VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Dewi Hidup di Nepal

Demam India sedang melanda Indonesia. Drama India yang bertebaran di stasiun televisi sering membuat kita tahan duduk berlama-lama di depan layar. Tapi apa yang paling khas dari drama India selain lagu dan tariannya? Ya, dewanya. India memang terkenal dengan puluhan dewa-dewinya. Dan tahukah Anda bahwa di suatu tempat, ada dewi hidup yang bahkan bisa kita jumpai langsung? Anda tidak percaya? Coba saja datang ke Nepal.

dewi-kumari

Dewi Kumari, inilah sebutan bagi gadis kecil yang terpilih dan dipercaya oleh masyarakat Nepal sebagai titisan Dewi Durga. Tetapi bukan sembarang gadis kecil yang bisa menjadi Dewi Kumari. Serangkaian tes harus dilewati untuk memastikan ke’dewi’annya. Gadis ini haruslah gadis yang belum memasuki masa pubertas (men*struasi), tidak memiliki bekas luka sedikit pun di tubuhnya, bermata hitam, berkaki langsing bak rusa, dan bahkan harus lulus uji keberanian dengan ditinggalkan sendirian selama 1 malam di ruangan gelap bersama puluhan kepala kerbau persembahan dan hanya diterangi cahaya lilin.

Dewi Kumari dipercaya membawa keberuntungan dan kesejahteraan bagi masyarakat Nepal. Seluruh tubuhnya dianggap suci, bahkan kakinya tidak boleh berjalan (kemana-mana ditandu). Raja Nepal (sekarang Perdana Menteri) pun selalu datang setiap tahunnya ke istana Kumari hanya untuk mencium kaki Dewi Kumari agar negara Nepal mendapat kesejahteraan.

Sayangnya kehidupan menjadi seorang dewi tidaklah selalu menyenangkan. Seorang Dewi Kumari hanya diperbolehkan keluar istana sebanyak 13 kali selama setahun bahkan orangtuanya pun hanya boleh menemuinya di istana selama seminggu sekali, itupun sebagai pemuja bukan orang tua. D

dewi-kumari-nepal

Bagian yang paling sulit adalah ketika kehidupan setelah masa ke’dewi’annya habis. Seorang Kumari harus rela ‘dipulangkan’ dari istananya setelah mengalami men*struasi. Setelah kembali menjadi orang biasa, seorang mantan Kumari akan sulit mendapat teman karena tradisi setempat yang menganggap mantan Kumari adalah pembawa sial. Belum lagi anggapan bahwa seorang lelaki yang menikahi mantan Kumari akan mati muda.

Walaupun tradisi keagamaan ini membuat hidup seorang gadis kecil menjadi lebih sulit dan terbelakang, tapi pemerintah Nepal masih mempertahankan tradisi ini hingga sekarang.

16 Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *