VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Tahap-tahap Serta Biaya Untuk Membuat Website Besar dan Profesional

Membangun website besar dan profesional – Halo sahabat blogger dan pembaca tercinta blog juragan cipir. Sebuah blog atau website pasti memerlukan biaya meskipun sekecil apapun. Meskipun hanya blog buku harian, setidaknya kita mengeluarkan biaya untuk komputer dan koneksi internet, atau bayar warnet. Mustahil kita ngeblog tanpa biaya sepeserpun, kecuali numpang di komputer kantor hehe ­čśÇ

Kali ini saya akan membahas apa saja dan berapa saja biaya yang harus kita keluarkan untuk membangun sebuah website besar. Tapi karena tulisan saya ini adalah bersumber dari pengalaman saya sendiri, maka tentunya saya akan membahas berapa biaya membangun website besar berdasarkan pengalaman saya saja. Jadi, meskipun saat ini saya belum memiliki sebuah website besar namun saya sudah bisa mengetahui berapa biaya yang harus saya persiapkan kedepannya untuk memenuhi tuntutan website.

membangun-website-besar

Sekarang kita mulai dari pertama, yaitu membuat website yang dimulai dari kecil.

1. Biaya untuk beli komputer dan koneksi internet

Seperti apa yang sebelumnya saya sebutkan diatas, komputer dan koneksi internet adalah modal pertama untuk membuat blog atau website. Itu saja biaya awal yang harus kita keluarkkan. Anda perlu membeli komputer seharga sekitar 7 juta rupiah beserta membayar koneksi internet 150 ribu rupiah perbulan. Ini untuk harga bulanan speedy di kampung saya.

Sementara itu anda bisa membuat blog menggunakan blog gratis dari blogger. Hal ini juga saya alami ketika pertama kali membuat blog juragan cipir ini yang selama 2 tahun menggunakan hosting gratis blogger.

3. Biaya server (domain & hosting)

Setelah blog kita ramai, maka kita perlu memindahkan┬áblog kita┬áke hosting sendiri atau “self hosting” agar lebih profesional dan bisa berkembang menjadi website besar nantinya. Pada saat ini kita disuruh mengeluarkan biaya sekitar 650 ribu pertahun untuk bayar perpanjangan domain dan hosting, dalam hal ini adalah shared hosting. Dan biaya ini akan terus meningkat setiap tahunnya seiring perkembangan website. Ini biasanya terjadi pada tahun ketiga sejak pertama kita membuat blog gratis dari blogger dulu.

Pada fase ini website kita akan mulai terlihat perkembangannya. Mulai ada fitur-fitur baru yang tidak dimiliki oleh blog blogger. Website anda mulai dilirik oleh para pengiklan besar atau pebisnis online untuk diajak bekerjasama, dan berbagai macam tawaran menarik. Sebenarnya pada saat ini website anda telah “take off” alias tinggal landas, tinggal mengemudikan saja mau diarahkan kemana website anda selanjutnya. Hanya saja masih ada beberapa kekurangan yang perlu kita lengkapi untuk terjun bersama-sama website besar lainnya di dunia maya. Oya, jangan lupa simak juga perjalanan blog juragan cipir tempo hari, yaitu ketika┬áBlog Juragan Cipir Resmi Migrasi ke WordPress Self Hosting.

4. Biaya pindah server

Menjelang memasuki tahun ke-4, biasanya trafik website akan semakin tinggi dan diluar kemampuan server shared hosting. Pada saat ini kita terpaksa harus bermigrasi ke hosting VPS agar website tidak sering down yang mengakibatkan pembaca setia kecewa. Perlu kita ketahui pembaca setia memiliki peran sangat penting dalam mendongkrak popularitas website kita, maka kita perlu mulai berpikir tentang kenyamanan pembaca, bukannya memikirkan kenyamanan diri kita sendiri.

Untuk biasa VPS ini tidak murah, namun juga tidak mahal jika kita melihat dari kualitas serta hasilnya nanti. VPS adalah tahap terakhir untuk urusan server dan dijamin website anda akan mengudara dengan lancar mesipun berapapun banyaknya pengunjung online di website anda. Untuk blog seperti juragan cipir ini memerlukan setidaknya VPS paket 50 MB dengan bandwith unlimited agar tidak down semenitpun. Karena blog ini telah memiliki ribuan member dan mereka bisa update sewaktu-waktu tanpa harus menemui gangguan sedikitpun.

Harga untuk paket ini adalah 350 ribu perbulan. Namun ada juga paket-paket l;ain yan murah di Metroworld Host, terutama untuk personal website yang diupdate sendiri oleh pemiliknya. Hanya saja karena blog ada forumnya, maka space hosting dan bandwith harus tinggi serta unlimited.

InsyaAllah dalam waktu dekat website ini akan segera pindah ke VPS yang didukung oleh server MWH (Metroworld Host). Akun VPS sudah siap, hanya tinggal memigrasi saja yang tentunya menunggu saat yang tepat.

Saya sangat menyarankan teman-teman blogger juga menggunakan VPS di Metroworld Host agar website anda bisa satu server dengan blog juragan cipir. Bersama-sama kita membangun website besar di server yang sama, tentu hal ini merupakan sesuatu yang menyenangkan dan memiliki kesenangan tersendiri. jangan lupa baca juga Ketika Tugas Berat Seorang Blogger Yang Ingin Sukses Telah Tiba.

5. Biaya desain website

Nah, fase ini masih berada di depan dan saya belum menginjak ke fase ini. Sebuah website yang telah dipercaya oleh banyak member dan pembaca harus segera melengkapi diri dengan bermacam-macam fitur yang diperlukan oleh member dan pembaca, serta desain website harus menyenangkan pembaca. Toh susungguhnya apa yang kita ciptakan dari website tersebut adalah untuk pembaca, bukan untuk kita sendiri. Kita hanya sebagai pengelola saja, maka kita harus mengelola dengan sebaik-baiknya dan melengkapi apa yang menjadi keperluan member dan pembaca di website kita.

Untuk biaya desain website profesional, saya pernah menanyakan ke jasa desain profesional dengan harga antara 2,5 juta hingga 7,5 juta, tergantung jenis dan kualitas lisensi yang kita pilih. Dan itu belum termasuk fitur-fitur pendukung website seperti plugin-plugin berbayar dan sebagainya.

6. Biaya gaji karyawan

Pada akhirnya anda tidak akan mampu mengelola website anda seorang diri jika website anda sudah menjelma menjadi website raksasa nantinya, dan itu bukan hal yang tidak mungkin bagi anda jika anda serius dan tekun. Jika anda telah memasuki fase itu maka anda mau tidak mau harus mempekerjakan karyawan. Misalnya, penulis artikel, teknisi desain dan grafis, teknisi seo, dan lain-lain.

Berapa biayanya? Tergantung UMR di wilayah kita masing-masing. Atau kita juga bisa mematok sendiri berapa gaji yang kita tawarkan untuk beberapa orang ahli yang kita ajak mengelola dan mengembangkan website kita. Kabarnya website kaskus menghabiskan biaya operasional sekitar 400 juta perbulan. Namun itu tidak terlalu berat bagi website besar seperti kaskus yang memiliki pendapatan hingga milyaran perbulan.

Sampai disini dulu saja yang bisa saya bagikan ke teman-teman tentang biaya-biaya dan langkah-langkah yang harus anda hadapi di masa depan jika anda sedang serius dalam sebuah proyek membangun website besar. Untuk langkah selanjutnya anda tinggal melebarkan sayap untuk website anda bersama tim manajemen anda, dan mulai saat itu anda tidak lagi mengelola serta memikirkan websiteanda seorang diri seperti dulu lagi.

Semoga sukses apa yang anda inginkan, amin. Jangan lupa simak juga Website Multi Niche Ternyata Lebih Terupdate dan Optimal.

21 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *