VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Tips Menjadi Guru yang Disenangi Siswa – Edisi Ramuan Penakluk Siswa

Asalamualaikum juragan cipir lovers…. setelah lama menjadi silent reader akhirnya kini bisa posting sesuai bidang saya yaitu pendidikan.

Menjadi seorang guru tidaklah mudah. Apalagi saat ini di medsos maupun televisi banyak berita yang beredar mengenai nasib guru yang diantaranya guru yang berusaha mendidik siswanya malah masuk penjara dan sebagainya. Saya sendiri sebagai seorang guru melihat anak yang bandel di dalam kelas merasa jengkel. Iya memang jengkel, namun kita harus berusaha membuat jengkel kita menjadi aura yang positif. Alhamdulillah selama ini sudah tiga tahun mengajar belum pernah mengalami insiden dengan siswa yang tidak mengenakan.

Mereka yang saya ajar kenal sekali dengan saya. Ketika di jalan pun saat memakai kendaraan, mereka menyapa saya. Bahkan diantara mereka ada yang curhat tentang masalah kehidupannya.

Mata pelajaran yang saya sampaikan menjadi mata pelajaran yang banyak anak-anak tidak suka. Mata pelajaran apakah itu? FISIKA!!! Pejalaran fisika sebenarnya sudah ada di sekolah dasar, namun dikhususkan di SMP dan SMA. Oh ya sekarang di SMP sudah menjadi pelajaran IPA yah. Namun prakteknya di SMP guru yang mengajar tetap ada guru fisika dan guru biologi.

Oke.. saya akan berbagi pengalaman saya ketika ada di dalam kelas, yang konon dari hasil survey anak-anak suka dengan saya.

guru-dan-murid
Ilustrasi guru dan murid
  1. Mengawali pelajaran dengan cerita

Selain mengalawali pelajaran dengan salam dan doa, ada baiknya kita bercerita yang sedang hangat. Misalnya saya cerita tentang bola, kemarin yang keluar juara liga champion adalah real madrid.

Dengan kita bercerita, pikiran mereka akan menjadi rileks, apalagi pelajaran fisika ini sebenarnya banyak yang tidak suka. Sukanya mungkin guru yang mengajar ganteng kali yah hehehe. Lebih-lebih kalau ceritanya itu ada hubungannya dengan pelajaran yang kita sampaikan akan lebih bagus. Misalnya, tendangan bebas CR7 seperti gerak parabola dalam fisika.

Pikiran yang rileks akan membuat mereka mudah menerima apa yang akan kita sampaikan. Selain itu bisa mengkondisikan siswa di kelas. Misalnya setelah ganti pelajaran lain, mereka tidak fokus dengan kita seperti mau menyiapkan buku, alat tulis, bahkan buka hape dan sebagainya.

  1. Literasi sains

Apa sih literasi sains. Hayo,,, kebanyakan blogger disini belum pada tahu kan? Literasi sains itu sains atau ilmu alam yang kita ajarkan erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Misalya saat ibu memasak air di dapur. Untuk mengangkat panci yang berisi air mendidih ibu selalu menggunakan kain. Nah konsep tersebut dihubungkan dengan konsep konduktor dan isolator.

Jadi sebelum guru memberikan pelajaran, sebaiknya membangkitkan semangat mereka dengan literasi sains, bahwa materi yang akan kita pelajari hari ini sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Tidak monoton

Selama kita mengajarkan konsep, sebaiknya jangan monoton. Intonasi yang datar-datar saja ya membuat siswa tidak tertarik dengan kita. Malah meninakbobokan mereka. Sudah bisa bayangin kan kalo ada guru yang suaranya datar terus dari awal sampe akhir pelajaran. Bisa-bisa siswanya tidur lelap hehehe.

Selain intonasi yang datar, hal yang perlu diperhatikan adalah mengajar harus santai. Mengajar yang terburu-buru dikejar waktu. Sebaiknya guru sebelum mengajar diperhatikan apa saja yang mau disampaikan. Terkadang walau kita sudah membuat rencana pembelajaran atau yang disebut RPP itu tidak dibuka lagi. Nah ini nih, biang keladi banyak guru yang tidak membuat RPP kalau mau mengajar. Jadinya guru mengajarnya bisa kemana-mana. Tiba-tiba waktunya udah bel dan siswa tidak ada yang nyantel dengan yang kita sampaikan.

  1. Bertanya kepada siswa

Siswa jaman sekarang ini masih banyak yang malu-malu. Malunya entah kenapa, mungkin ada yang takut atau memang tidak tahu alias tidak mudeng dengan materi yang kita sampaikan. Setelah menyampaikan materi, guru bertanya kepada siswa, bagian mana yang belum paham. Kita bisa bertanya dengan guyonan atau joke-joke yang sekiranya masih dalam koridor di sekolah. Jangan sampai kebablasan guyonannya. Memang ada siswa yang suka guyonan ada juga yang tidak. Perhatikan karakter siswa di kelas.

  1. Bersambung

Oke…. sementara sampe disini dulu yah. insyaAllah materi ini akan saya lanjutkan lagi karena masih banyak agenda.

24 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.