Di-tag: 

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh Anggriyawan Nugraha Anggriyawan Nugraha 3 bulan yang lalu.

  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #31110

    Dulu saya pernah bilang ke mba Indri bahwa yang namanya Hotlinking gambar itu berisiko, saya gak berani bilang “berbahaya” karena memang tergantung dari si pemilik situs yang gambarnya kita pake, jadi istilah yang tepat adalah “berisiko” sekalipun sudah ada izin dari pemilik gambar/situs.

    Barangkali ada yang masih belum ngeuh dengan istilah image hotlinking. Secara umum, ada dua cara ketika kita ingin menampilkan gambar di sebuah halaman di situs kita. Pertama, adalah dengan meng-upload nya langsung ke server kita untuk kemudian digunakan/ditampilkan. Kedua, adalah dengan menggunakan gambar dari situs lain.

    Cara kedua ini cukup sederhana, kita tinggal masukkan link gambar yang mau kita pake, muncul deh dan inilah yang disebut image hotlinking. Praktik ini sering disebut-sebut sebagai “Pencurian Bandwidth”, kenapa? Karena ketika gambar itu ditampilkan di situs kita maka bandwidth yang terpakai adalah milik situs lain.

    Sayangnya, banyak dari kita menyepelekan persoalan ini. “Ah, pelit! bandwidth yang kepake paling cuma sedikit! Perhitungan banget!” hehehe… Ya mungkin itu komentar kita kalau nemu pemilik situs yang tidak mengizinkan hotlinking gambar, termasuk saya salah satunya.

    Konsumsi bandwidth ini tergantung dari banyaknya gambar yang dipake dan juga banyaknya pengunjung, kalau gambar kita dipake sama situs yang pengunjungnya sedikit mungkin gak terlalu masalah tapi kalau pengunjungnya banyak gimana hayoo?

    Ada satu kasus, Huffington Post pernah dikomplain sama situs The Oatmeal karena nge-hotlinking gambar2 mereka tanpa izin? Akhirnya situs The Oatmeal me-replace gambar2 mereka di Huffington Post dengan gambar tagihan hosting mereka yang membengkak. Kita semua tau berapa traffic Huffington Post per harinya. Mampus aja kalau misalkan gambar2 kita dipake sama situs sekelas Huffington Post 😀 .

    Baca ceritanya di sini: https://goo.gl/xaun9M

    Sekalipun sudah ada izin dari pemilik situs bahwa kita boleh menggunakan gambar2 mereka dengan bebas, yang namanya image hotlinking itu tetap berisiko. Kenapa? Siapa yang bisa menjamin eksistensi sebuah situs? Tidak ada yang tahu, bisa saja besok atau lusa situs yang gambarnya kita pake itu sudah gak ada alias ditutup.

    Bayangkan, banyak artikel/postingan Anda yang gambarnya berasal dari situs A, kemudian situs A itu tiba-tiba lenyap, alhasil banyak postingan Anda yang akan berisi “broken image”. Gimana cara Anda memperbaiki semua itu? Diedit satu per satu postingannya? 😀 .

    Main aman aja, cara terbaik adalah dengan meng-upload gambar ke server/hosting kita sendiri. Di WordPress, ada yang namanya Photon, bagi Anda pengguna plugin Jetpack pasti tau apa itu Photon. Photon itu CDN gratis dari WordPress khusus untuk konten berupa gambar.

    Saya adalah salah satu pengguna WordPress yang bisa dibilang cukup anti dengan plugin Jetpack, termasuk Photon di dalamnya.

    Menurut saya, ketika kita memanfaatkan fitur Photon milik WordPress, kita menempatkan risiko yang sama seperti ketika kita melakukan image hotlinking. Kenapa? Panjang kalau dijelasin semuanya di sini. Intinya ya itu, cara terbaik adalah dengan meng-upload gambar yang mau kita pake ke server/hosting milik kita sendiri, gak ada cara lain!

    Kembali lagi ke masalah image hotlinking. Sebelumnya, saya memang gak peduli. Siapapun bisa menggunakan gambar di situs saya dengan bebas, sampai akhirnya saya memutuskan untuk melakukan proteksi terhadap gambar-gambar di situs saya.

    Untuk saat ini, masalah saya dengan situs yang suka nge-hotlinking gambar bukan soal bandwidth. Karena kuota bandwidth saya cukup banyak dan tiap bulannya yang kepake paling cuma 15%.

    Masalahnya adalah, kebanyakan situs2 yang nge-hotlinking gambar2 saya juga meng-copy mentah2 seluruh isi artikel saya! Jadi bukan cuma gambar, tapi lengkap dengan isi artikelnya mereka tumpahkan di situs mereka…hahahaha (saya kesel, tapi gak mau belaga kaget karena memang yang kaya gini ini adalah hal lumrah di internet khususnya dalam dunia blogging), jadi mending saya ketawa aja…hahahahahahaha

    Tapi maaf, saya terpaksa harus mengambil sikap dan mengganti gambar2 saya di situs kalian. Ini biar kalian tau bahwa yang namanya image hotlinking itu gak baik apalagi copy-paste artikel orang lain. Di bawah ini beberapa situs yang saya cyduk

    Untuk WordPress khsusnya dengan web server Apache, cukup mudah bagi kalian untuk melakukan konfigurasi agar gambar kalian tidak bisa di-hotlink sama situs lain. Tinggal modifikasi file .htaccess.

    Untuk web server Nginx caranya sedikit berbeda karena Nginx gak mengenal yang namanya file .htaccess. Kalian harus melakukan konfigurasi langsung di server block Nginx.

    Caranya lihat di sini: Cara Mencegah Image Hotlinking


Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.