalah sebuah proses penggabungan antara domain dan hosting pada sebuah situs web. Propagasi DNS ini biasanya terjadi ketika sebuah website sedang berpindah server atau sebuah domain baru hendak digabungkan dengan hosting untuk membuat sebuah website.

Pada saat proses propagasi ini domain akan berusaha mengarah ke sebuah server hosting melalui ISP (internet service provider) dan kemudian  menyebar ke semua komputer yang terkoneksi dengan internet, dan biasanya hal ini memakan waktu hingga 72 jam untuk bisa terhubung secara sempurna dalam jaringan. Pada saat proses propagasi DNS ini website bisa disebut belum sepenuhnya aktif.

iklan-adsense-musiman

Pada saat propagasi dns ada beberapa hal yang terjadi pada website tersebut. Berikut ini hal-hal yang terjadi pada sebuah website ketika sedang dalam proses propagasi DNS (propagasi domain name server).

1. Website tidak bisa diakses

Website tidak bisa diakses oleh komputer maupun perangkat lain yang terhubung ke internet atau dengan kata lain, website tidak bisa dibuka. Website ini nantinya akan mulai bisa mulai dibuka oleh beberapa komputer yang terkoneksi dengan internet secara bertahap, dan baru akan bisa dibuka oleh semua komputer di seluruh dunia jika masa propagasi DNS telah selesai 100% yang biasanya memakan waktu 72 jam.

READ  Bahan Bakar Yang Digunakan Seorang Blogger Ketika Ngeblog

Untuk mempercepat proses propagasi secara lokal alias agar website bisa dibuka oleh komputer milik anda sendiri, silakan baca Cara Mempercepat Proses Propagasi Domain Name Server.

2. Website tidak bisa dishare ke media sosial

Pada saat propagasi DNS website tidak bisa dibagikan ke jejaring sosial seperti facebook, Google+, Twitter, dll dengan sempurna, misalnya: judul postingan, gambar dan deskripssi blog tidak bisa tampil di jejaring sosial, melainkan hanya URL saja yang tampil di jejaring sosial. Hal ini dikarenakan jejaring sosial tidak bisa mendeteksi adanya sebuah “website aktif” pada URL tersebut. Maka hanya akan tampil url saja tanpa ada judul pos, deskripsi maupun gambar postingan yang dishare.

3. Mesin pencari tidak bisa menemukan halaman baru

Ketika anda menulis artikel baru pada website yang sedang mengalami propagasi DNS, maka mesin pencari tidak bisa mengindeks artikel baru tersebut meskipun kita men-submit url postingan baru tersebut ke mesin pencari/ webmaster tools. Hal ini dikarenakan mesin pencari tidak menemukan adanya sebuah hosting yang terkait dengan url domain yang anda submit, sebab url domain tersebut belum terhubung ke server hosting.

READ  Cara Memasang Widget Alexa Site Info di Blog Paling Mudah

4.  Iklan adsense tampil tidak relevan

Jika anda memasang iklan adsense di website yang sedang dalam proses propagasi DNS, maka iklan adsense tidak bisa tampil relevan atau bahkan tidak bisa tampil untuk beberapa halaman postingan. Hal ini disebabkan karena perayap adsense belum bisa merayapi website tersebut secara menyeluruh. Seiring berjalannya waktu perayap adsense akan merayapi masing-masing halaman dan mulai menampilkan iklan yang relevan.

5. Pemilik website cemas dan gelisah

Pada saat propagasi DNS sedang berlangsung, biasanya pemilik website tersebut cemas dan gelisah karena websitenya tidak segera mendapatkan visitor, kecuali hanya bisa menunggu propagasi selesai. Apalagi jika pemilik website tersebut seorang publisher adsense, maka mereka biasanya akan terburu-buru ingin melihat websitenya dibaca oleh pengunjung dan kemudian mendapatkan earning yang banyak.

Demikian pengalaman yang bisa saya sampaikan buat teman-teman setia blog juragan cipir tentang apa-apa yang terjadi ketika sebuah website sedang mengalami propagasi DNS. Semoga bermanfaat dan jangan lupa simak juga Ngetes VPS di Metroworldhost, Ternyata Cepat Propagasinya.

Gambar Gravatar
Saya hanyalah seorang blogger biasa yang ingin berbagi pengalaman kepada pembaca melalui blog ini. Ilmu yang bermanfaat harus disampaikan kepada orang lain sebelum kita kembali padaNya. Indri Lidiawati

14 komentar

  1. baru tau yang seperti ini :-), untung mampir ke blog ini hehe

  2. saya sebenarnya ingin pindah hosting mbak, cuma karena kuatir tentang proses pemindahan database jadi belum pindah hosting. yang kemarin sempat error-error itu pindah hosting ya mbak Indri?

    1. kemarin saya minta bantuan sama pihak server mas ziuma, jadi kita gak perlu repot2 mikirin database hehe 😀

      1. maaf mbak Indri boleh nanya ya,

        mbak Indri kan memakai hosting metroworldhost, tadi saya kunjungi websitenya harga Lite VPS nya mulai 59 ribu/bulan. itu beneran ya? kalau dibayar bulanan atau tahunan apakah sama?

        soalnya begini mbak, hosting tempat saya pas iklannya 38 ribu/bulan tetapi karena saya bayar bulanan jadi 76 ribu/bulan. malahan sekarang dinaikkan lagi.

        kayaknya lebih murah di metro world host dan aksesnya cepat, tetapi kalau memindahkan server dari tempat saya ke metroworldhost apakah bayar jasanya lagi?

        maaf mbak, sekalian nanya sama curhat he he he

        1. Harga di metroworldhost tersebut benar adanya, dan kalau mau pindah server ke mwtroworldhost sebaiknya menunggu kalau pas ada promo biar agak murah 😀

          Kalau kita gak bisa memindah sendiri kita bisa meminta bantuan tim support, dan tentang gratis tidaknya silakan tanyakan kmelalui chat online, setahu saya gratis 🙂

  3. Semua hal negatif itu tidak akan terjadi jika dilakukan dengan cara cerdas, yaitu jangan buru2 dimatikan server/hosting yang lama, cukup backup n restore di server baru. Tunggu kira2 3 hr baru matikan hosting lama. Dg cara ini gak akan kehilangan trafik ataupun yag lainnya.

  4. makasih teman2 semuanya, semoga sukses buat kalian semua, amin 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *