VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Gula dan Madu, Manakah Yang Lebih Baik Bagi Kesehatan?

Madu beserta dengan gula itu sendiri sebenarnya sama-sama terdiri atas glukosa dan juga terdiri atas fruktosa.

Akan tetapi, ternyata, madu itu memiliki reputasi yang bisa dikatakan jauh lebih baik untuk kesehatan, ketimbang dengan dari gula pasir biasa. Apa yang menjadi salah satu alasannya?

gula-dan-madu

Bisa dikatakan jika bahan bakar bagi tubuh itu adalah glukosa. Tubuh harus bisa dalam memecah makanan yang ada agar menjadi glukosa dan bisa memperoleh bahan bakar tersebut.

Gula itu sendiri sebenarnya terdiri atas 50% fruktosa dan juga terdiri atas 50% glukosa.

Kandungan ini nantinya akan lebih mudah bisa dipecah, sehingga setelah kita mengonsumsi gula, maka gula darah bisa langsung meningkat. Simak juga Ingin Tahu Apakah Anda Menderita Kencing Manis? Begini Pemeriksaannya.

Sementara itu, sisa dari hasil pemecahan gula yang sudah tidak digunakan oleh tubuh untuk dijadikan sebagai bahan bakar, maka secara otomatis, nantinya bisa tersimpan menjadi lemak yang ada di dalam tubuh.

Sebenarnya, pada madu itu sendiri juga terdiri atas hampir seluruhnya itu gula. Tidak hanya gula saja, madu juga terdiri atas fruktosa dan juga glukosa.

Akan tetapi, bedanya di sini, presentase yang ada antara fruktosa dan glukosa yang ada pada madu, berbeda dengan presentase fruktosa dan glukosa yang terkandung pada gula yang biasa.

Dari hasil penelitian menyatakan jika madu itu sendiri terdiri atas 30% glukosa, dan kandungan fruktosa yang ada di bawah 40%. Sisanya itu sendiri, yaitu 20% gula lain yang memiliki bentuk lebih kompleks.

Kenyataan yang lain pada madu itu sendiri adalah madu tidak mudah untuk dirusak. Maka dari itu, di dalam madu, sama sekali tidak terdapat atau tidak terkandung pengawet maupun zat yang mampu menyebabkan adanya suatu adiksi.

Memang kenyataannya, lebih baik mengonsumsi satu sendok penuh madu dibandingkan dengan satu sendok penuh gula.

Beragam keunggulan berhasil ditonjolkan madu karena memiliki peninggalan yang berhasil diperoleh saat lebah pergi dari satu tempat ke tempat yang lain.

Dengan peninggalan ini, maka menjadikan madu terkandung dengan mineral seperti contohnya zat seng atau juga selenium, bahkan juga terdapat suatu vitamin, walaupun jumlahnya terbilang tidak cukup banyak.

Jangan lupa baca juga Awas! Merokok Terlalu Banyak Bisa Meningkatkan Resiko Diabetes.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.